Mengenal Penyebab Infeksi Usus Yang Dialami Oleh Balita

penyebab infeksi usus
www.friso.co.id

Penyebab infeksi usus bisa bermacam-macam. Sayangnya, gejala yang sering dilihat oleh orang tua ketika balita mengalami masalah ini hanya berupa sakit perut saja. Padahal, ada tanda-tanda lainnya yang menunjukkan usus balita mengalami infeksi. Dalam hal ini, ibu harus tahu lebih banyak hal lagi tentang gejala infeksi pada usus.

Namun, bukan itu yang paling penting. Yang terpenting adalah apa yang harus ibu lakukan ketika si kecil mengalami infeksi pada bagian usus. Apakah ibu harus langsung membawa si kecil ke dokter? Tentu saja ini tindakan yang sangat baik tapi kurang tepat. Bagaimana jika infeksi usus dialami oleh si kecil di tengah malam hari? Setidaknya ibu harus tahu pertolongan pertama yang harus dilakukan.

Tanda-Tanda Balita Mengalami Infeksi Usus

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kebanyakan orang tua hanya mengetahui infeksi pada usus hanya terlihat ketika balita merintih kesakitan sambil memegang perut. Padahal, sakit perut bukan satu-satunya gejala infeksi usus.

  • Kehilangan Nafsu Makan

Banyak orang tua yang sibuk mencari tips bagaimana mengatasi anak yang kehilangan nafsu makan. Jika ditelusuri, penyebabnya bisa saja infeksi usus. Jadi, percuma saja jika ibu mencari tips mengatasi nafsu makan yang biasanya menyarankan agar mengganti menu makanan, mengubah makanan menjadi lebih menarik, dan lain sebagainya. Padahal, yang harus ibu lakukan adalah mengatasi infeksi yang terjadi pada usus balita.

Tentu harus dilakukan observasi terlebih dahulu kenapa balita kehilangan nafsu makan. Bukan tidak mungkin hal ini disebabkan oleh infeksi usus. Jadi, penyebab infeksi usus ini yang harus dicari tahu.

  • Demam

Umumnya, demam disebabkan karena peralihan cuaca atau ketika pancaroba. Banyak balita yang mengalami demam saat kondisi cuaca semacam ini.

Akan tetapi, demam juga bisa disebabkan oleh infeksi usus. Jika cuaca tidak begitu ekstrim dan tidak banyak balita yang mengalami demam, ada kemungkinan demam yang dialami oleh si kecil disebabkan oleh infeksi usus.

  • Sembelit

Infeksi usus hampir selalu berhubungan dengan masalah pencernaan seperti sembelit. Jika hal ini terjadi, ada kemungkinan usus mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri tertentu.

  • Diare

Selain sembelit, diare sering dialami oleh balita yang mengalami infeksi usus.

Jadi, banyak sekali hal yang menjadi gejala infeksi usus. Penyakit ini tidak hanya ditunjukkan oleh sakit perut saja.

Pertolongan Pertama yang Harus Ibu Lakukan

Setelah ibu tahu gejala-gejala apa saja yang terjadi saat usus balita mengalami infeksi, selanjutnya ibu harus tahu langkah atau pertolongan pertama yang bisa ibu lakukan.

  1. Rehidrasi

Rehidrasi adalah proses memberikan cairan kepada si kecil. Ini hal paling pertama yang harus ibu lakukan. Ibu bisa memberikan air putih lebih banyak kepada si kecil ketika ibu yakin ia mengalami masalah yang disebabkan oleh infeksi usus.

Jika ibu merasa si kecil sangat lemas, ada baiknya ibu membuatkan elektrolit. Ambil satu gelas air lalu campurkan ke dalam air tersebut sedikit garam dan gula. Aduk dan minumkan kepada si kecil. Minuman ini akan membuat anak terhindar dari dehidrasi yang menyebabkan tubuhnya lemah dan lesu.

  1. Memberikan Obat Penurun Demam

Tidak semua balita yang mengalami infeksi usus suhu tubuhnya tinggi. Akan tetapi, jika hal ini terjadi, maka segera berikan obat penurun panas. Ini penting untuk mencegah demam yang sangat tinggi yang bisa menyebabkan kejang-kejang.

Dua langkah tersebut harus ibu lakukan sebagai langkah pencegahan agar infeksi pada usus yang dialami oleh si kecil tidak semakin parah. Selanjutnya, ibu bisa bawa si kecil ke dokter anak untuk mendapatkan perawatan khusus.

Biasanya, dokter anak akan memberikan obat berupa antibiotik. Obat ini diberikan jika penyebab infeksi usus adalah bakteri. Dokter akan melakukan observasi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi usus.

Langkah Pencegahan Yang Bisa Ibu Lakukan

Ibu pasti setuju dengan ungkapan mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh sebab itu, sebelum si kecil mengalami infeksi usus, ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan sebagai langkah pencegahan.

Yang pertama, biasakan si kecil selalu cuci tangan dengan sabun sebelum makan. Makan makanan apapun, sebaiknya ibu arahkan agar si kecil pergi ke kamar mandi dan cuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun.

Yang kedua, ibu harus mencuci bahan yang ibu gunakan untuk masak benar-benar bersih. Bisa saja bakteri itu muncul dari bahan seperti sayuran yang ternyata tidak ibu cuci dengan baik. Buah-buahan pun demikian harus dicuci dengan bersih. Jika perlu, sayuran dan buah-buahan dicuci dengan sabun tertentu.

Yang ketiga, biasakan si kecil mengkonsumsi buah-buahan. Ternyata, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang padat bisa menjadi salah satu penyebab infeksi pada usus lho. Itulah mengapa mengkonsumsi makanan yang padat harus diimbangi dengan mengkonsmsi buah-buahan yang segar. Akan lebih baik jika buah-buahan dijadikan sebagai appetizer atau hidangan penutup setiap kali selesai makan.

Semoga dengan melakukan langkah pencegahan tersebut balita ibu terhindar dari infeksi usus. Dan yang tak kalah penting lagi adalah tercukupinya probiotik. Ini merupakan bakteri baik yang akan menyerang bakteri jahat penyebab infeksi usus. Probiotik ini bisa didapatkan dari susu pertumbuhan Friso Gold. Jadi, ibu harus pastikan si kecil selalu mengkonsumsi susu untuk pertumbuhan balita setiap hari. Dengan demikian, kebutuhan nutrisi terpenuhi dan kesehatan usus selalu terjaga.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *