Inilah Masalah Perkembangan Janin yang Perlu Mendapatkan Penanganan Segera

perkembangan janin
Ibu & Balita

Perkembangan janin bisa dimonitor melalui pemeriksaan rutin setiap bulan dengan dokter kandungan atau bidan setempat. Inilah yang disarankan agar tidak ada masalah yang terjadi terhadap janin yang ada di dalam rahim.

Namun, faktanya cukup mengejutkan. Tidak sedikit ibu hamil yang akhirnya sangat marah terhadap dirinya sendiri karena merasa tidak mampu menjaga perkembangan janin yang mereka kandung. Ketika dokter kandungan sudah memvonis bahwa janin tidak bisa bertahan, yang ada di benak mereka hanya rasa bersalah.

Tentu ibu yang sekarang ini sedang mengandung tidak ingin menjadi bagian dari mereka. Untuk itu, ibu harus tahu apa saja masalah yang terkait dengan perkembangan janin di mana ibu bisa melakukan antisipasi sehingga hal buruk bisa dicegah.

Perkembangan Lamban

Tidak semua bayi yang dikandung oleh seorang ibu itu bisa berkembang normal. Nyatanya, angka kematian bayi di dalam kandung di Indonesia masih sangat tinggi. Itulah mengapa seorang ibu hamil harus benar-benar memperhatikan perkembangan bayi yang ia kandung.

Keguguran atau bayi meninggal di dalah rahim itu biasanya diawali dengan munculnya tanda-tanda bahwa perkembangan janin sangat lambat. Para pakar kesehatan yang berkecimpung di dunia kesehatan khususnya kesehatan ibu hamil sudah mengetahui tahap perkembangan bayi di dalam kandungan dari waktu ke waktu. Ada tanda-tanda di mana janin bisa dikatakan sehat. Di satu sisi, ada juga tanda-tanda di mana janin akan divonis mengalami perlambatan dalam perkembangan.

Umumnya, perkembangan yang lamban disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak cukup. Jika ibu merasa selama ini masih sering mengkonsumsi makanan fast food atau tidak mau mengkonsumsi susu ibu hamil, maka sangat tinggi resiko janin mengalami keterlambatan dalam perkembangannya.

Memang bukan hanya fast food atau keengganan untuk mengkonsumsi susu ibu hamil yang menjadi faktor utama perkembangan janin lambat. Hanya saja, kebanyakan kasus bayi mengalami keterlambatan perkembangan dan akhirnya mengalami keguguran itu disebabkan karena kebiasaan tersebut di atas. Nutrisi yang diperlukan oleh janin tidak didapatkan sehingga ia sulit untuk berkembang.

Tentu masih banyak lagi faktor lain yang berhubungan dengan keterlambatan perkembangan janin. Yang jelas, nutrisi sangat dibutuhkan oleh janin untuk berkembang.

Spina Bifida

Spina bifida ini termasuk ke dalam kategori perkembangan janin yang bermasalah. Istilah ini digunakan di dalam dunia kesehatan untuk menggambarkan adanya cacat saat bayi masih ada di dalam kandungan. Cacat tersebut berupa adanya celah pada tulang belakang janin. Para ahli dokter kandungan mengatakan bahwa ini merupakan proses terbentuknya tulang belakang yang tidak sempurna.

Masalah yang satu ini harus benar-benar mendapatkan penanganan khusus. Pasalnya, tulang belakang memiliki saluran ke saraf otak sehingga jika ada masalah pada tulang belakang tersebut, secara otomatis ada juga masalah pada saraf otak. Biasanya, janin yang mengalami masalah ini akan lahir menjadi bayi dengan cacat otak

Salah satu penyebab masalah yang satu ini adalah kurangnya asupan nutrisi ibu hamil berupa asam folat. Untuk itu, sangat penting bagi untuk memastikan asam folat tercukup untuk perkembangan janin.

Itulah beberapa masalah yang bisa mengganggu tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan ibu semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan saat hamil. Selain itu, ibu juga semakin memperhatikan menu makanan yang ibu konsumsi setiap karena makanan tersebut sangat mempengaruhi perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *