Ketahui Kapan Waktunya Ibu Harus Lebih Memperhatikan Tumbuh Kembang Balita

Tumbuh Kembang Balita
Friso Indonesia

Tumbuh kembang balita itu tidak selalu berjalan lancar lho. Ini yang harus ibu ketahui. Tidak sedikit juga balita yang akhirnya menemukan permasalahan ketika ia dalam proses pertumbuhan. Tentunya hal ini disebabkan oleh faktor yang berbeda.

Terlepas dari berbagai faktor tersebut, ibu harus tahu kapan ibu sebaiknya memberikan perhatian yang lebih terhadap tumbuh kembang balita. Diharapkan, dengan perhatian tersebut, sang buah hati akan berkembang lebih optimal tanpa ada gangguan suatu apapun.

Lalu, kapan waktnya ibu harus lebih memperhatikan perkembangan balita?

Saat si kecil baru menginjak usia 1 tahun, sebenarnya ibu harus lebih waspada. Pada usia tersebut, si kecil sudah bisa bergerak entah dengan merangkak atau bahkan ada juga yang sudah mulai belajar berjalan.

Pada saat tidur, si kecil suka sekali berguling-guling sehingga bukan tidak mungkin ia akan terjatuh dari tempat tidur. Itulah mengapa ibu harus benar-benar memberikan perhatian yang lebih. Usahakan ibu memagari sang buah hati ketika tidur dengan bantal serta guling mengelilinginya.

Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah rasa ingin tahunya saat usianya mencapai 1 tahun. Si kecil sudah mulai membedakan antara benda satu dengan yang lain. Tahap eksplorasi dimulai dengan cara memegang dan bahkan menjilat benda baru yang ia kenal. Tentu ini tanda bahwa tumbuh kembang balita baik karena rasa ingin tahunya tinggi. Akan tetapi, bagaimana jika benda tersebut berbahaya seperti pisau atau gunting?

Itulah mengapa ibu harus ekstra hati-hati. Memang perkembangan balita itu sangat baik jika rasa ingin tahunya tinggi. Akan tetapi, jangan sampai rasa ingin tahu tersebut menjadi boomerang sehingga bukannya membantunya untuk tumbuh dan berkembang tapi justru membahayakan dirinya.

Saat balita berusia 3 tahun, perhatian ibu kepada si kecil juga harus ditambah. Tahukah ibu kenapa? Para ahli perkembangan balita mengatakan bahwa usia 3 tahun merupakan usia keemasan anak. Artinya, pada usia ini, si kecil mulai belajar hal-hal yang baru, mulai mengenali benda, belajar berbicara, dan belajar banyak hal layaknya orang dewasa. Tumbuh kembang balita pada usia 3 tahun sangat signifikan.

Akan tetapi, jika ibu salah dalam mendidik si kecil, maka bukan tidak mungkin ia akan tumbuh menjadi anak yang nakal dan susah diatur.

Mulailah dengan memperhatikan setiap kata yang ibu ucapkan. Jangan ada kata-kata sumpah serapah atau kata-kata kotor yang keluar dari mulut ibu. Karena balita ibu akan sangat mudah sekal menangkap, menghafal, dan kemudian mengucapkan kata-kata tersebut.

Selain itu, ibu juga harus lebih rajin mengenalkan alam sekitar kepada sang buah hati. Luangkan waktu untuk keluar rumah misalnya pada waktu akhir pekan. Ajaklah si kecil ke kebun binatang, taman kota, atau sekedar bertemu dengan tetangga dan juga sanak famili agar si kecil terbiasa bersosialisasi dengan orang lain. Salah satu tahap perkembangan balita yang sangat penting adalah ketika si kecil mulai bisa bersosialisasi dengan orang lain.

Peran ibu sebagai orang tua untuk memastikan tumbuh kembang balita itu sangat penting. Pada saat tertentu, peran ibu sangat penting daripada sekedar nutrisi dari makanan dan minuman yang ibu berikan kepada sang buah hati setiap hari.

Oleh karena itu, jika ibu ingin sekali melihat si kecil tumbuh menjadi anak yang baik, maka kehadarian ibu dibutuhkan untuk memastikan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan tumbuh kembang balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *