Konsultasi Kesehatan Anak Tentang Berat Badan Yang Tidak Kunjung Naik

konsultasi dokter anak
www.ibudanbalita.com

Ada banyak sekali masalah yang membuat orang tua harus melakukan konsultasi kesehatan anak. Umumnya, masalah yang dihadapi oleh si kecil merupakan masalah yang serius.

Hanya saja, ada satu masalah yang sering dianggap enteng, padahal cukup serius juga. Yaitu masalah berat badan yang tak kunjung naik. Bagi orang yang tahu tentang ilmu kesehatan, tentu masalah yang satu ini tidak bisa dianggap sepele.

Sudah ada standarnya berapa kenaikan berat badan anak sesuai dengan usianya. Dan jika standar tersebut tidak tercapai, bisa dikatakan anak mengalami masalah. Dan ibu harus tahu berat badan yang tak naik menunjukkan ada masalah dengan kesehatan anak.

Makan Banyak Tapi Berat Badan Tidak Naik

Sebagai orang tua, tentu saja ibu pasti sudah memberikan yang terbaik untuk sang buah hati. Dalam hal makanan, ibu pasti hati-hati. Hanya makanan yang bergizi, sehat, danĀ  higienis yang ibu berikan.

Akan tetapi, apabila hal tersebut sudah ibu lakukan tapi berat badan anak tak kunjung naik dan bahkan cenderung menurun, tidak ada cara lain selain konsultasi dengan dokter anak. Ada kemungkinan si kecil mengalami masalah dengan tidak optimalkan penyerapan gizi dalam tubuh.

Bukan tidak mungkin gizi yang anak ibu dapatkan dari makanan yang konsumsi tidak bisa diserap oleh tubuh. Akhirnya, gizi tersebut sia-sia. Gizi keluar bersamaan dengan buang air kecil dan buang air besar. Itulah mengapa anak ibu memiliki berat badan rendah. Kalaupun ia memiliki berat yang ideal, berat badannya susah naik.

Ada juga kemungkinan lain, yaitu anak ibu mengalami cacingan. Ini sebenarnya yang harus diantisipasi. Pasalnya, banyak anak yang berat badannya rendah dan terlihat sangat kurus dan lemah disebabkan cacingan.

Ciri-Ciri Anak Cacingan

Tentu saja tidak hanya berat badannya yang rendah menjadi tanda bawasanya anak mengalami cacingan. Bisa saja berat badan rendah disebabkan penyerapan gizi yang kurang baik. Oleh sebab itu, sebaiknya ibu konsultasi mengenai kesehatan anak dengan dokter anak agar dilakukan diagnosa kenapa berat badannya susah naik.

Meskipun demikian, sebenarnya bisa diketahui apakah anak mengalami cacingan atau tidak. Berikut ini beberapa ciri-ciri anak terkena cacingan selain berat badannya yang rendah.

  • Badan Lemas

Anak yang mengalami cacingan biasanya lemas. Ia tidak seaktif teman-teman sebayanya. Ia cenderung suka berdiam diri dan tidak mau bergabung bermain dengan teman-temannya yang lain.

Hal ini bisa juga dipengaruhi karena gizi yang didapatkan dari makanan diambil oleh cacing. Akhirnya, anak tidak mendapatkan gizi sehingga tubuhnya terlihat sangat lemas.

  • Kurang Konsentrasi

Anak yang sudah duduk di bangku sekolah terlihat sekali jika ia mengalami cacingan. Ia cenderung tidak bisa fokus mengikuti pelajaran yang disampaikan di kelas. Jika hal ini dibiarkan, prestasi anak di sekolah akan menurun.

  • Berak Mengeluarkan Cacing

Sebenarnya ini yang bisa ibu lakukan untuk memastikan apakah anak cacingan atau tidak. Perhatikan berak anak ibu. Biasanya, jika anak cacingan, maka akan ada cacing yang ikut keluar bersamaan dengan berat. Kalaupun bukan cacing, mungkin saja ada telur cacing yang ikut keluar ketika buang air besar.

  • Sering Terkena Batuk

Sepertinya tidak ada hubungan antara cacingan dengan batuk. Namun, jika ibu konsultasi kesehatan anak dengan dokter yang tepat, ibu akan mendapatkan penjelasan mengapa anak yang cacingan sering batuk.

Menurut ahli kesehatan, ada kemungkinan cacing masuk ke dalam tubuh sang buah hati melalui makanan. Cacing akan berkembang di dalam lambung. Inilah yang kemudian membuat anak sering batuk.

Dari beberapa ciri-ciri tersebut di atas, apakah ada yang terlihat dari anak ibu?

Langkah Pengobatan Untuk Anak Cacingan

Apakah perlu bantuan dokter untuk mengatasi anak yang kena cacingan? Sebenarnya tidak perlu. Memang anak yang usianya di bawah 10 tahun rentan sekali mengalami cacingan, terutama cacing kremi. Pasalnya, cacing ini bisa berpindah dari anak satu ke anak yang lain. Bisa dikatakan ini adalah penyakit menular.

Akan tetapi, ibu tidak perlu khawatir. Yang perlu ibu lakukan adalah bagaimana cara menyembuhkan anak dari penyakit cacingan.

  • Memanfaatkan Wortel

Ada cara alami yang patut ibu coba, yaitu membuat minuman yang terbuat dari wortel. Hanya saja, ibu tidak harus memblender sayuran yang satu ini. Yang ibu perlu lakukan adalah mengambil air perasan wortel kemudian campur dengan santan. Setelah itu, campurkan juga sedikit garam lalu aduk hingga rata. Berikan minuman tersebut kepada sang buah hati.

  • Minum Obat Cacing

Sebenarnya ini cara yang paling mudah, yaitu minum obat cacing. Hanya saja, sebenarnya minum obat cacing itu lebih untuk pencegahan, bukan pengobatan. Anak sebaiknya minum obat cacing minimal satu kali dalam satu tahun agar cacing yang bersifat paratis di dalam tubuh bisa dihancurkan.

Yang pasti, ibu harus terus berupaya menjaga kesehatan anak dengan cara memberikan makanan yang sehat dan higienis. Dengan demikian, diharapkan tidak ada cacing yang masuk ke dalam tubuh anak melalui makanan.

Selain itu, ibu juga perlu terus menguatkan sistem kekebalan tubuh anak agar ia tidak mudah sakit. Datang ke dokter anak secara rutin untuk melakukan konsultasi kesehatan anak menjadi cara yang paling tepat untuk mencegah kemungkinan munculnya masalah kesehatan yang serius.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *