Keunikan pada Perkembangan Janin Saat 6 Bulan

perkembangan janin dalam kandungan
Johnson’s Baby Indonesia

Perkembangan janin dalam kandungan tentu sangat ingin diketahui oleh para calon ibu. Baik itu dari segi bentuknya maupun interaksi antara sang janin dengan ibu. Masa kehamilan selama 9 bulan tentu menjadi perjuangan yang berat bagi ibu dalam menghadapi berbagai respon yang dikarenakan oleh perkembangan janin yang berada dalam kandungan ibu. Maka, disini akan dibahas tentang keunikan yang terjadi saat perkembangan janin sudah memasuki akhir trimester kedua.

Bagaimanakah Perkembangan Janin dalam Kandungan?

Saat memasuki 6 bulan masa kandungan, bayi ibu kurang lebih 0,6 kilogram dengan panjang kira-kira 34,6 cm. Pada saat awal usia kandungan, ibu dapat merasakan janin bergerak aktif dan bahkan saat janin cegukan. Selama masa kehamilan 6 bulan, terdapat berbagai perubahan yang dapat ibu rasakan seperti, denyut jantung bayi yang melambat menjadi 140 denyutan per menit, namun ibu jangan khawatir, ini wajar karena walaupun begitu, frekuensi denyut jantung bayi masih lebih tinggi daripada jantung ibu sendiri. Selain denyut jantung, terdapat beberapa keunikan lain seperti:

  • Bentuk bayi tidak lagi kurus, namun mulai terlihat bentuk bayi dengan lemak di bawah kulitnya dengan kondisi kulit yang sebelumnya tampak keriput menjadi lebih halus
  • Saat melakukan USG, di layar USG dapat menampilkan rambut janin yang telah tumbuh
  • Kelopak mata sang janin pun dapat terbuka dan sebentar lagi berkedip, hal ini membuktika bahwa meskipun belum sempurna, otak, sistem pencernaan dan jantung bayi telah terbentuk

Memasuki pertengahan bulan ke 6, mata bayi pun mulai dapat terbuka sepenuhnya dan dapat mulai bernapas sedikit demi sedikit. Pada bulan ke-6 ini juga sang janin sudah dapat mendengar suara ibu saat berbincang, maka sering-seringlah berkomunikasi dengan janin pada masa ini. Usahakan untuk memperdengarkan musik klasik atau doa-doa ke janin yang biasanya ia akan merespon pada suara tersebut dengan memberi tendangan kecil atau pergerakan yang tiba-tiba. Lalu, karena penglihatannya sudah mulai jelas, maka saraf penglihatannya pun mulai bekerja dan merespons cahaya. Jika ibu menyorotkan sinar senter ke perut, maka bayi akan berusaha untuk memalingkan wajah.

Selanjutnya, perkembangan bayi dalam bulan ke 6 bertumbuh pesat. Selain tubuhnya yang mulai membesar, bagian-bagian tubuh bayi pun mulai lengkap seperti kelopak mata yang dapat menutup dan membuka. Janin pun mulai tidur dan bangun di waktu yang teratur dan menurut penelitian bayi dalam usia 27 minggu dapat bermimpi. Frekuensi cegukan pun akan menjadi sering seiring dengan sempurnanya pembentukan paru-paru janin.

Pada saat minggu ke 28 atau fase terakhir bulan ke 6, perkembangan janin dalam kandungan akan lebih terasa seperti bertambahnya berat badan ibu dan perasaan geli pada perut ibu karena bayi telah tumbuh bulu mata. Lapisan lemak dan tulang bayi pun makin berkembang walaupun tulang bayi akan benar-benar mengeras setelah lahir. Respon yang diberikan oleh bayi pun akan semakin aktif karena jaringan dalam otaknya pun akan terus berkembang pesat.

Maka, setelah ibu telah mengetahui berbagai perubahan dalam masa kandungan janin selama 6 bulan, terdapat beberapa hal yang harus ibu perhatikan yaitu tambahan nutrisi dan gizi dari makanan yang ibu konsumsi, usahakan untuk tetap menjalankan pola makan yang sehat dengan sayuran dan serat. Usahakan pula untuk melakukan olahraga ringan yang sesuai untuk ibu agar perkembangan janin dalam kandungan baik sampai proses persalinan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *