Lihat, 3 Contoh Akibat Gizi Seimbang pada Balita Terpenuhi

gizi seimbang pada balita
Ibu & Balita

Gizi seimbang pada balita itu sangat penting. Hal ini disebabkan kelebihan salah satu nutrisi saja bisa membahayakan bagi kesehatan balita. Tidak percaya? Berikut ada 3 akibat jika balita mengalami kelebihan salah satu nutrisi. Kali ini, ada tiga nutrisi yang dijadikan contoh, yaitu beta karoten, protein, dan vitamin D.

Kelebihan Beta Karoten

Banyak sekali manfaat dari beta karoten seperti untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit jantung, serta melindungi dari radiasi. Itulah mengapa dokter anak selalu merekomendasikan untuk memberikan makanan yang mengandung beta karoten seperti pepayan dan wortel.

Akan tetapi, ibu harus juga pastikan gizi seimbang pada balita. Jangan sampai ibu memberikan terlalu banyak beta karoten ya. Jika balita ibu mendapatkan beta karoten dalam jumlah yang berlebihan, maka balita ibu akan mengalami penyakit kuning.

Oleh sebab itu, hindari terlalu sering memberikan makanan berbahan wortel ya bu.

Kelebihan Protein

Pasti ibu tahu protein itu sangat penting bagi perkembangan fisik dan otak balita. Akan tetapi, tahukah ibu ada hal buruk yang bisa terjadi saat kadar protein pada tubuh balita melebihi yang dianjurkan?

Salah satu efek buruk saat gizi seimbang pada balita tidak terpenuhi akibat dari kadar protein terlalu tinggi daripada nutrisi yang lain adalah kegemukan. Jadi, kegemukan pada balita itu tidak hanya disebabkan terlalu banyak lemak atau kandungan gula ya. Protein juga bisa menjadi penyebab kegemukan pada balita.

Akan tetapi, bukan itu yang paling dikhawatirkan. Ternyata, para ahli medis menemukan kerusakan hati dan otak juga bisa disebabkan oleh kelebihan kadar protein juga lho. Itulah mengapa ibu harus hati-hati memberikan makanan dan minuman yang mengandung protein ya. Agar gizi seimbang pada balita, ibu harus tahu berapa kadar protein yang diperlukan setiap hari oleh balita sesuai dengan usianya.

Kelebihan Vitamin D

Satu lagi nutrisi baik untuk perkembangan balita yang bisa berakibat buruk, yaitu vitamin D. Apakah ibu masih ingat dari mana vitamin D terbanyak bisa didapatkan? Betul sekali, dari sinar matahari pagi. Sayangnya, selain mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi, banyak ibu yang tetap memberikan sumber makanan yang juga mengandung vitamin D.

Ibu tahu apa yang terjadi? Pada saat dewasa nanti, anak berpotensi mengalami gagal jantung. Hal ini disebabkan vitamin D yang terlalu banyak membuat kalsium pun banyak dan mengendap pada jantung. Walhasil, anak ibu akan mudah sekali mengalami gagal jantung.

Lebih dari itu, gizi seimbang pada balita yang tidak tercapai akibat kelebihan vitamin D juga bisa mengakibatkan penyakit ginjal. Hal ini juga disebabkan vitamin D yang berlebihan membuat tubuh menyerap kalsium dalam jumlah yang banyak. Penimbunan kalsium bisa menyebabkan batu ginjal.

Dari keterangan tersebut, ibu tahu kan pentingnya memberikan gizi seimbang pada balita? Ketahui kadar setiap nutrisi yang dibutuhkan oleh balita setiap hari. Setelah itu, temukan makanan yang mengandung nutrisi tersebut.

Tiga nutrisi tersebut hanya contoh saja. Ada banyak lagi nutrisi lain yang jika jumlahnya terlalu berlebihan maka hal tersebut akan menyebabkan hal buruk terhadap kesehatan balita ibu. Untuk itu, pastikan ibu memperhatikan apa yang ibu berikan setiap hari. Menu makanan yang baik bagi balita itu bukan menu makanan yang mengandung kadar nutrisi yang banyak, tapi mengandung gizi seimbang pada balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *