Konsultasi Dokter Anak Tentang Kebiasaan Mengemil

konsultasi dokter anak
www.ibudanbalita.com

Semakin banyak orang tua yang terbiasa konsultasi dokter anak. Dahulu, jarang sekali orang tua yang melakukan hal tersebut. Hal ini bisa disebabkan karena orang tua merasa tidak perlu untuk datang ke tempat praktek dokter anak. Selama tidak ada keluhan kesehatan yang terlihat berbahaya, maka mereka merasa tidak perlu konsultasi.

Namun, berbeda dengan yang terjadi sekarang. Orang tua cenderung melakukan pencegahan untuk hal-hal sepele sekalipun. Contohnya saja jika ternyata anak suka mengemil dan susah makan, maka orang tua sekarang sudah merasa khawatir. Umumnya, mereka langsung konsultasi dengan dokter anak secara online, sehingga tidak perlu keluar rumah. Cukup menggunakan smartphone, mereka bisa konsultasi dan mendapatkan jawaban secara langsung.

Waspadai Jika Anak Suka Mengemil

Sebenarnya tidak masalah jika anak mengemil. Hanya saja, biasanya anak cenderung mengalami masalah lain. Anak mulai susah makan nasi. Dan jika hal ini terjadi, tentu saja ibu bisa bayangkan apa yang akan terjadi. Mungkin berat badan anak akan turun karena tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup. Tentu saja tidak cukup anak hanya mengkonsumsi cemiilan saja, bukan?

Meskipun ibu memberikan cemilan yang sehat, tetap saja ibu harus mengantisipasi jika anak susah makan. Sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter anak sebelum anak terbiasa mengemil dan tidak suka makan nasi.

Banyak orang tua yang terlambat menyadari hal ini. Mungkin mereka merasa hal tersebut hanya akan terjadi dalam beberapa hari saja. Suatu saat nanti nafsu makan anak akan kembali lagi.

Akan tetapi, tahukah ibu jika anak dibiarkan maka ia akan merasa hal tersebut sangat wajar dilakukan? Ia akan cenderung mengemil dan tidak lagi mau makan nasi.

Mengatasi Anak Yang Suka Ngemil

Jika kebiasaan mengemil anak tidak menyebabkan anak susah makan, maka ibu tidak perlu konsultasi dokter anak. Yang perlu ibu waspadai adalah kebiasaan mengemil sehingga anak tidak mau makan.

Namun, jika hal tersebut terjadi, maka ada beberapa hal yang bisa ibu coba lakukan sebelum konsultasi dengan pakar kesehatan anak.

  • Mengatur Jadwal Makan

Hal pertama yang harus ibu lakukan adalah mengatur jadwal makan. Ibu harus membuat jadwal kapan anak makan dan kapan anak boleh mengemil. Jangan sampai mengemil dulu sebelum ia mengkonsumsi nasi.

  • Menjauhkan Dari Cemilan

Terkadang masalah seperti ini disebabkan ketelodoran orang tua. Mereka menaru cemilan di tempat yang mudah dijangkau si kecil. Akibatnya, kapanpun anak bisa mengambil cemilan tersebut sehingga ia sudah merasa kenyang dengan hanya makan cemilan. Akhirnya ia susah makan.

Untuk menghindari hal tersebut, ibu bisa simpan cemilan di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh si kecil. Simpan di lemari dapur gantung sehingga tidak terlihat oleh si kecil.

  • Batasi Pemberian Susu

Beberapa kasus anak susah makan tidak hanya disebabkan terlalu banyak ngemil. Kasus semacam ini bisa juga disebabkan anak terlalu banyak minum susu.

Ibu harus tahu jika anak minum susu, maka ia merasa kenyang. Akhirnya, ia tidak mau makan makanan pokok seperti nasi. Maka dari itu, penting sekali jika ibu membatasi pemberian susu balita.

Beberapa hal tersebut bisa ibu coba terlebih dahulu. Jika masih belum berhasil membuat anak berhenti mengemil dan membuat anak mau makan nasi lagi, sebaiknya ibu segera konsultasi dokter anak secara online di situs ibu dan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *