Lakukan Ini Agar Tidur si Kecil Nyenyak di Malam Hari

waktu tidur bayi
Johnson’s Baby Indonesia

Semua orang tua menginginkan buah hatinya tidur nyenyak dan lelap pada malam hari. Setuju, Bunda? Memang, selain agar bayi sehat dengan tidur yang cukup, waktu tidur bayi merupakan waktu yang tepat bagi Bunda untuk beristirahat pula.

Waktu yang tepat untuk bayi

Beberapa bulan pertama setelah kelahiran, waktu tidur bayi yang baru lahir memberikan pengaruh yang besar terhadap pola tidur orang tuanya. Bagaimana tidak? Sebelum si Kecil berusia 3 hingga 4 bulan, buah hati Bunda akan sering terbangun setiap 2-3 jam. Biasanya, bayi terbangun keran ia haus dan minta disusui, bahkan di tengah malam sekalipun. Itulah yang kemudian membuat waktu istirahat orang tua jadi tidak teratur juga.

Hal itu sangatlah wajar. Pasalnya, bayi yang baru lahir memang membutuhkan susu 8 hingga 12 kali dalam 24 jam. Tak mengherankan jika di tengah malam pun, si Kecil terbangun dan merengek minta minum.

Namun, setelah usianya memasuki 3 atau 4 bulan, si Kecil biasanya sudah mulai bisa tidur lebih lama dari sebelumnya. Buah hati Bunda mulai terbiasa mengikuti jadwal yang diciptakan secara perlahan-lahan oleh orang tuanya apalagi untuk waktu tidur bayi 8 bulan. Meski begitu, masih banyak orang tua yang mengeluh karena bayinya tidak mau tidur di malam hari hingga akhirnya orang tua selalu kurang tidur.

Sebenarnya, waktu tidur bayi agar lebih nyenyak bisa disiasati, sehingga Bunda pun juga bisa beristirahat. Nah, berikut ini adalah 3 hal yang bisa Bunda lakukan agar waktu tidur bayi 9 bulan atau usia berapapun bisa nyenyak dan tak mudah terbangun.

Berikan susu yang cukup sebelum bayi tidur

Bunda, perlu diingat bahwa si Kecil biasanya terbangun karena beberapa hal seperti merasa lapar atau haus, gerah, kedinginan, atau popok yang dikenakan terlalu basah karena air kencing. Karena itu, Bunda harus memastikan bahwa bayi cukup kenyang sebelum ditidurkan. Beri susu yang cukup agar si Kecil tak bangun-bangun karena kelaparan. Namun jangan berlebihan, perut yang terlalu kenyang juga tidak nyaman bagi bayi. jadi, perhatikan takaran yang tepat agar bayi mudah tertidur lelap ya, Bunda.

Berikan popok yang nyaman

Karena perut bayi cukup kenyang, itu akan memungkinkan buah hati Bunda jadi mudah kencing. Pada mulanya, mungkin bayi tidak akan terbangun karena merasa risih popoknya basah. Namun jika kencingnya terlalu banyak, lama-kelamaan akan terasa tidak nyaman dan malah membuatnya terbangun. Jadi, kenakan popok sekali pakai yang terjamin kenyamanannya. Artinya, sebanyak apapun si Kecil ngompol, popok akan tetap kering tanpa membuat kulit bayi jadi lembab.

Lampu yang remang

Selanjutnya, biasakan waktu tidur bayi dengan lampu remang saja. Membiasakan si Kecil tidur di malam hari ibaratnya seperti memperlakukan orang yang mengalami jet lag. Bayi harus dibiasakan agar ia dapat membedakan siang hari dan malam hari. Berikanlah penerangan yang cukup di siang hari. Sebaliknya, gunakan lampu yang temaram atau remang-remang untuk di malam hari. Hal itu bertujuan agar si Kecil dapat mengenal malam hari adalah waktu tidur bayi yang tepat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *