Inspirasi Belajar Sambil Bermain untuk Mengasah Kemampuan Kognitif Anak

Apakah ibu sudah kehabisan ide tentang permainan yang membuat si kecil sekaligus belajar hal yang baru?

Berikut ini ada beberapa inspirasi belajar sambil bermain yang bisa ibu terapkan. Dalam hal ini, ibu harus tahu tidak semua permainan edukatif itu bisa diterapkan untuk semua anak ya. Karena permainan juga harus disesuaikan dengan usia sang buah hati.

Permainan yang berikut ini bisa menjadi salah satu cara belajar anak untuk meningkatkan kemampuan kognitif sang buah hati. Ingin tahu apa saja ide belajar sekaligus bermain tersebut?

Menebak Benda

Permainan yang satu ini sangat baik untuk balita yang baru mulai belajar mengucapkan kata sekaligus mengenal benda-benda baru di sekitar rumah. Namanya permainan menebak benda.

Caranya sangat mudah. Cukup siapkan beberapa benda yang ada di sekitar rumah seperti sendok, garpu, piring, gelas, bolpen, remote TV, dan lain sebagainya. Setelah itu, siapkan penutup mata. Penutup mata ini digunakan untuk menutup mata si kecil. Gunanya agar si kecil menebak benda dengan cara menutup matanya. Ia bisa mencoba menebak dengan cara mengenali benda tersebut dengan hanya meraba benda tersebut.

Membelikan Puzzle Sederhana

Ini termasuk jenis permainan yang sedikit lebih susah. Biasanya, puzzle ini diberikan untuk anak yang usianya sudah mencapai 3 tahun.

Namun, bukan berarti anak usia 2 tahun tidak bisa bermain puzzle. Asalkan ibu memilihkan puzzle yang sederhana, si kecil bisa memainkan permainan yang satu ini.

Puzzle akan memberikan banyak manfaat. Anak akan belajar untuk sabar dan fokus untuk menyelesaikan masalah. Ini permainan sekaligus pembelajaran yang penting untuk balita. Jika semenjak masih kecil anak sudah diajarkan untuk fokus menyelesaikan masalah, maka ketika dewasa nanti ia akan terbiasa untuk rajin dan gigih menyelesaikan persoalan apapun yang ia hadapi.

Pilihkan puzzle yang sederhana terlebih dahulu. Baru kemudian ibu bisa membelikan puzzle yang sedikit lebih rumit sesuai dengan kemampuan dan juga usia sang buah hati.

Permainan Menyambung Kata

Ibu merasa anak terlambat bicara? Mungkin ini cara yang tepat untuk belajar bicara anak.

Sebenarnya para ahli psikologi anak mengatakan jika ibu sering mengajak anak berkomunikasi, maka si kecil akan lebih mudah untuk belajar bicara.

Hanya saja, ada beberapa hal yang mungkin saja terjadi pada anak ibu yang berbeda dengan anak pada umumnya. Walaupun si kecil sudah berusia hampir 2 tahun, ia belum terlihat mulai belajar bicara.

Jika hal tersebut terjadi, ibu bisa menstimulasi anak ibu agar mulai belajar berbicara, yaitu dengan cara bermain sekaligus belajar bicara.

Salah satunya dengan permainan menyambung kata. Ini sangat mudah. Ibu bisa mencoba untuk menyanyikan lagu yang sederhana. Jika si kecil sudah terbiasa mendengarkan ibu menyanyi, ibu bisa coba penggal kata. Ucapkan kata awalnya dan biarkan si kecil melanjutkan dengan mengucapkan kata selanjutnya.

Semakin banyak lagi yang ia hafal, maka semakin meningkat kemampuan belajar bicara anak.

Cara yang sangat mudah, bukan?

Semoga beberapa ide tersebut di atas bisa menginspirasi ibu untuk menerapkan cara belajar yang menyenangkan, yaitu belajar yang sekaligus bermain. Karena dengan cara inilah akan akan tertarik untuk belajar. Hanya saja, ia tidak terasa bawasannya ia sedang belajar karena proses belajar tersebut dibalut dengan permainan yang menyenangkan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *