Keluar Darah Setelah Melahirkan Hingga Berbulan-Bulan. Berbahayakah?

Keluar Darah Setelah Melahirkan
www.friso.co.id

Sangat wajar jika keluar darah setelah melahirkan. Itu dinamakan dengan darah nifas. Akan tetapi, menjadi tidak wajar jika darah keluar hingga berbulan-bulan.Apakah ibu mengalami hal ini?

Ada beberapa wanita yang setelah melahirkan darah tetap keluar. Tidak hanya hingga berbulan-bulan tapi hingga satu tahun lebih. Ada beberapa dari mereka yang menganggap itu adalah darah haid. Jika darah haid, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, ternyata darah tersebut bukanlah darah haid.

Untuk itu, ibu harus mewaspadai darah keluar setelah melahirkan ini. Jangan-jangan ada masalah dengan bagian tubuh vital ibu. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab masalah ini. Ibu harus tahu apa saja faktor yang memungkinkan masalah ini terjadi. Jadi, ibu tahu tindakan apa yang sebaiknya ibu lakukan.

Masalah Yang Mungkin Terjadi

Cara yang paling tepat adalah ibu datang ke dokter atau bidan dan melakukan konsultasi. Pasalnya, kasus seperti harus mendapatkan penanganan secara langsung.

Hanya saja, ada kemungkinan masih terdapat jaringan yang tertinggal. Dan tidak ada cara lain selain mengeluarkan jaringan tersebut jika ingin menghentikan darah yang keluar setelah melahirkan.

Akan tetapi, ini hanya kemungkinan. Diperlukan pemeriksaan secara intensif. Mungkin dokter atau bidan akan melakukan pemeriksaan genital atau pemeriksaan dengan speculum.

Mungkin juga ibu dianjurkan untuk melakukan tes darah agar diketahu status anemia yang ibu alami. Jika ada infeksi yang menyebabkan keluarnya darah setelah melahirkan, maka masalah tersebut harus ditangani.

Yang pasti, banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Darah keluar setelah melahirkan umumnya berlangsung hanya 40 hari saja. Bahkan, ada juga yang kurang dari 40 hari. Jika keluarnya darah tersebut hingga berbulan-bulan, maka ibu harus konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Pengobatan Yang Bisa Dilakukan

Penyebab keluar darah setelah melahirkan ini harus diketahui. Hanya saja, jika ternyata memang ada jaringan yang tertinggal dan inilah yang menjadi penyebab keluarnya darah, maka kuretase merupakan tindakan yang akan dilakukan. Semoga saja hal tersebut tidak terjadi.

Kemungkinan besar darah keluar paska melahirkan itu disebabkan terjadinya infeksi. Dan jika ini adalah penyebabnya, dokter biasanya akan memberikan tindakan pemberian antibiotik.

Dari sinilah mengapa seorang wanita harus tahu bagaimana cara menjaga kesehatan paska melahirkan. Ini sangat penting tidak hanya untuk mengembalikan kebugaran tapi juga mencegah hal berbahaya terjadi. Salah satunya adalah keluar darah setelah kelahiran anak.

Jika hal ini ibu alami, ada baiknya ibu memeriksakan ke dokter atau konsultasi medis secara online dengan ahlinya. Di sana, banyak para ibu yang berkonsultasi mengenai kesehatan kehamilan atau kesehatan setelah kehamilan. Namun, pastinya ibu harus segera mendapatkan penanganan. Jangan sampai darah yang keluar setelah melahirkan tersebut terus menerus terjadi sehingga membuat kesehatan ibu terganggu.

Ingat, ibu sudah memiliki anak yang harus mendapatkan ASI. Apalagi jika ibu sedang dalam masa pemberian ASI ekslusif. Ibu harus benar-benar menjaga kesehatan agar produksi ASI banyak.

Ibu tidak perlu terlalu khawatir jika anak ibu sudah beranjak balita. Pasalnya, ibu tidak hanya bisa mengandalkan ASI saja tapi ibu bisa memberikan tambahan suplemen lainnya seperti susu Friso.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *