Kanali Demam Pada Anak! Mengukur Suhu Tubuh Bayi Normal

umur berapa bayi tumbuh gigi
solusisehatku.com

Berbicara terkait dengan suhu tubuh bayi kira-kira berapa suhu tubuh bayi normal? Hal seperti ini sangat penting untuk diketehui sebab suhu tubuh bayi bisa dijadikan indikator guna mengetahui kondisi kesehatan bayi itu sendiri.

Memangnya apa alasannya? Sebab pada dasarnya tubuh manusia selalu berusaha menjaga suhu yang sesuai agar supaya semua organ tubuh bisa berfungsi dengan baik. Maka dari itu jika bayi suhu badannya tinggi maka sudah pasti ada permasalah pada kesehatannya.

Pertanyaannya adalah berapa suhu tubuh bayi yang normal? Bayi dikatakan memiliki temperatur low grade jika suhu tubuhnya berkisar antara 37-37,5 derajat celcius. Tetapi low grade ini belum bisa dikategorikan bayi mengalami demam.

Namun kondisi seperti ini umumnya disebabkan oleh pakaian bayi yang terlalu tebal, selimut yang terlalu tebal, kepanasan, serta bayi dibungkus terlalu ketat. Jika si kecil memiliki temperatur low grade seperti ini, langsung saja buka bedongnya, lalu ganti dengan pakaian serta selimut yang lebih tipis.

Jika suhu bayi antara 37,5-38 derajat celcius, bayi sudah dikatakan memiliki suhu badan yang meningkat. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kondisi tubuh bayi yang kurang sehat atau efek samping dari imunisasi juga bisa menyebabkannya.

Sebenarnya kondisi ini belum membutuhkan obat, kecuali jika suhunya semakin meningkat. Untuk menurunkan suhu badannya, Bunda bisa mengompresnya dengan air hangat serta hindari memakaikan bayi dengan jenis pakaian yang tebal.

Dan ketika suhu bayi meningkat melebihi 38 derajat celcius, ini menandakan bayi sudah mengalami demam. Kondisi seperti ini bisa saja diakibatkan oleh infeksi virus maupun bakteri.

Beberapa Hal Yang Harus Bunda Pahami Tentang Suhu Normal bayi

Terkait dengan suhu normal pada bayi, ada beberapa hal penting yang harus Bunda tahu. Jadi hal ini bahkan tidak bisa dianggap sepele. Apalagi suhu badan bisa saja berubah dari menit ke menit.

Oleh sebab itu, ketahuilah bagaimana cara untuk membedakan suhu badan normal pada bayi dan yang disebut dengan demam. Serta kapan Bunda harus minta pertolongan ke dokter.

  1. Pilihlah termometer yang baik

Di era modern seperti ini banyak sekali jenis termometer yang bisa Bunda pilih. Ada yang berupa kertas yang kemudian ditempelkan di dahi anak selamam beberapa saat, ada juga termometer digital yang ada bunyi/memiliki alarm saat suhu tubuh anak terlah terdeteksi, sampai dengan termometer infra merah yang diukur melalui telinga.

Dengan pemilihan termometer yang tepat, suhu normal anak bisa dideteksi dengan lebih akurat. Selain itu jangan menggunakan termometer air raksa/merkuri dengan ujung warna perak yang penggunaannya dengan cara dimasukkan ke mulut anak jika anak berusia di bawah 3 tahun.

  1. Ukurlah suhu badan anak secara teratur

Ketika Bunda merasakan badan si kecil panas, segeralah untuk menggunakan temperatur untuk mengukur suhu badan si kecil. Upayakan satu jam sekali untuk mengeceknya kembali.

Dan apabila suhu normal balita tidak kunjung datang dan bahkan sampai terjadi demam, lanjutkan dengan memeriksa apakah ada gejala lain seperti halnya hidung ingusan (menandakan jika si kecil sedang terinfeksi influensa).

Selain itu ada kemungkinan juga si kecil sedang terinfeksi kuman pada telinganya jika pada saat Bunda mengecek telinga si kecil ternyata ada cairan yang berada di telinganya.

  1. Cara pengukuran suhu bisa dilakukan di beberapa tempat

Guna mengetahui suhu normal batita, Bunda bisa mengukur suhu tubuhnya di beberapa bagian tertentu.  Misalnya saja di dahinya (jika menggunakan termometer bentuk strip/kertas).

Bisa juga di bawah lidah, bisa juga di ketiak (untuk jenis termometer air raksa/merkuri), dan di telinga (untuk jenis termometer infra merah). Dan jangan sampai melakukan pengukuran suhu dengan cara memasukkan termometer ke pantata si kecil.

Kenapa? Sebab potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akan sangat besar jika tidak dilakukan oleh tenaga profesional. Dari semua cara mengukur di atas, pengukuran di bawah ketiak umumnya yang paling akurat.

  1. Pegang perutnya untuk mengira-ngira suhu badan

Mengecek suhu normal tubuh bayi adalah hal yang cukup sulit, kenapa? Sebab bayi belum bisa mengatur suhu tubuhnya dengan baik. Oleh sebab itu Bunda harus terus memonitor keadaannya.

Tangan serta kaki bayi umumnya memang dingin. Maka dari itu Bunda bisa memegang perut atau bagian belakang lehernya guna mengetahui apakah suhu badannya normal maupun tidak.

  1. Periksa juga suhu kamar bayi

Untuk suhu kamar ideal bagi bayi adalah 16-20 derajat celcius. Dalam hal ini Bunda bisa menggunakan termometer ruang untuk mengetahui suhu yang ada di dalam ruangan. Usahakan jangan sampai suhunya melebihi 20 derajat celcius.

  1. Bayi ternyata bisa kedinginan juga

Keadaan bayi kedinginan ini memang jarang terjadi. Kondisi seperti ini disebut dengan hipotermia. Kondisi dimana suhu bayi di bawah 35 derajat celcius. Dan perlu Bunda ketahu jika hipotermia ini bisa sangat membahayakan bayi.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah hipotermia adalah dengan menutup kepala bayi dengan topi, diselimuti, pakaian yang kering, ruangan yang hangat (suhu kamar tidak kurang dari 25 derajat celcius).

Selain itu usahakan bayi selalu dalam keadaan kering, jangan menempatkan bayi di arah hembusan angin dari pintu/jendela/pendingin ruangan dan setelah memandikan bayi jangan lupa untuk segera keringkan dengan handuk dan dipakaikan baju.

Selalu memastikan suhu normal tubuh balita memang sudah menjadi keharusan. Oleh sebab itu, Bunda tentunya harus tahu berapa suhu tubuh bayi normal.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *