Kafein Yang Mengancam Kesehatan Balita Tidak Berasal Dari Kopi

kesehatan balita
www.ibudanbalita.com

Sudah jamak diketahui bawasannya kafein yang terkandung di dalam kopi sangat tidak baik untuk kesehatan balita. Itulah mengapa memberikan minuman berupa kopi kepada balita sangat tidak disarankan. Hal ini terlepas dari beberapa informasi yang mengatakan kafein sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Yang pasti, kandungan kafein di dalam kopi yang sangat tinggi membuat kesehatan anak bisa terganggu. Dan inilah yang menjadi alasan mengapa balita sebaiknya tidak minum kopi.

Namun, tahukah ibu juga tidak hanya kopi saja yang mengandung kafein? Mungkin ibu tidak sadar jika makanan dan minuman tertentu juga mengandung kafein. Jika larangan mengkonsumsi kopi bagi balita disebabkan oleh kandungan kafein yang tinggi di dalam kopi, maka ibu juga harus makanan atau minuman apa saja yang kandungan kafeinnya tinggi.

Es Krim

Siapa sangka jika di dalam es krim juga mengandung kafein. Mungkin selama ini ibu dengan senang hati membelikan es krim untuk si kecil. Akan tetapi, setelah mengetahui informasi  yang satu ini, apakah ibu akan tetap memberikan es krim?

Sebenarnya, tidak semua es krim mengandung kafein. Hanya es krim yang berbahan dasar kopi dan juga coklat yang mengandung kafein dalam jumlah yang cukup banyak. Oleh sebab itu, sebaiknya ibu membelikan es krim tidak rasa coklat. Ibu bisa pilihkan es krim rasa vanilla, strawberi, atau rasa lainnya.

Meskipun demikian, tetap saja ibu tidak boleh terlalu sering memberikan es krim kepada si kecil. Es krim bisa membuat gigi anak mengalami masalah mengingat di dalam es krim terkandung gula yang cukup tinggi. Dan bukan tidak mungkin mengkonsumsi es krim terlalu banyak juga bisa menjaga kesehatan balita.

Teh

Yang satu ini pasti ibu tidak menyangka. Banyak artikel yang menjelaskan tentang manfaat teh. Salah satunya adalah untuk menjaga kondisi tubuh balita lantaran kandungan antioksidan yang cukup tinggi.

Namun, tahukah ibu jika terdapat kandungan kafein di dalam teh? Terutama pada teh celup, sebaiknya ibu tidak memberikannya pada balita.

Mungkin ibu juga perlu belajar bagaimana orang Jepang mengkonsumsi teh. Mereka mengkonsumsi teh yang masih alami, bukan teh celup seperti yang ada di pasaran sekarang ini. Selain itu, teh itupun dikonsumsi hanya satu atau dua kali dalam satu hari. Dan lihat cangkir yang digunakan sangat kecil.

Dari itu, ibu bisa belajar bagaimana orang Jepang mengambil manfaat dari teh dengan cara memilih teh yang baik dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi minuman yang satu ini. Untuk orang dewasa saja, ada aturan khusus agar efek buruk dari teh bisa dihindari. Apalagi minuman ini ibu berikan pada si kecil. Ibu harus ekstra hati-hati.

Soda

Terkadang ibu membiarkan balita mengkonsumsi soda khususnya ketika di perjalanan dan tidak ada minuman yang menyegarkan selain soda. Dalam kondisi emergency, tentu hal ini boleh dilakukan.

Hanya saja, jangan sampai si kecil terlalu sering mengkonsumsi soda. Ternyata, di dalam soda, terdapat kandungan kafein yang cukup tinggi. Dan ini bisa mengganggu kesehatan anak.

Informasi ini tidak lantas membuat ibu harus sangat membatasi si kecil. Informasi ini hanya bersifat peringatan ternyata makanan atau minuman yang terlihat sehat belum tentu bagus untuk kondisi tubuh balita. Agar ibu mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang bagaimana cara menjaga kesehatan balita, ibu bisa kunjungi situs www.ibudanbalita.com

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *