Makanan Bergizi Tapi Justru Menjadi Pantangan Ibu Hamil

tanya pakar kehamilan
www.abiummi.com

Jangan menganggap semua makanan yang bergizi itu boleh dikonsumsi ibu hamil. Justru ada beberapa makanan yang nutrisinya baik namun semua itu pantangan ibu hamil.

Sebenarnya, hal ini tidak hanya berlaku untuk seorang ibu yang sedang mengadung saja. Semua orang harus mengkonsumsi makanan yang tidak hanya bergizi, tapi juga harus baik untuk diri mereka. Hal ini disebabkan ada makanan yang bergizi tapi tidak baik. Contohnya saja sate. Ini bergizi tinggi karena terbuat dari daging yang mengandung protein. Akan tetapi, makanan ini tidak baik jika dikonsumsi oleh orang yang memiliki darah tinggi. Sebaliknya, semangka itu buah yang menyegarkan namun tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang mengalami anemia.

Logika seperti itu pula yang menjadikan banyak makanan bergizi namun pantangan untuk ibu hamil. Lalu, apa saja makanan yang dimaksud?

Sate

Ada banyak sekali jenis sate yang ada di Indonesia. Ada sate ayam, sate kuda, sate kambing, dan lain sebagainya. Semuanya sangat baik dan bergizi menurut ahli medis. Akan tetapi, sate menjadi makanan yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil lantaran proses memasaknya.

Ibu pasti tahu sate itu hanya dibakar menggunakan arang. Apakah ibu yakin daging yang dibuat untuk sate tersebut benar-benar matang? Tentu saja. Berbeda jika daging direbus dibuat menjadi opor. Daging benar-benar matang karena dimasak dengan cara dipanaskan atau direbus dengan menggunakan api yang begitu panas.

Mengapa sate ini tidak boleh dikonsumsi? Sebenarnya, tidak hanya sate saja yang merupakan pantangan bagi ibu hamil. Semua makanan yang proses memasaknya tidak matang 100% itu tidak disarankan untuk dikonsumsi sekalipun itu makanan begizi. Pasalnya, masih ada kandungan berbahaya masih yang ada. Contohnya, pada daging sate, masih ada lemak dan juga bakteri yang mungkin masih hidup karena daging tidak benar-benar dimasak dengan matang.

Jadi, makanan seperti barbeque juga sebaiknya ibu tidak konsumsi. Ibu bisa mengkonsumsi masakan dari daging lainnya seperti opor ayam yang jelas dimasak secara matang.

Telur Mata Sapi

Paling enak sarapan nasi goreng dengan telur mata sapi. Selain enak, hidangan tersebut sangat mudah dibuat. Ibu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membuat sendiri hidangan seperti itu.

Akan tetapi, apakah ibu tahu ternyata telur mata sapi itu termasuk pantangan bagi seorang ibu hamil? Telur mata sapi itu bisa dikatakan hidangan setengah matang. Dan telur yang dimasak setengan matang itu sebaiknya ibu hindari. Seperti halnya sate, ada bakteri yang mungkin masih ada pada telur tersebut yang jika bakteri tersebut masuk ke dalam rahim, maka hal tersebut akan mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan.

Akan lebih baik jika ibu mengkonsumsi telur dadar yang jelas dimasak dengan matang. Atau lebih baik lagi jika ibu merebus telur yang masih bulat.

Nasi Goreng

Mungkin ibu bertanya-tanya mengapa nasi goreng termasuk pantangan bagi wanita hamil. Ini jauh lebih berbahaya dari sekedar sate dan telur mata sapi. Nasi goreng termasuk makanan yang mengandung tinggi kalori. Sementara itu, makanan dengan kandungan kalori terlalu tinggi sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Makanan seperti ini bisa menyebabkan efek negatif seperti kegemukan dan darah tinggi.

Ibu mungkin tidak percaya bagaimana bisa nasi goreng itu tinggi kalori. Ibu bisa lihat dari bahan yang digunakan. Ada mentega atau minyak sayur yang sudah jelas mengandung kalori yang tinggi. Belum lagi jika ditambah telur, daging, kerupuk, dan lain sebagainya. Dan nasi itu sendiri pun sudah mengandung kalori yang tinggi.

Itulah sebenarnya yang menjadi alasan mengapa nasi goreng bukan makanan sehat ibu hamil. Bagi ibu yang hobi sekali makan nasi goreng di pagi hari sebagai menu sarapan, ibu bisa ganti dengan menu makanan yang lain.

Kepiting

Seafood memang bagus untuk perkembangan janin di dalam kandungan. Hal ini disebabkan kandungan omega 3 yang sangat tinggi di berbagai jenis seafood. Akan tetapi, hal tersebut tidak menjadi alasan ibu bisa mengkonsumsi semua jenis seafood. Salah satunya kepiting. Ini merupakan jenis seafood yang sebaiknya ibu tidak konsumsi.

Ingin tahu alasannya? Setidaknya ada dua alasan. Yang pertama, kepiting mengandung protein yang sangat tinggi. Semua yang bersifat berlebihan itu tidak baik, tak terkecuali protein yang sebenarnya bagus untuk perkembangan janin di dalam kandungan. Akan tetapi, karena berlebihan, maka hal tersebut menjadikan efek negatif. Boleh saja ibu makan kepiting namun dalam kadar yang wajar.

Alasan kedua adalah kandungan merkuri atau logam berat. Faktanya, semua seafood itu mengandung merkuri. Namun, bukan berarti semuanya pantangan untuk wanita hamil. Harus dipilih juga jenis seafood yang secara umum memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Dan ternyata, kepiting itu mengandung merkuri yang cukup tinggi.

Meskipun demikian, ibu tidak perlu khawatir makan seafood. Asalkan ibu membersihkan benar-benar bersih dan memasak 100% matang, maka merkuri akan hilang sehingga seafood aman untuk ibu konsumsi.

Jika ibu ingin memenuhi kebutuhan nutrisi harian, sebenarnya ibu tidak perlu repot lagi. Sekarang sudah ada susu ibu hamil Frisian Flag Mama. Semua kandungan nutrisi yang ibu butuhkan sudah ada di dalam susu ini. Dan semua nutrisi ditakar sesuai dengan aturan dokter kesehatan kandungan.

Jadi, ibu harus hati-hati memilih makanan ketika sedang hamil. Dari penjelasan tersebut di atas, jelas bahwasannya ada makanan bergizi namun ternyata pantangan ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *