Membuat anak betah di tempat tidur bayi

tempat tidur bayi
Johnson’s Baby Indonesia

Banyak bayi seperti menganggap kalau tempat tidur bayi itu adalah penemuan manusia yang mengerikan. Dekapan ibu jauh lebih nyaman, dan memang terang saja.Terkadang. Tapi tidak setiap waktu, karena seorang ibu sering merasa sangat lelah.

Ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk membantu bayi anda merasa aman dan nyaman selama tidur di tempat tidur bayi. Mohon diingat kalau anda tidak dapat mengubah rutinitas bayi dalam waktu sehari. Bayi adalah pecinta rutinitas dan mereka membutuhkan kehangatan orang tua guna merasa aman. Berikan waktu setidaknya seminggu, untuk menerapkan tips dibawah ini:

  1. Kecilkan ukuran ranjang bayi

Bayi yang baru lahir, memiliki pengelihatan kurang baik, dan terbiasa dengan lingkungan sempit namun hangat seperti saat masih tinggal di dalam rahim, tentu merasa kasur barunya terlihat seperti tempat paling menakutkan! Karenanya kecilkan ukuran ranjang bayi anda.

Letakkan gulungan selimut atau kain untuk membuat ilusi di mata bayi bahwa ranjang cukup kecil. (Tolong pastikan gulungan kain atau selimut cukup erat agar tidak jauh di kepala bayi).

Bayi yang baru lahir, sering merasa ingin untuk memiliki barang barang yang lembut di dekat kepala agar merasa aman. Gulunglah selimut hingga menjadi kecil atau anda dapat memakai handuk, taruh di dekat atas kepala bayi, bisa membuat perbedaan besar bagi bayi. Sekali lagi, pastikan anda tidak menaruh apapun yang dapat jatuh di kepala bayi.

  1. Aroma ayah atau ibu

Gulung kaus yang anda atau pasangan Anda pakai, dan letakkan di dekat kepala bayi sebagai bagian dari kasur kecil yang kamu buat. Jika kasur ber aroma seperti ayah atau ibu, bayi kemungkinan besar merasa lebih aman.

  1. Suhu yang hangat

Sebelum kamu menidurkan bayi di kasur, pastikan kasur bayi kamu tidak terlalu dingin. Kamu dapat menaruh botol berisi air hangat (bukan panas) atau sejenisnya di kasur bayi untuk beberapa menit sebelum memutuskan untuk merebahkan bayi.

Lebih baik lagi jika anda gunakan kantung tidur untuk bayi anda, apabila suhu lingkungan kamu cukup dingin. Dengan kantung tidur, bayi anda lebih merasa aman atau setidaknya suhu di sekitar bayi terjaga, membantu bayi terus merasa nyaman.

Kantung tidur (dasarnya adalah selimut praktis) sangat sempurna untuk bermacam macam bayi, terutama bayi berusia 1 bulan. Mungkin anda telah sadar, terutama bayi yang masih pertama kali disusui dengan ASI (Air Susu Ibu) sering buang air besar setiap kali ia selesai makan. Artinya, kamu akan harus mengganti diaper pada malam hari dari waktu ke waktu.

Dengan kantung tidur yang mudah dibuka untuk pergantian popok, bahkan bisa saja kamu mengganti popok tanpa membangunkan bayi karena bayi kecil kemungkinan merasa kedinginan. Saat ini sudah ada desain kantung tidur yang bisa dibuka dari bawah tanpa harus membuka seluruhnya. Beberapa ibu merasa senang karena bayi tidak mudah bangun saat diganti popoknya serta tidak perlu khawatir, bayi tetap aman tanpa rasa dingin dibanding dengan menggunakan selimut biasa.

Untuk anda yang memilih metode air hangat dalam botol, pastikan ranjang tidak menjadi terlalu hangat atau segera ambil sebelum menidurkan bayi.

  1. Langsung tidurkan bayi saat masih terjaga

Terutama bayi yang masih muda, umumnya dapat ditinggal di ranjang saat masih bangun, jika bayi merasa senang dan capek. Biasanya berhasil untuk banyak bayi yang masih berusia 3 minggu.

Cukup siapkan pakaian tidur bayi, taruh di ranjangnya, ucapkan selamat tidur dan tinggalkan kamar. Kamu bisa saja bangun dengan kejutan bahwa cara ini berhasil!

Tentu saja untuk bayi yang lebih tua akan susah karena bayi berusia diatas 3 minggu sudah mulai sadar akan keadaan, tapi tidak ada salahnya mencoba.

Jangan terlalu dipaksa, apabila bayi kerap menangis, cobalah peluk beberapa saat sebelum kamu rebahkan di ranjang. Belum berhasil juga? Tidurkan bayi terlebih dahulu sambil digendong barulah taruh di atas ranjang.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *