Manfaat Kurma Sebagai Makanan Sehat Untuk Bayi 6 Bulan

makanan sehat untuk bayi 6 bulan
NDTV Food

Bulan Ramadan yang diberkahi sebentar lagi akan tiba. Semua umat muslim tentu tahu kebaikan di bulan Ramadan naik berkali – kali lipat, momen yang cukup tepat guna menanamkan Sunnah – Sunnah agama pada si kecil. Tidak perlu repot lagi berharap anak akan tumbuh sholeh maupun sholehah jika bunda dan ayah telah bekerja dari sekarang. Dimulai dari hal kecil seperti makanan sehat untuk bayi 6 bulan yang sesuai sabda rasul.

Masih ingatkah bunda dan ayah akan salah satu Sunnah rasul yakni memakan 3 biji kurma saat berbuka puasa ? Ya, kurma, salah satu buah favorit junjungan nabi Muhammad SAW. Benarkah biji kurma hanya sebagai buah manis nan melegakan saja ? sejauh ini anggapan seputar kurma di kala berbuka puasa hanya sebagai pengganti gula setelah berpuasa seharian. Padahal, kurma sendiri bisa dijadikan makanan sehat bayi 6 bulan di kala puasa maupun tidak.

Agama islam jarang sekali menyarankan sesuatu tanpa ada manfaatnya. Beberapa ayat Al Qur’an maupun Sunnah dari nabi dan rasul secara medis telah terbukti benar ada faedah alias kebaikan. Menanamkan kecintaan memakan buah kurma sejak dini tentu bisa bermanfaat baik dari segi agama maupun medis. Berikut ini adalah beberapa manfaat buah kurma menurut dunia kesehatan masa kini :

1. Melawan penyakit usus

Sakit perut tentu bukan hal yang aneh lagi di kalangan bayi. Mulai dari (maaf) mencret sampai dengan sembelit (kesulitan buang air besar) semua dilakoni oleh bayi. Usus tidak ketinggalan kena serangan bakteri dari luar maupun dalam sehingga berakibat aneka ragam penyakit di daerah perut kian menjadi. Orang tua sampai geleng geleng kepala kalau sudah menyangkut pencernaan bayi.

Buah kecil asal arab ini ternyata bisa menjadi solusi pencernaan anak. Secara medis, kurma ternyata mampu melawan bakteri yang numpang menetap di pencernaan. Ditambah lagi, kurma juga bersahabat dengan bakteri baik guna melawan bakteri dan parasit antagonis. Asal tahu saja, bakteri baik masuk dalam tubuh terkadang ikut hancur sia – sia, untung saja, kurma malah bisa berteman dengan bakteri bermanfaat tersebut.

2. Melindungi ginjal bayi 

Ginjal cukup terkenal dengan tugasnya mencuci darah maupun segala macam racun yang masuk dalam tubuh. Ibarat rumah, ginjal bisa dibilang ruang cuci baju. Tanpa keberadaan ginjal, tubuh akan gampang sakit terlepas dari pola konsumsi sehari – hari. Penting sekali menjaga ginjal bahkan pada usia dini sekalipun. Jangan sampai ginjal gratis dari lahir rusak sia – sia, mengingat permintaan ginjal yang melambung tinggi di pasaran menandakan banyaknya orang menyesali pola hidup tidak sehat.

Typhoid, hepatitis hanya segelintir penyakit ginjal paling umum muncul di kalangan bayi. Masih ada ribuan penyakit ginjal lain yang menanti untuk membukakan gerbang bagi kuman dan bakteri menyerang organ tubuh keseluruhan. Ilmu modern, meneliti kurma dan menyatakan bahwa buah kurma bisa membantu melindungi ginjal. Memasukkan kurma dalam menu makanan bayi akan sangat membantu.

3. Gigi lebih kuat 

Senyuman indah dengan deretan gigi putih bersinar bak bintang iklan, orang tua mana yang tidak mau anaknya terlihat menawan. Umumnya, menggosok gigi, atau meminum asupan kalsium banyak disarankan guna memperindah pertumbuhan gigi, dan memang ada benarnya saran demikian. Walaupun, ada satu cara lagi yang kerap dilupakan yakni latihan gigi.

Anggota tubuh yang banyak dilatih akan membentuk kepadatan sehingga terlihat lebih indah. Berlari membuat kaki lebih kokoh dan jenjang. Menari membentuk tubuh langsing, dan volli bikin pantat lebih sekal merupakan bukti nyata aktivitas rutin berbuah hasil. Gigi, tentunya punya latihan tersendiri agar tumbuh kuat dan cepat yakni mengkunyah kurma.

Struktur kurma cukup lengket dipadu dengan rasa manis. Bangsa Arab terkenal dengan giginya yang cukup kokoh tanpa menyadari bahwa buah tanah asalnya adalah pahlawan gigi tanpa tanda jasa. Karena struktur kurma cukup berat meski terlihat ringan, mengkunyah kurma bisa menjadi latihan tersendiri bagi bayi. Semakin sering mengkonsumsi kurma, gusi bayi terangsang dengan gigi yang cukup terlatih dalam mengkunyah menjadikan keseluruhan mulut bayi tumbuh kuat.

4. Pereda demam

Bayi sudah sewajarnya terkena demam bahkan di bulan Ramadan sekalipun. Tidak ada hubungannya antara berpuasa dengan demam, kondisi lelah bisa saja memicu demam. Kepanikan tidak ada gunanya ketika mengatasi demam pada bayi, hanya solusi yang sebaiknya dicari dibanding berdiam khawatir. Mengingat banyaknya manfaat dalam satu buah kurma, tentu timbul pertanyaan adakah fungsi kurma kala bayi demam ?

Bangsa Arab telah mencoba menyuapi kurma seolah kurma dan apel tak jauh berbeda. Salah satu cara memberikan kurma pada bayi di kala kondisinya cukup lemah adalah melalui minuman hangat. Menghancurkan kurma dan campurkan dalam air atau susu hangat bisa membantu bayi menyerap kurma di kala kondisi tidak sehat. Mengingat kekayaan nutrisi dalam kurma, tidak heran demam bisa diturunkan dengan lebih baik.

Melawan penyakit usus, melindungi ginjal, memperkuat gigi, dan mengatasi demam hanya sebagian dari banyaknya manfaat buah kurma. Memperkenalkan kurma sebenarnya disarankan pada bayi 6 bulan maupun bayi yang lebih tua. Di pasaran Indonesia, kurma sebetulnya sudah banyak beredar, orang tua tidak perlu ke tanah suci. Harap diingat beberapa jenis kurma seperti kurma yang telah dikeringkan bukan makanan sehat untuk bayi 6 bulan yang pas karena bisa menimbulkan resiko tersedak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *