Konsultasi Perkembangan Balita Yang Sering Mengalami Diare

konsultasi perkembangan balita yang sering terkna diare
www.pondokibu.com

Ada satu alasan yang harus ibu ketahui mengapa harus melakukan konsultasi perkembangan balita. Bukan karena anak ibu sakit tapi lebih disebabkan konsultasi merupakan cara yang tepat untuk mencegah anak terkena penyakit.

Ibu akan sangat menyesal jika anak ibu sudah terkena penyakit dan si kecil baru ibu ajak ke dokter untuk konsultasi. Mengobati jelas lebih sulit daripada mencegah. Dan saat anak sudah terkena penyakit, maka tumbuh kembangnya pun akan terhambat.

Jadi, alasan utama konsultasi anak seharusnya sebagai cara untuk mencegah penyakit. Tapi, bukan berarti jika anak sudah terkena penyakit ibu percuma konsultasi. Setidaknya ibu sekarang sudah tahu apa yang seharusnya ibu lakukan. Contoh kecilnya saja adalah ketika anak ibu terkena diare. Banyak sekali balita yang sering mengalami diare. Karena orang tua menganggap diare bukan penyakit yang berbahaya, mereka tidak mau membawa anak ke dokter. Dan apa akibatnya? Anak tetap sering mengalami diare, berat badannya turun, terlihat kurang semangat dari pada anak-anak lainnya, dan akhirnya perkembangannya pun terganggu.

Konsultasi Tentang Diare Yang Sering Dialami Oleh Balita

Sebenarnya, diare bisa diatasi dengan memberikan elektrolit dan istirahat lebih banyak. Elektrolit diberikan untuk mencegah dehidrasi. Sementara itu, istirahat akan membuat daya tahan si kecil lebih baik dan akhirnya mampu untuk mengatasi bakteri penyebab diare.

Namun, ini kasus yang berbeda. Diare dialami terus menerus. Ini bukan penyakit yang boleh dianggap sepele.

Pada dasarnya, diare disebabkan adanya bakteri yang masuk ke dalam sistem pencernaan. Dan cara yang paling tepat untuk mengatasi diare adalah mengeluarkan bakteri tersebut.

Sebelum itu semua, ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh dokter ketika ibu mengajak anak konsultasi dengan dokter anak. Pertama, dokter akan melakukan diagnosa. Biasanya, dokter akan menanyakan apa yang dikonsumsi oleh si kecil. Apakah anak ibu mengkonsumsi susu tertentu. Pasalnya, apa yang dikonsumsi oleh si kecil sangat mempengaruhi diare yang ia alami.

Yang kedua, dokter mungkin akan menanyakan warna dari pup si kecil, apakah benar-benar encer dan bagaimana warnanya. Ini akan menentukan treatment apa yang sebaiknya didapatkan oleh anak ibu yang sedang diare tersebut.

Tentu banyak hal lagi yang akan dilakukan oleh dokter. Mungkin ibu bisa kunjungi situs Ibu dan Balita jika ibu ingin konsultasi online dengan dokter anak terlebih dahulu. Ibu bisa bertanya apa saja tentang diare yang dialami oleh anak ibu dan bagaimana langkah yang seharusnya ibu lakukan.

Biasanya, diare itu disebabkan oleh makanan yang kurang higienis. Jika ibu merasa sudah memberikan makanan yang higienis, bahkan ibu melarang anak ibu jajan di pinggir jalan, maka perhatikan juga susu yang ibu berikan. Apakah susu yang ibu pilih mengandung laktosa yang tinggi?

Tidak sedikit balita yang mengalami diare sebagai respon bawasannya tubuhnya tidak mampu mencerna laktasa yang berlebihan. Untuk masalah, ada baiknya ibu datang langsung ke dokter dan membawa susu yang selama ini ibu berikan kepada si kecil. Dengan demikian, dokter akan melakukan identifikasi serta observasi apakah benar balita ibu mengalami diare karena susu atau karena yang lain.

Sebenarnya, jika ibu memilih susu balita terbaik, ibu tidak perlu takut lagi anak ibu mengalami diare. Susu Frisian Flag diformulasikan sedemikian rupa sehingga kandungan nutrisi di dalamnya seimbang. Maka, resiko balita mengalami diare bisa dikurangi.

Pencegahan Jauh Lebih Baik

Setelah ibu mengetahui mengalami anak diare terus menerus, tentu ibu ingin sekali tahu apa langkah pencegahan yang sebaiknya ibu lakukan. Berikut ini beberapa hal yang bisa ibu lakukan.

  • Pastikan Makanan Higienis

Sebaiknya ibu hati-hati jika mengajak anak ibu jajan di luar. Pilihlah tempat makan yang bersih. Akan lebih baik jika setiap hari ibu sendiri yang menyiapkan makanan. Jadi, ibu bisa pastikan semua bahan yang digunakan bersih dan higienis.

  • Pilih Susu Yang Terbaik

Susu Frisian Flag Jelajah atau Frisian Flag Karya menjadi susu balita terbaik. Kandungan nutrisinya seimbang sehingga kemungkinan terjadinya alergi entah itu pada kulit atau yang menyebab diare bisa ditekan.

  • Perhatikan Kebersihan Botol Susu

Terkadang, orang tua tidak begitu memperhatikan kebersihan botol. Bisa saja mereka sudah merasa membersihkan botol benar-benar bersih. Namun, ternyata masih ada sisa kotoran yang menempel pada botol. Atau mungkin saja justru masih ada sisa sabun yang menempel pada botol. Itu juga yang bisa menyebabkan diare.

Untuk itu, akan lebih baik jika ibu benar-benar memperhatikan kebersihan botol. Gunakan sabun yang mengandung kandungan yang bisa menghilangkan bakteri. Gunakan juga sponge khusus untuk membersihkan botol, bukan sponge yang sama yang ibu gunakan untuk membersihkan alat-alat masak lainnya.

Ketika ibu ingin menyajikan susu, ibu bisa bersihkan dulu botol dengan air hangat. Dengan demikian, ibu bisa memastikan tidak ada kuman yang menempel pada botol. Jadi, semua manfaat susu pertumbuhan yang ibu berikan bisa diserap dengan baik oleh tubuh.

Diare menjadi salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh balita. Apalagi jika balita ibu sudah mulai bermain tanah di sekitar rumah. Sangat sering sekali balita yang ingin sekali bermain kotor-kotoran. Tentu saja itu baik untuk perkembangan balita. Hanya saja, jangan sampai apa yang ia lakukan membuatnya mengalami masalah kesehatan. Untuk itu, penting sekali bagi ibu untuk melakukan konsultasi perkembangan balita sebagai langkah pencegahan jika ada resiko balita bisa terkena penyakit tertentu.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *