Maksimalisasi perkembangan bayi 11 bulan dengan cara berikut!

Perkembangan Bayi 11 Bulan
mybaby.co.id

11 bulan. Tidak terasa sebentar lagi anak anda akan menginjak 1 tahun. Awas, tetap pertahankan semangat anda karena yang anda lakukan pada 11 bulan ini akan berdampak pada perkembangan anak selanjutnya.

Ya, perkembangan bayi 11 bulan tentu sudah banyak mulai dari otot yang makin kuat disertai perkembangan imajinasi dan kemampuan komunikasi. Anda adalah kunci apakah nanti perkembangan bayi semakin baik ke depan atau malah hanya berhenti di tengah tengah saja. Agar anda bisa menjaga perkembangan bayi tetap berlanjut baik hingga usianya bertambah, cobalah 4 tips mudah yang dapat mempercerah masa depan bayi.

  1. Sedia buku dongeng

Dongeng anak adalah suatu bagian paling klasik dari pertumbuhan anak yang telah ada sejak jaman dahulu kala. Kisah kisah seperti Hercules, si Kancil dan kura kura, maling kundang, upik abu, si cantik dan si buruk upa, Bawang putih bawang merah, serta beragam cerita anak lain telah tersedia bahkan dalam bentuk cetak. Anda tidak perlu repot repot menyediakan properti dongeng, di pasaran sudah beredar buku dongeng anak dengan beragam model, mulai dari biasa sampai pop up dimana gambar bisa timbul 3D. Agar perkembangan bayi 11 bulan maksimal tugas pertama anda adalah menyediakan beberapa buku dongeng di rumah. Sebisa mungkin sediakan buku dongeng bermayoritas gambar daripada tulisan, terang saja anak anda 11 bulan, bila bukan anak ‘ajaib’ ia belum bisa memahami tulisan di dalamnya.

Tugas anda kedua, tentu saja membacakan dongeng pada anak dan memancing anak untuk ikut bercerita. Imajinasi anak sangatlah luas, orang tua perlu mengarahkan imajinasi tersebut sehingga muncul gambaran lebih jelas dan solid. Inti dari dongeng bukan pada isi buku, tapi cara anda mempresentasikan tokoh tokoh di dalamnya sehingga bayi terdorong mengikuti dan berkhayal semaunya. Bahkan, anda bisa memperluas jangkauan cerita sehingga menghasilkan dongeng versi anak dan anda sendiri. Toh, anda tidak sedang mengajar di depan kelas, anda sedang bercengkrama dengan anak sambil melatih otaknya.

  1. Amankan rumah

Berhubung mainan akan berujung pada meningkatnya gerak gerik anak di sekeliling, yang mana hal bagus, anda tetap harus waspada. Perabotan rumah termasuk musuh besar bayi, terutama perabotan berujung lancip plus berbahan keras. Akan sangat disarankan anda melihat sekeliling rumah dan buat daftar perabotan serta ruang berbahaya yang kemungkinan dapat mencelakakan bayi. Diskusikan dengan pasangan anda bagaimana cara membuat rumah anda aman dari bagian perabotan yang bak ranjau darat, sekali bayi kena maka kacau sudah. Anda dan pasangan sama – sama tidak punya pengalaman dekorasi rumah? Tenang saja, tersedia pula tips dan trik di internet atau anda bisa membeli buku mengenai cara memodifikasi perabotan agar aman bila terkena bayi.

  1. Bermain bersama

Banyak orang mengatakan ‘andaikan pertemanan itu bak masa kecil, kita hanya perlu bermain bersama dan kamu adalah teman aku selamanya’ dan pikiran ini tidak salah. Memang saat masih kecil, selama aktivitas menyenangkan hati, maka anak akan mengikuti tanpa paksaan. Berita baiknya, bermain mendorong perkembangan bayi 11 bulan terutama pada bagian kreativitas dan saraf motorik, anda adalah orang yang menentukan ke manakah arah kemampuan bayi di masa depan. Anda bisa memberikan mainan balok untuk mengasah kemampuan logika anak, alat lukis untuk melatih kreativitas anak, atau bola untuk meningkatkan kemampuan motorik anak.

Apapun keputusan anda, jauhkan anak dari teknologi. Pada era modern seperti ini, banyak orang tua memilih jalan praktis dengan membiarkan buah hati menonton TV, bermain hand phone, dan mengandalkan internet. Tanpa sound effect, video kualitas tinggi sekalipun, anak anda telah mendapat anugrah berupa kemampuan imajinatif. Teknologi hanya membuat otak anak makin tumpul setiap harinya, sekaligus merengangkan hubungan anak dengan ayah dan bunda. Sekali kali cobalah menurunkan alat elektronik anda, adakah individu yang masih bercengkrama bebas ketika tangan sudah dikunci oleh elektronik? Tentu tidak. Anak anda membutuhkan anda untuk bermain bersamanya bukan mesin dingin tanpa perasaan.

  1. Tanggapi bayi

Bagian paling melelehkan hati adalah saat bayi mengucapkan kata pertama, dan akan bertambah bahagia ketika malaikat kecil anda sudah mampu memanggil mama papa meski hanya setengah saja, seperti “ma” dan “pa”. Meski bayi anda hanya berbicara sepatah dua patah kata, sebenarnya ia sangat berjuang keras untuk menyampaikan madsud pikirannya, karenanya anda harus menanggapi dengan semangat pula. Yang dimadsud dengan semangat bukan berarti berteriak kencang di depan bayi saking berusaha ‘senang’ tapi tanggapi dengan banyak kalimat.

Semisal saja bayi berkata “ma..jah” yang anda tangkap maknanya sebagai “mama aku lihat gajah”. Biasanya orang tua yang diajak bicara (pada contoh ini mama) hanya menjawab sekenanya, “iya dek gajah”. Sebaiknya yang anda lakukan adalah memperluas topik gajah sehingga membentuk percakapan yang cukup panjang dan berarti. Dibanding hanya menjawab “iya dek gajah” cobalah bertanya balik “eh iya dek ? gajah di taman ya? Besar sekali ya dek!” dengan nada tertarik. Begitu pula ketika anda mengajak bayi berjalan – jalan keluar, kebun binatang misalnya. Tunjuklah binatang dan sebutkan namanya layaknya berbicara pada anak yang sudah paham seperti “dek coba lihat burung”. Hanya dengan langkah sederhana seperti ini anda sudah meningkatkan kemampuan komunikasi yang juga perkembangan bayi 11 bulan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *