Konsultasi Perkembangan Balita! Menyikapi Keterlambatan Tumbuh Kembang Balita

konsultasi perkembangan balita
www.ibudanbalita.com

Selalu melakukan konsultasi perkembangan balita merupakan langkah tepat yang harus selalu dilakukan oleh setiap orang tua. Apalagi jika tumbuh kembang balita terjadi keterlambatan. Sebab pada dasarnya tumbuh kembang pada balita ini tidak selalu sama antara balita satu dengan balita lainnya.

Umumnya para orang tua merasa khawatir ketika tumbuh kembang si kecil lebih lambat dari semestinya. Bahkan pikiran negatif akan muncul ketika kondisi ini terjadi pada buah hatinya. Sebelum Anda berpikiran yang tidak-tidak, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum Anda membuat kesimpulan terlebih dahulu.

Fase tumbuh kembangh anak usia 0-5 tahun ini penting untuk selalu mendapatkan perhatian dari para orangtuanya. Pada masa yang sering disebut golden age inilah, anak akan mengembangkan kemampuan motorik kasar, motorik halus, berbahasa, serta kecerdasannya.

Untuk itulah menjadi sangat penting bagi para orang tua untuk selalu melakukan konsultasi perkembangan batita supaya Anda bisa mengambil langkah antisipatif dan juga bisa memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan agar supaya tumbuh kembang balita bisa berjalan lebih optimal lagi.

Pada dasarnya sangat penting bagi para orangtua untuk memahami resiko dari keterlambatan tumbuh kembang balita. Dan yang terpenting lainnya adalah bagaimana cara menyikapinya dengan tepat.

Dengan ini diharapkan anak bisa tertangani dengan cara yang tepat jika memang tumbuh kembang anak ternyata mengalami keterlambatan. Selain itu para orang tua juga bisa mengambil langkah yang benar dan jangan sampai termakan oleh mitos.

Resiko Keterlambatan Tumbuh Kembang Balita

Salah satu manfaat melakukan konsultasi perkembangan anak adalah orang tua menjadi tahu jika ada tanda-tanda keterlambatan tumbuh kembang pada anaknya. Semua anak harus bisa melewati milestone tumbuh kembang ini, jangan sampai ada fase yang terlewati.

Misalnya saja anak usia enam bulan sudah bisa untuk duduk namun belum dapat tengkurap. Kondisi seperti ini sebaiknya jangan dibiarkan begitu saja, sebab jika fase tengkurap ini sampai terlewati, balita beresiko akan mengalami kesulitan ke depannya.

Contohnya lagi ketika anak sudah berusia tiga tahun namun belum bisa memegang pensil, sebaiknya segeralah bawa ke dokter, besar kemungkinan ada yang salah pada motorik halus, kemungkinan ada kelainan saraf pada balita Anda.

Setiap Anak Itu Unik Jadi Tak Perlu Panik

Maksudanya adalah setiap anak itu memiliki keunikan sendiri dalam melewati fase tumbuh kembangnya. Itulah kenapa tumbuh kembang anak ini bisa berbeda-beda satu dengan lainnya.

Jika memang Anda khawatir dengan kondisi tumbuh kembang si kecil alangkah lebih baiknya jika melakukan konsultasi perkembangan pada balita dengan dokter anak. Jangan sampai Anda menyimpulkannya terlebih dahulu berkaitan dengan kondisi tumbuh kembang si kecil.

Sebagai orang tua Anda juga harus tahu kapan mulai memeriksakan anak yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Sebab pada situasi ini anak mengalmi dampak berbeda dari keterlambatan tumbuh kembang pada masa golden age ini.

Keterlambatan tumbuh kembang ini umumnya punya dampak yang berbeda pada setiap anak. Namun yang sering terjadi anak akan mengalami kesulitan sosial emosi, misalnya tidak dapat berinteraksi, sulit bicara, kurang tanggap, dan kesulitan mengikuti instruksi.

Jangan Terperdaya Mitos Perkembangan Balita

Mengapa konsultasi perkembangan pada anak ini menjadi sangat penting lantaran di masyarakat faktanya masih banyak yang lebih percaya mitos dari pada penjelasan dari pada ahli.

Sehingga pada umumnya para orang tua, khusunya yang masih baru merasa panik terlebih dahulu ketika menyikapi keterlambatan dati tumbuh kembang anak. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya membiarkannya tanpa melakukan sesuatu lantaran terperdaya oleh mitos.

Ada pemahaman yang salah kaprah di masyarakat yang hingga saat ini masih sering dipercaya. Misalnya saja tentang kepercayaan jika anak laki-laki yang lebih lambat berbicara. Memeng benar setiap anak memiliki perbedaan saat melewati fase tumbuh kembangnya.

Akan tetapi jika Anda merasa si kecil ada keterlambatan pada tumbuh kembangnya, alangkah lebih baiknya jika mengkonsulatsikannya langsung ke dokter dan psikologi. Jangan sampai Anda malah termakan mitos sehingga pada akhirnya terlambat memeriksakannya.

Karena pada dasarnya, orang tua itu sudah dibekali dengan insting yang tinggi yang akan mendorong kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan anak yang mengalami keterlambatan dengan tumbuh kembangnya.

Sebaiknya jika Anda mulai merasa ada yang tidak beres terkait dengan tumbuh kembang si kecil, segeralah untuk mencari bantuan profesional. Jangan sampai Anda menundanya. Karana ini bisa berefek buruk ke depannya.

Selain itu, Anda harus mencari informasi selengkap-lengkapnya setalah mendapatkan jawaban. Sebagai orangtua, Anda tidak bisa hanya mengandalkan pemeriksaan dokter anak dan psikolog untuk mengatasi keterlambatan tumbuh kembang pada anak ini.

Maka dari itu selain rutin melakukan konsultasi perkembangan pada batita, peran orang tua di rumah berperan besar turut menentukan keberhasilan penanganan terhadap anak yang mengalami keterlambatan pada tumbuh kembangnya.

Selain itu, penting juga bagi para orang tua untuk menyikapi masalah keterlambatan ini dengan bijak. Jangan pernah membandingkan si kecil dengan anak orang lain. Percaya bahwa setiap anak ini terlahir dengan keunikannya masing-masing. Tentunya dengan kelebihan dan juga kekurangannya.

Jika saat ini Anda sedang berjuang untuk mengatasi kekurangannya, percaya saja bahwa saat ini Anda juga sedang dipersiapkan nantinya akan melihat kelebihan yang dimilikinya. Jangan putus asa dan tetap semangat.

Dikarenakan sangat berbahaya jika sampai terlambat dalam menangani anak yang tumbuh kembangnya mengalami keterlambatan maka untuk itulah biasakan selalu melakukan konsultasi perkembangan balita dengan para ahlinya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *