Kapan Bayi Tumbuh Gigi Terbilang Terlambat?

kapan bayi tumbuh gigi

Kemunculan gigi pertama selalu dinanti orang tua manapun. Hati tak sabar menanti bayi menunjukkan senyum indah dengan gigi mengkilap. Pertanyaan seputar kapan bayi tumbuh gigi menari – nari dalam pikiran. Eurofia gigi pertama terutama pada orang tua baru wajar terjadi dan bahkan orang tua dengan dua anak bisa saja tetap merasa demikian. Informasi seputar gigi pertama bayi banyak dicari dibanding berdebar – debar namun tak mengerti arah tujuan.

Gigi pertama bayi memang sedikit unik. Proses yang akan dilalui bayi akan sangat menyakitkan bagi ayah bunda maupun buah hati. Masa dimana gigi tersembunyi dalam gusi perlahan menyeruak menimbulkan rasa sakit tak terkira. Bayi tengah malam bukan lagi hal aneh, rengekan, dan beragam perubahan perilaku tumbuh gigi. Namun, tetap saja gigi pertama menjadi suatu yang dinanti terlebih di usia empat sampai lima bulan.

Pemandangan teman sebaya, yakni usia empat lima bulan tentu menggemaskan jika bayi bisa mengikuti tumbuh gigi rata – rata. Tubuh bayi bersifat individualis, adanya standard tidak menjamin bayi memiliki kecepatan perkembangan sama rata bahkan tumbuh gigi sekalipun. Pada beberapa atau banyak kasus, orang tua mendapati buah hatinya belum memiliki gigi walau teman – teman bayinya sudah mulai pamer senyum bergigi.

Kapan tumbuh gigi terbilang terlambat? Sebetulnya tidak aneh bila gigi bayi masih belum tumbuh ketika usianya menginjak enam, delapan, bahkan sepuluh bulan. Memang, ada beberapa bayi dengan kondisi tertentu menyebabkan gigi tidak kunjung muncul. Bukan karena gigi tidak ada, sebenarnya sejak lahir sekalipun cikal bakal gigi sudah menempati gusi, hanya masalah waktu hingga calon gigi berani ke permukaan tuk hadapi dunia.

Menimbang pertumbuhan secara garis besar, bayi harusnya sudah bergigi lengkap kala usianya menginjak 1 tahun. Ulang tahun pertama merupakan saat dimana orang tua mendapat pencapaian dari banyak segi tubuh termasuk keluarga mulut. Seorang bayi masuk golongan terlambat tumbuh gigi bila usia tiga belas bulan sampai delapan belas bulan keatas masih juga tidak punya gigi pertama atau paling tidak menunjukkan gejala tumbuh gigi.

Kalau memang hal ini terjadi pada buah hati ayah bunda saat ini, tidak perlu khawatir dan langsung membawa bayi ke dokter. Kemajuan ilmu kedokteran era kini berhasil menemukan beberapa penyebab yang mungkin jadi biang kerok keterlambatan tumbuh gigi. Mengecek faktor dasar terlebih dahulu bisa lebih menenangkan ayah bunda sebelum melakukan hal tidak perlu.

Penting untuk diketahui bahwa gigi merupakan keluarga tulang. Percaya atau tidak, struktur dan molekul gigi sama dengan penopang tubuh yakni tulang yang ada di punggung atau bagian tubuh lain. Gigi termasuk salah satu anggota tubuh yang cukup berbahaya karena kepadatan serta kerasnya gigi. Pada saat nyawa terancam dari eksternal, gigi bisa menjadi pertahanan tubuh terbaik melawan penyerang diri.

Kalau gigi diibaratkan pedang, maka kualitas tempaan hingga pedang layak pakai terletak pada kalsium dan vitamin D. Gigi seperti halnya anggota tubuh lain memerlukan nutrisi atau dalam ibarat pedang memerlukan tempaan. Walau dari jauh gigi terlihat serupa satu sama lain, jika dilihat dari dekat terdapat perbedaan yang cukup besar. Pertanda gigi memang betul bagus bisa dilihat dari kecepatan pertumbuhan gigi itu sendiri, dalam hal ini nutrisi.

Bayi yang lahir di keluarga yang kurang memperhatikan nutrisi cenderung mengalami keterlambatan tumbuh gigi. Tidak pernah disusui secara ekslusif saja sudah menghilangkan sebagian besar nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan. Ditambah lagi, orang tua sama sekali tidak memberi asupan suplemen nutrisi baik dari susu formula atau sumber lain membuat tubuh bayi hanya bisa berteriak minta gizi dalam diam.

Gigi tidak mau muncul bukan karena malu, tapi karena tidak mampu. Kondisi akan semakin parah kalau bunda saja acuh tak acuh pada asupan diri sendiri kala menyusui maupun mengandung. Ya, percaya atau tidak ketika masih janin sekalipun, asupan gizi dari ibu sama penting dengan saat sudah lahir. Bayi yang lahir prematur, entah lebih cepat atau lambat bisa disebabkan asupan nutrisi. Bahkan, sebagian besar bayi yang terlambat tumbuh ada pada faktor kelahiran premature.

Bilamana orang tua yakin tidak pernah mencampakkan gizi mungkin ini saatnya melirik kemungkinan adanya penyakit. Bayi yang memiliki thyroid gland non aktif, kemungkinan besar mengalami banyak hambatan pertumbuhan. Pada dunia medis, penyakit akibat thyroid gland ini disebut hypothyroidism.

Awal mula kemunculan hypothyroidism kemungkinan besar didorong kurangnya asupan iodine. Sebetulnya bayi tidak membutuhkan banyak iodine hanya saja ketika kekurangan bisa berefek fatal. Ciri penderi hypothyroidism tidak berhenti pada keterlambatan tumbuh gigi saja. Tubuh yang mudah lelah, kulit kering, rambut rontok, sampai dengan depresi bisa ditunjukkan oleh bayi yang mengidap hypothyroidism.

Gejala hypothyroidism tidak ditunjukkan, dan asupan gizi sudah lengkap. Masih ada satu lagi, biang kerok keterlambatan gigi yakni keturunan. Sama kasus dengan bayi premature, terkadang usaha pemenuhan gizi menjadi kurang sukses karena darah keturunan menunjukkan adanya masalah. Pasangan yang tidak mengetahui tentang masalah pertumbuhan turunan memang lumrah. Tidak mungkin, kan, kencan pertama membahas penyakit keturunan.

Kadangkala, cek keturunan sekalipun tidak membuahkan hasil. Gigi bayi masih terlambat padahal tidak ada faktor diatas yang bisa mempengaruhi. Kalau sudah mentok begini, menghadap dokter baru menjadi solusi guna menemukan kapan bayi tumbuh gigi dan alasan keterlambatan ini.

Setelah bayi tumbuh gigi, seringkala menyusui terasa menyakitkan. Ibu bisa mencoba posisi menyusui yang tepat menurut Nestle.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *