Membantu Si Kecil yang Sedang Belajar Bicara

Belajar Bicara
Ibu & Balita

Usia 1,5 – 2 tahun adalah usia yang pada umumnya si kecil akan mulai belajar bicara. Tapi walau begitu, perkembangan dan kecepatan setiap anak berbeda-beda, sehingga di usia yang sama, jumlah kata-kata yang bisa diucapkan si kecil bisa kurang atau lebih dari anak-anak lain seusianya. Kalau si kecil sudah mencapai atau melebihi usia 2 tahun dan masih belum lancar berbicara, jangan terlalu khawatir, karena banyak faktor yang bisa mempengaruhi cepat atau lambatnya seorang anak untuk berbicara dan bagaimana cara membentu si kecil supaya lebih cepat belajar. 

Kenapa si kecil terlambat berbicara?

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi lambatnya si kecil untuk mulai berbicara, tapi beberapa hal perlu diperhatikan sebelum memberikan si kecil perlakuan lebih lanjut, supaya tidak memberikan perlakuan yang salah. Pastikan anda sudah punya informasi yang cukup untuk mengidentifikasi apakah si kecil memang belum bisa berbicara, atau ada masalah lain yang mempengaruhi si kecil untuk belajar bicara.

Walaupun belum mulai berbicara atau pembicaraannya terhambat, anda tidak perlu khawatir kalau si kecil masih merespon jika namanya dipanggil, mencoba berkomunikasi walaupun kata-katanya mash terputus-putus atau kurang jelas, tidak punya masalah dengan pendengarannya, dan tidak menunjukkan gejala-gejala masalah psikologis dan/atau kelainan. Kalau anda merasa si kecil memiliki salah satu atau lebih dari ciri-ciri tersebut, maka anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis anak untuk memperjelas tindakan lanjut yang harus diambil.

Kebanyakan anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam belajar bicara dipengaruhi oleh hal-hal di lingkungannya, seperti kebiasaan bermain sendiri, dan kebiasaan melakukan aktifitas yang pasif seperti terlalu banyak nonton televisi, sehingga tidak terlatih untuk bicara. Kebiasaan tinggal di lingkungan keluarga bilingual atau dua bahasa juga bisa membuat si kecil sedikit bingung untuk memulai bicara, tapi tidak perlu dikhawatirkan, karena hal ini sangat baik untuk kemampuan bahasa ketika sudah memasuki usia sekolah walaupun membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama.

Jadi, apa yang perlu dilakukan supaya si kecil cepat belajar bicara?

Salah satu hal yang paling pening diingat untuk membantu pembelajaran si kecil untuk berbicara adalah dengan terus-terusan mendorong si kecil untuk terus aktif berbicara. Cara paling simple dan mudah yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan terus mengajak si kecil berbicara melalui permainan  yang interaktif. Misalnya, dengan permainan yang mengajarkan si kecil untuk menyebut satu atau dua patah kata dan menanyakan kembali agar dia menjawab dengan kata-kata yang sudah diajarkan. Contoh yang mudah adalah dengan mengenalkan si kecil dengan nama-nama binatang dan menceritakan sedikit tentang binatang tersebut, seperti “ini sapi, sapi makan rumput”. Kalau si kecil sudah menguasai tahap ini, anda juga bisa melanjutkan dengan merangkai cerita-cerita pendek bersama si kecil. Sering membaca buku cerita bergambar juga sangat membantu, dan beri kesempatan si kecil untuk bertanya sambil bercerita.

Kalau si kecil memang senang nonton televisi, sebaiknya pasang acara khusus anak-anak yang bisa mendorong mereka untuk menjawab, dan dampingi mereka supaya lebih bersemangat dan tertarik untuk menanggapi. Selain acara televisi atau tontonan yang menarik, pasanglah lagu-lagu anak dengan kosa kata yang simple, agar si kecil lebih mudah untuk ikut bernyanyi.

Dengan mengikuti saran-saran diatas, si kecil diharapkan akan lebih cepat untuk berbicara. Tapi jangan lupa, biasakan si kecil untuk bisa berinteraksi dengan anak-anak seusianya supaya bisa berkomunikasi lebih baik selama belajar bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *