Mengatasi Anak Pemalu Dengan Mengajarinya Berinteraksi

mengatasi anak pemalu
Image Source: Scary Mommy

Jika anak malu atau menjadi pemalu di usia dini , itu bukan merupakan bagian dari perkembangan. Dalam mengatasi anak pemalu Anda bisa melakukan beberapa hal. Jika anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang pemalu, sifat tersebut merupakan suatu hasil dari proses belajar dalam lingkungan sekitarnya. Di usia tertentu termasuk usia balita si kecil akan belajar berinteraksi dengan sekelilingnya. Respon  yang dihasilkan oleh setiap anak juga tidak sama, ada anak yang mudah menyatu dan akrab dengan situasi baru, ada juga anak yang memerlukan waktu untuk mengamati lingkungan baru sebelum akhirnya ia dapat bergabung dan akrab dengan lingkungan barunya tersebut.

Walau memang belum ada penelitian pasti yang membuktikan jika  anak pemalu mengalami kesulitan pelajaran atau gagal dalam pekerjaan yang dilakukan. Akan tetapi menumbuhkan rasa percaya diri pada anak merupakan hal yang paling mendasar untuk kehidupan sosialnya dimasa yang akan datang. Disamping itu, rasa percaya diri juga ikut serta dalam membentuk pola pikir seseorang yang mempengaruhinya dalam melakukan tindakan. Dengan demikian, hal tersebut akan memudahkan anak dalam bersosialisasi, menunjukan potensi diri dengan rasa percaya diri yang nantinya berujung pada keberhasilan .

Penyebab Dan Cara Menghadapi Anak Pemalu

Sifat dan sikap pemalu pada anak dapat diakibatkan oleh beberapa penyebab diantaranya yaitu:

  • Kurang Bergaul

Sifat pemalu akan terjadi jika  anak hidup dengan masalah karena di abaikan oleh orang tuanya, atau dibesarkan pada keluarga yang mengasingkan diri, terlalu mengekang, sehingga mereka tidak bisa melakukan dan mengalami hubungan sosial yang normal dengan masyarakat lain. Sehingga ketika anak dikenalkan pada masyarakat, mereka akan cenderung lebih banyak diam dan ingin terus bersama Anda sebagai orang tuanya.

  • Pengalaman Kurang Baik

Saat anak mengalami banyak kejadian yang menyebabkannya mempunyai penilaian malu. Hal ini akan berpengaruh pada cara berpikirnya yang berhubungan pada perilakunya. Contohnya, ketika ia tampil menyanyi di depan banyak orang dengan banyaknya penonton, dengan begitu anak Anda akan beranggapan bahwa berdiri didepan orang banyak merupakan  hal yang memalukan sehingga ia akan berhenti melakukan hal tersebut sebab perasaan malu yang dirasakannya cukup besar.

  • Anak Merasa Diperhatikan Banyak Orang

Anak pemalu biasanya sering kali merasa dirinya diperhatikan banyak orang atau ia akan merasa malu jika dirinya menjadi bahan perbincangan banyak orang. Hal seperti ini pula yang menyebabkan anak takut dan khawatir untuk bertindak atau berpendapat sebab khawatir apa yang dilakukannya salah dan menjadi bahan tertawaan semua orang.

  • Pola Asuh Awal Yang Kurang Tepat

Rasa malu pada anak kemugkinan dapat terjadi karena pola asuh awal yang tidak tepat saat anak masih bayi terutama di 2 tahun usia pertamanya. Sebab otak bayi di usia tersebut mengalami perkembangan yang cukup pesat dan diusia ini merupakan masa dimana bayi mulai mengembangkan cara bersosialisasi. Contohnya, kebiasaan Anda yang akan langsung berlari dan menggendong bayi ketika ia menangis. Bayi yang memperoleh perlakuan seperti ini akan menjadi bayi yang manja dan merasa dicintai orang tuanya. Perasaan seperti ini tentunya baik bagi bayi, akan tetapi bila diberikan secara berlebihan seperti memperlakukan anak seperti raja yang selalu dilayani setiap waktu  tidak terlalu baik baginya.

Anak yang selalu dimanja tentu akan merasakan kehilangan dan kesepian seakan tidak ada pegangan dan tak tahu apa yang perlu dilakukan ketika mereka berada jauh dari orang tuanya. Sedangkan anak yang saat masih bayi tidak selalu dimanja oleh orang tuanya, cenderung dapat mengatasi rasa kesendirian dan bisa menunjukkan rasa percaya dirinya dengan baik.

  • Tidak Mendapatkan Kesempatan Berinteraksi

Salah satu penyebab yang membuat anak menjadi pemalu bisa jadi dipicu sebab ia tidak memiliki teman seusianya sebagai teman bermain. Sehingga ia menjadi jarang melakukan interaksi dengan orang lain dan saat  ia bertemu dengan orang baru di lingkungan sekitar, mereka tidak tahu bagaimana cara berinteraksi. Selain itu mereka juga tidak akan  memperkenalkan dirinya dengan orang lain sebab tidak pernah diajak keluar main, pergi ke taman atau tidak satu sekolah. Anak yang tidak mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan anak sebayanya karena ruang geraknya hanya terbatas dengan keluarga di rumah akan membuat anak mempunyai anggapan bahwa orang lain selain keluarganya merupakan sebuah ancaman yang harus dihindari. Dan hal ini juga yang membuatnya menarik diri dari keramaian dan lingkungan sekitar.

Cara Mengatasi Anak Pemalu Agar Mudah Untuk Bersosialisasi

Anda beberapa faktor pemicu yang dapat membuat anak menjadi pemalu. Akan tetapi jangan khawatir, sebab sifat pemalu pada anak bukan merupakan bagian dari perkembangan, melainkan sebagai hasil dari proses belajar dari lingkungannya.

Itu artinya Anda para orang tua masih dapat mengatasi sifat pemalu pada si kecil. Berikut ini beberapa cara mengatasi anak tidak mau bersosialisasi;

  • Biarkan Anak Melakukan Banyak Kegiatan

Berikan  pola asuh yang baik pada anak Anda sejak ia masih kecil, dengan cara memberikan kesempatan baginya untuk melakukan eksplorasi terhadap semua hal yang ia harapkan. Yang tentu saja ada dalam pengawasan Anda jika  si kecil melakukan kegiatan, eksplorasi atau hal lainnya yang beresiko membahayakan untuk anak Anda. Biarkan buah hati Anda tumbuh dan berkembang membangun citra dirinya sendiri dan sedikit bantuan dari Anda.

  • Dukungan Orang Tua

Dukungan dan juga dorongan orang tua merupakan  hal paling penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak. Ketika anak belum berhasil melakukan sesuatu, jangan pernah memarahinya atau menganggapnya lemah. Sebab haltersebut hanya akan membuat anak tertekan dan semakin kurang  percaya diri. Oleh sebab itu, dalam mengatasi anak pemalu Anda harus tetap memberikan motivasi dan kepercayaan bahwa ia dapat melewati dan melakukannya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *