Ketika Sekolah Cenderung Merusak Perkembangan Psikologi Anak

psikologi anak
Ibu dan Balita

Sudah saatnya si kecil masuk sekolah? Ibu pasti bingung mencarikan sekolah yang terbaik untuk ang buah hati. Ibu akan rela mengeluarkan uang berapapun untuk memastikan anak ibu mendapatkan pendidikan yang terbaik, bukan?

Tapi, hati-hati ya bu. Sekolah yang mahal belum pasti membuat anak ibu pintar lho. Ibu harus tahu saat si kecil baru pertama kali mengenal lingkungan sekolah, bukan kecerdasan yang paling utama, melainkan psikologi anak harus berkembang baik.

Cari Sekolah yang Bagus, Bukan Sekolah yang Mahal

Jika selama ini ibu merasa bawasannya sekolah yang mahal itu cenderung bagus, maka ibu pasti akan berubah pikiran setelah tahu informasi yang satu ini.

Tidak sedikit pre school yang sudah menerapkan kurikulum di mana anak sudah mulai belajar membaca, menulis, dan bahkan berhitung. Hal ini tidak lain karena pihak sekolah ingin membuat setiap orang yang anaknya belajar di sekolah tersebut bangga dan merasa tidak salah memilih sekolah tersebut. Bagaimana dengan pendapat ibu?

Sebenarnya, sekolah awal untuk anak itu bukan untuk membuat si kecil cerdas membaca, menulis, atau berhitung lho. Anak masih kecil. Biarkan ia tumbuh layaknya anak kecil. Biarkan ia bermain dan terus bermain dengan teman seusianya. Dan yang paling penting adalah si kecil bahagia melakukan kegiatan berupa permaianan di sekolah tersebut.

Lompatan yang luar biasa adalah ketika anak ibu sudah bisa dengan mudah bersosialisasi dengan orang lain. Tidak sedikit balita yang susah sekali bersosialisasi lho. Mereka justru takut dan menangis saat bertemu dengan berkumpul dengan rekan sebayanya.

Yang menjadi isu besar saat ini adalah seorang anak yang tumbuh tidak sesuai dengan usianya. Hal ini sering disebabkan oleh tuntutan orang yang terlalu tinggi. Saat masih balita, orang tua sangat ingin balita mereka sudah bisa melakukan beberapa hal seperti belajar membaca. Itu merupakan hal yang sangat membanggakan. Orang tua menganggap semakin cepat si kecil bisa membaca, menulis, dan bahkan menghitung, maka itu tandanya balita tersebut cerdas.

Padahal bukan itu yang terpenting. Ibu harus tahu psikologi balita. Saat ia masih kecil, itulah saatnya ia bermain. Bisa saja ia belajar tapi jangan sampai waktunya banyak digunakan untuk belajar yang menjenuhkan. Ia kehilangan waktu bermain sehingga ia cenderung akan menjadi anak yang tidak kreatif nantinya.

Jadi, menurut ibu sekolah yang bagus itu seperti apa? Sekolah yang bagus itu sekolah yang bisa mengoptimalkan tumbuh kembang balita, membuat perkembangan psikologinya baik, dan membuat anak tahu mana perbuatan yang baik dan mana perbuatan yang buruk, bukan hanya pandai membaca, menulis dan berhitung.

Sekolah Anak Itu Di Rumah

Banyak orang tua yang merasa sudah cukup untuk mendidik anak ketika berada di sekolah. Mereka merasa tugasnya sudah selesai. Padahal, sekolah yang sebenarnya bagi anak adalah di rumah.

Itulah mengapa pihak sekolah selalu melibatkan orang tua di beberapa kegiatan. Tidak lain bertujuan agar orang tua harus tahu perkembangan dan bagaimana mendidik anak di rumah. Waktu di sekolah itu hanya beberapa jam saja. Di sana anak diajarkan beberapa hal. Sementara itu prateknya nanti ketika ia sudah ada di rumah. Jadi, peran orang tua masih sangat krusial walaupun si kecil sudah sekolah.

Semoga informasi ini membuat ibu semakin tahu apa yang harus dilakukan saat mencarikan sekolah untuk anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *