Keguguran, Apakah Itu Artinya Gagal Menjaga Kehamilan Muda?

Menjaga Kehamilan Muda
Ibu & Balita

Menjaga kehamilan muda harus benar-benar dilakukan. Hal ini disebabkan saat ibu masih di dalam tahap hamil muda, mudah sekali janin di dalam kandungan ibu mengalami keguguran. Hal ini tentu disebabkan oleh berbagai faktor. Hal tersebutlah yang membuat banyak ibu hamil merasakan terlalu banyak pantangan yang harus dijauhi mulai larangan mengkonsumsi makanan tertentu hingga melakukan kegiatan tersebut.

Akan tetapi, benarkah jika terjadi keguguran itu artinya ibu gagal dalam menjaga kehamilan muda? Tampaknya kesimpulan tersebut terlalu terburu-buru untuk diambil. Tidak benar jika akhirnya keguguran itu disebabkan mutlak kesalahan ibu yang tidak mampu menjaga kandungan. Pasalnya, ada faktor lain yang diluar kendali seorang ibu hamil.

Faktor Penyebab Keguguran Saat Hami Muda

Mengkonsumsi makanan yang sehat dan yang baik khusus untuk ibu hamil muda serta mengurangi aktifitas fisik yang berat merupakan cara yang lazim dilakukan untuk menjaga kehamilan muda. Akan tetapi, ada juga hal-hal lain di luar itu semua yang juga mempengaruhi perkembangan janin. Bahkan, hal tersebut pula lah yang bisa menyebabkan keguguran.

Salah satu hal yang dimaksud adalah kondisi rahim yang tidak kuat. Rahim merupakan organ tubuh pemberian Yang Maha Kuasa. Organ ini sudah di setting sedemikian rupa oleh Tuhan. Layaknya tangan, ada juga rahim yang kuat dan ada juga yang memiliki rahim lemah.

Bagi ibu hamil yang memiliki rahim lemah, sangat tinggi resiko terjadinya keguguran. Apalagi hal tersebut disertai dengan kegiatan-kegiatan fisik berat di mana sering terjadi goncangan pada rahim, tentu keguguran sangat mungkin terjadi.

Itulah mengapa salah satu cara yang direkomendasikan bagi ibu hamil yang memiliki rahim lemah seperti ini adalah agar ia istirahat total. Jika ia seorang wanita karir, maka sebaiknya resign dan istirahat total di rumah. Namun, itu hanya cara untuk menjaga kehamilan muda. Tetap saja jika terjadi goncangan atau hal-hal kecil yang membahayakan rahim, keguguran tentu tetap saja bisa terjadi.

Faktor lainnya adalah kondisi kesehatan yang tidak sehat. Kondisi kesehatan ini bisa disebabkan penyakit yang memang diderita oleh ibu hamil. Atau, kondisi kesehatan yang drop setelah sakit parah. Hal inilah yang menyebabkan seorang wanita harus mempersiapkan kesehatannya sebelum masa kehamilan. Jadi, kondisi tubuh ibu itu harus benar-benar fit bukan hanya ketika masa kehamilan, tapi juga pra kehamilan.

Jarak kehamilan yang dekat juga disinyalir menjadi faktor penyebab keguguran saat masa kehamilan muda. Pemerintah sudah memberikan penyuluhan agar mengatur jarak kehamilan melalui program KB. Setidaknya jarak kehamilan itu dua tahun. Namun, ini hanya upaya untuk menjaga kehamilan muda saja. Selebihnya, kondisi kesehatan dan rahim ibu sangat menentukan apakah janin sehat hingga masa persalinan nanti atau tidak.

Mencegah Keguguran, Mungkinkah?

Meskipun faktor tersebut merupakan faktor yang tidak bisa atau sulit untuk dikendalikan karena memang di luar kekuasaan ibu, bukan berarti ibu tidak bisa mencegah keguguran. Yang pasti, ibu harus menjalankan segala cara untuk menjaga hamil muda mulai dengan makan makanan yang sehat dan beraktifitas yang ringan.

Lebih dari itu, ibu harus rutin konsultasi kehamilan dengan bidan atau dokter kandungan. Kondisi setiap orang itu berbeda-beda. Setiap ibu hamil memiliki faktor resiko keguguran sendiri-sendiri. Oleh sebab itu, konsultasi diperlukan untuk mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kehamilan muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *