Kenapa Perlu Menggunakan Baby Oil untuk Merawat Bayi?    

 

baby oil
Johnson’s Baby Indonesia

Baby oil sepertinya salah satu produk perawatan bayi yang cukup umum dan dikenal oleh orang banyak, terutama orang tua yang memiliki bayi. Tapi, ternyata masih banyak yang belum mengerti dengan pasti kegunaan baby oil yang sebenarnya.

Pada umumnya, baby oil sering digunakan untuk mengatasi kulit bayi yang kering atau mengelupas. Walaupun bentuknya minyak, menggunakan baby oil di kulit biasanya tidak lengket dan bau, karena memang diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang lebih lembut dan cenderung sensitif.

Selain itu, orang dewasa juga banyak yang menggunakannya sebagai cairan pembersih wajah dan make-up.

Jadi sebenarnya baby oil itu terbuat dari apa sih, kok sepertinya ada banyak kegunaannya? Biasanya, bahan dasar yang digunakan adalah minyak pencahar, atau untuk yang lebih alami, biasanya menggunakan minyak kelapa, zaitun, atau jojoba. Tergantung merk yang digunakan, tapi pada umumnya minyak tersebut dicampur dengan essential oil sebagai bahan pewangi dan bahan lainnya seperti madu atau lilin tawon lebah (beeswax) sebagai tambahan.

Lalu, apa saja kegunaan baby oil untuk bayi selain untuk melembutkan kulit bayi? Banyak, dan kami akan mengulas beberapa kegunaannya yang paling penting di dalam artikel ini.

  1. Cairan Antiseptik Ringan

Terkadang bayi bisa terkena goresan atau luka halus di kulitnya yang lembut. Orang dewasa biasanya menggunakan cairan antiseptic seperti obat merah, tapi kulit bayi yang lebih sensitif sebaiknya diberikan cairan yang lebih lembut. Bahan alami yang dimiliki baby oil menjadikannya cairan antiseptik yang tidak terlalu keras untuk kulit bayi, tapi cukup untuk membersihkan dan melindungi kulitnya dari bakteri.

  1. Membersihkan Lecet Karena Ruam Popok

Minyak serbaguna ini juga bisa digunakan untuk mengatasi ruam popok yang sering timbul karena bagian kulit bayi yang terlalu lama tertutup popok dan menjadi lembab. Tinggal oleskan sedikit di kulit yang sudah kering setelah mandi atau setelah mengganti popok bayi. Sifatnya yang bisa bekerja sebagai antiseptic bisa membantu mempercepat proses pengeringan ruam popok.

  1. Minyak untuk Memijat Bayi

Kalau ibu sudah mengetahui cara memijat bayi yang benar, ibu perlu menggunakan minyak yang benar juga untuk merawat bayi. Selain tekstur yang lembut, menggunakan baby oil untuk memijat bayi juga memberikan sedikit kehangatan agar bayi lebih tenang dan merasa nyaman.

  1. Menetralisir Gigitan Serangga

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, hampir tidak mungkin jika bayi tidak pernah digigit nyamuk atau serangga kecil lainnya. Ibu tidak perlu mencari obat – obat lain untuk menyembuhkan dan menetralisir gigitan. Cukup teteskan sedikit baby oil ke kapas atau cotton buds, dan oleskan di bentolan atau bekas gigitan serangga. Hal ini juga sangat membantu mengurangi rasa gatal yang juga membuat bayi ingin menggaruk bekas gigitan serangga atau nyamuk.

  1. Melembutkan Rambut Bayi

Selain untuk kulit, baby oil juga bisa digunakan untuk rambut. Walaupun rambut bayi biasanya lembut dan tidak kusut seperti rambut orang dewasa, ibu tetap bisa memberikan untuk rambutnya. Sama seperti kulit, satu atau dua tetes bisa melembutkan rambut. Rambut bayi yang keriting juga akan menjadi lebih halus dan tidak kusut.

Itu hanya sebagian kecil dari banyaknya kegunaan minyak multi-fungsi ini, maupun itu untuk bayi atau untuk orang dewasa. Kira – kira, bagaimana lagi ibu bisa memanfaatkan penggunaan baby oil dalam melakukan perawatan bayi?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *