Jangan Sampai Olahraga Ibu Hamil Justru Berakibat Buruk

olahraga ibu hamil
Source: What To Expect

Siapa bilang olahraga ibu hamil selalu berimbas pada hal yang baik untuk kandungan. Ada lho ibu hamil yang rutin melakukan olahraga justru mendapatkan imbas yang buruk, entah itu untuk kesehatannya sendiri atau juga kesehatan janin di dalam kandungan.

Kok bisa seperti itu? Tentu saja bisa. Mungkin ibu hamil tersebut memilih olahraga yang salah. Ibu harus tahu tidak semua jenis olahraga itu boleh ibu lakukan selama masa kehamilan lho. Ada juga yang tidak memperhatikan apa saja yang perlu dilakukan ketika melakukan olahraga. Ini yang paling sering terjadi. Banyak ibu hamil yang asal melakukan olahraga tanpa melakukan persiapan yang tepat.

Persiapan Ibu Hamil Sebelum Olahraga

Apa sih yang ibu inginkan setelah rutin melakukan olahraga? Tentu saja tubuh yang bugar, bukan? Namun, ternyata bukan itu saja yang akan ibu dapatkan. Dengan melakukan olahraga kehamilan secara rutin, ibu bisa terhindar dari beberapa keluhan kesehatan yang sering dialami selama masa kehamilan seperti anemia, sakit punggung, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, yang paling penting adalah perkembangan janin baik. Ini yang seharusnya menjadi tujuan utama. Dan ini akan ibu dapatkan jika ibu sehat. Jadi, semuanya saling berketerkaitan.

Untuk itu, ibu tidak hanya harus melakukan olahraga secara rutin, tapi juga melakukannya dengan baik. Dan syaratnya ibu harus melakukan persiapan. Apa saja yang harus ibu persiapkan?

  1. Pakaian Yang Tepat

Terlepas dari jenis olahraga untuk ibu hamil apa yang ibu pilih, ibu harus memakai pakaian yang tepat. Dalam hal ini, dokter kandungan menyarankan agar seorang ibu hamil yang ingin melakukan olahraga menggunakan pakaian yang lentur namun tidak terlalu ketat. Pakaian ketat dikhawatirkan akan menekan bagian perut ibu sehingga berbahaya bagi perkembangan janin di dalam kandungan.

  1. Bawa Air Mineral

Bukan es ya bu, tapi air mineral biasa. Sekalipun ibu berolahraga di dalam ruangan, sebaiknya ibu bawa terus air mineral. Saat berolahraga, ibu akan mengeluarkan banyak keringat. Dan pada saat itu juga ibu berisiko mengalami dehidrasi mengingat air tidak hanya ibu keluarkan melalui keringat tapi juga diambil oleh bayi yang ibu kandungan.

  1. Sepatu Yang Nyaman

Mungkin ibu perlu membeli sepatu olahraga yang baru. Pasalnya, terkadang kaki ibu menjadi lebih besar ketika ibu sedang hamil. Sepatu ini penting karena jika ibu memakai sepatu yang terlalu sempit misalnya, ibu tidak hanya merasa kurang nyaman tapi juga berisiko mengalami cidera. Ibu bisa mudah jatuh dan jelas itu tidak bagus untuk kehamilan ibu.

  1. Minum Susu

Paling asyik itu olahraga di pagi hari. Udaranya masih segar dan olahraga bisa ibu jadikan warning up sebelum beraktivitas. Agar ibu memiliki tenaga, ibu bisa minum susu Mom & Me, sebagai susu ibu hamil terbaik sebelum ibu berolahraga. Sekarang, ibu bisa dengan mudah membeli susu ibu hamil terbaik ini di beberapa toko online. Jadi, ibu tidak perlu repot-repot keluar rumah dan membeli susu di toko atau minimarket.

Setidaknya 4 hal tersebut harus ibu lakukan sebagai langkah persiapan sebelum melakukan olahraga. Lalu, olahraga ibu hamil apa yang ibu pilih? Tidak semua olahraga itu bagus untuk ibu hamil lho.

Jenis Olahraga Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil

Ibu  pasti tahu olahraga apa saja yang dilarang untuk dilakukan selama masa kehamilan. Akan tetapi, ada olahraga ringan yang ternyata tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil. Apa saja itu?

Salah satunya adalah aerobik. Ada aerobik yang pelan. Namun, apapun itu, sebaiknya ibu tidak melakukan olahraga aerobik ini. Ini termasuk olahraga yang berat meskipun kelihatannya hanya melakukan gerakan-gerakan sederhana yang monoton.

Begitu juga dengan olahraga bowling. Bisa dikatakan olahraga yang satu ini lebih mudah dan lebih ringan daripada aerobik. Tapi, para ahli kesehatan kandungan tidak menyarankan ibu untuk melakukan bowling. Olahraga ini membuat ibu harus menjaga keseimbangan. Dan jika salah atau ibu gagal, bisa saja ibu jatuh. Bukankah itu berbahaya untuk janin yang ibu kandung?

Bersepeda pun sebaiknya ibu tidak lakukan, khususnya ketika masa kehamilan sudah memasuki usia trimester kedua dan ketiga. Olahraga ini memang tidak berat namun risiko ibu jatuh sangat tinggi.

Sebenarnya banyak jenis olahraga untuk wanita hamil yang bisa ibu pilih. Yang pasti, olahraga tersebut aman dan tidak berisiko tinggi mengakibatkan hal buruk pada ibu dan juga bayi di dalam kandungan. Ibu bisa melakukan jalan santai. Ini olahraga paling mudah dilakukan. Senam ibu hamil  yang paling disarankan. Hanya saja, jika ibu tidak punya pengalaman melakukan gerakan senam kehamilan, sebaiknya ibu ikut senam ibu hamil yang biasanya dilakukan di berbagai klinik terdekat.

Bagaimana dengan yoga? Ini juga sangat bagus khusus bagi ibu yang mengalami stres. Banyak wanita karir yang tetap mempertahankan karir mereka meskipun sedang hamil. Dan untuk mencegah stres yang bisa berimbas buruk pada perkembangan bayi di dalam kandungan, mereka memilih untuk melakukan yoga ibu hamil.

Terlepas dari jenis olahraga apa yang akan ibu pilih, ibu harus ingat bahwasannya ibu harus melakukan persiapan yang tepat. Persiapan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya akan membuat ibu terhindar dari risiko buruk. Dengan demikian, ibu bisa mendapatkan semua manfaat yang bisa ibu dapatkan dari melakukan olahraga ibu hamil secara rutin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *