Mengenal Ciri Perkembangan Balita berdasarkan Usia Balita

perkembangan balita
pic ( https://www.facebook.com/ibudanbalita )

Perkembangan balita kesayangan anda merupakan fase yang sangat menyenangkan dan tidak mungkin untuk dilewatkan. Ya, bagaimana tidak, sebagai orang tua tentunya anda sangat mengharapkan sang buah hati kelak bisa menjadi kebanggaan. Ketika anak anda masih balita, tentu anda sangat memerhatikan perkembangannya. Karena pada usia tersebut, balita sedang berada pada masa keemasannya untuk dapat melakukan banyak hal dan merupakan waktu yang sangat tepat untuk dapat merangsang saraf motoriknya.

Tetapi, para moms harus tau, bahwa secara normal, perkembangan pada balita anda akan terjadi secara bertahap. Dan hal tersebut tidak serta merta terjadi secara tiba – tiba. Perkembangan balita seperti merangkak, duduk, hingga berjalan merupakan serangkaian proses yang tentunya tidak terjadi dengan cepat dan serba instan. Banyak faktor yang menjadi pertimbangan seperti misalnya kesiapan fisik yang notabenenya ditentukan oleh usia.

Usia adalah hal yang pasti dari balita. Dengan mengetahui usia, anda bisa mengetahui jenis stimulus apa yang bisa diberikan pada balita anda untuk merangsang bagian tubuhnya yang saat itu sedang berkembang. Disini kita bisa melihat bahwa ada hubungan antara usia balita dengan perkembangannya.

Lalu, seperti apa usia dan perkembangan balita itu saling berkesinambungan? Berikut adalah ulasannya!

  • Berguling

Ciri perkembangan balita yang pertama adalah berguling. Pada fase ini, bayi anda berusaha untuk menggerakkan badannya ke kiri dan kanan. Biasanya, bayi anda mulai berusaha berguling di usia 1.5 hingga 2 bulan. Jadi, usahakan ketika usia tersebut, pastikan bayi anda berada di tengah kasur. Karena apabila anda meletakkan bayi anda terlalu mendekati pinggir kasur, ketika ia sedang mencoba untuk berguling, salah – salah nanti justru jatuh. Tentu hal demikian sangat moms hindari karena akan meninggalkan trauma pada bayi anda.

  • Tengkurap

Setelah satu bulan paska berguling, usia bayi anda telah mencapai 3 – 4 bulan. Dimana pada usia tersebut, bayi anda sudah mampu tengkurap karena otot lehernya sudah kuat. Fase ini merupakan fase lanjutan dari berguling yang hanya menggerakkan tubuh ke kiri dan kanan namun lambat laun ia sudah menahan pada salah satu sisi dan kemudian ia dapat tengkurap dan memandang lurus kedepan.

  • Mendongak ( Mengangkat Kepala )

Masih di usia 4 bulan, selain sudah mampu tengkurap. Hal yang selanjutnya mampu dilakukan oleh balita anda adalah mendongakkan kepala. Dimana, kekuatan otot leher bekerja sama dengan sendi antara tulang belakang dan tulang leher membuat bayi mampu untuk mengangkat kepala dan memandang lurus kedepan. Hal ini dapat melatih ketajaman pengelihatan dari bayi anda.

  • Berusaha Meraih Benda

Diusia sekitar 5 sampai 6 bulan, bayi anda sudah mulai untuk meraba – raba dan menggapai benda disekitar. Rasa keingintahuan pada usia tersebut membuatnya berusaha sedemikian rupa untuk meraih benda – benda yang dilhatnya. Pada tahap ini, perkembangan balita sudah mencapai tahapan yang cukup baik, artinya ia memiliki penglihatan yang tajam dan kemampuan untuk menggapai meskipun belum mampu menggenggam secara sempurna.

  • Memegang Benda

Memasuki usia 7 bulan, keterampilan bayi sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Otot pada jari – jari dan telapak tangannya sudah mampu digunakan untuk meraih beda. Pada usia tersebut, biasanya, anak akan menggunakan kedua tangannya untuk mengambil barang yang ia lihat dan tertarik. Kemudian pada usia sekitar 8 bulan, ia sudah mampu untuk menggenggam benda dengan 1 tangan dan 1 tangan lainnya digunakan untuk bermain dengan benda tersebut.

  • Duduk

Di usia yang sama, otot punggung dan leher sudah kuat serta didukung oleh tulang belakang balita yang semakin berkembang. Maka ia sudah mampu untuk duduk. Biasanya, bayi akan mencoba untuk duduk, diawali dengan tidur terlentang kemudian bagian bokongnya sudah dapat menopang tubuhnya untuk duduk.

  • Merangkak

Sekitar akhir usia 8 bulan, bayi sudah dapat merangkak. Hal ini dikarenakan saraf motorik dan fisiknya sudah cukup mampu untuk menahan bobot tubuhnya. Untuk beberapa kasus, seorang anak sudah dapat merangkak pada usia 7 bulan.

  • Berjalan

Jika balita anda telah memasuki usia 10 – 12 bulan, otot – otot pada kaki terutama sendi pada lutut dan pangkal paha sudah bisa menopang bobot tubuhnya dan anda mulai bisa untuk mengajarinya berjalan. Rangsang anak anda dengan cara yang beragam untuk dapat bergerak dan mulai berjalan.

Sekian info tentang balita anda yang saat ini sedang anda didik. Semoga bermanfaat untuk info perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *