Mengkonsumsi Susu Ibu Hamil Bisa Menurunkan Resiko Bayi Lahir Cacat

susu ibu hamil
Ibu dan Balita

Kabar tentang bayi lahir dalam keadaan cacat atau dengan kelainan tertentu selalu saja muncul. Terutama di Indonesia, angka cacat lahir sangat memprihatinkan. Kementrian kesehatan sangat concernĀ terhadap dua hal, yaitu angka kematian bayi dan juga cacat bawaan.

Jika ibu sekarang sedang hamil, tentu saja ibu khawatir. Jangan sampai bayi yang ibu kandung mengalami cacat bawaan ya.

Sebenarnya cacat bawaan ini sudah bisa dideteksi saat masih ada di dalam kandungan. Hanya saja, banyak ibu yang tidak mau melakukan apa yang dianjurkan oleh dokter kandungan, yaitu rutin konsultasi kehamilan dengan bidan atau dengan dokter kandungan dan selalu mengkonsumsi susu ibu hamil setiap hari.

Dengan melakukan dua hal tersebut, sebenarnya resiko bayi terlahir dalam keadaan cacat entah cacat fisik maupun cacat mental bisa diantisipasi.

Peran Susu untuk Mencegah Bayi Lahir Cacat

Sebenarnya buka susu saja yang berperan untuk mencegah bayi mengalami cacat ketika lahir. Berbagai jenis makanan juga memiliki peran yang sama asalkan ada kandungan berupa asam folat.

Hanya saja, untuk mendapatkan asupan nutrisi ibu hamil berupa asam folat, yang paling mudah adalah dengan cara mengkonsumsi susu untuk ibu hamil. Selain mudah, kandungan asam folat di dalam susu kehamilan juga sudah disesuikan dengan kebutuhan. Hal ini disebabkan sebelum diproduksi, ahli gizi sudah menentukan berapa kadar nutrisi yang harus ada di dalam susu terutama nutrisi berupa asam folat.

Sayangnya banyak ibu hamil tidak menyepelekan hal ini. Mereka tidak mau minum susu untuk ibu hamil lantaran merasa sudah sehat. Mereka melihat banyak ibu hamil yang tidak minum susu dan akhirnya anak yang dilahirkan juga sehat.

Tentu saja jika mereka mengutarakan alasan tersebut, sangat sulit bagi mereka agar mau rutin minum susu kehamilan setiap hari. Apalagi jika mereka menganggap susu menjadi penyebab mual dan muntah yang mereka alami setiap hari. Semakin sulit untuk meyakinkan bawasannya mengkonsumsi susu dalam masa kehamilan itu sangat penting.

Mungkin mereka harus tahu bagaimana asam folat di dalam susu untuk ibu hamil sangat berperan untuk mencegah bayi lahir dalam keadaan cacat. Bahkan, asam folat ini juga sangat penting untuk mencegah beberapa penyakit berbahaya lainnya seperti Alzheimer dan juga kanker. Masih tidak mau minum susu kehamilan?

Makanan yang Mengandung Asam Folat

Sebenarnya tidak hanya susu untuk ibu hamil saja yang mengadung asam folat. Ada beberapa makanan yang mengandung asam folat cukup tinggi. Contohnya saja bayam. Kebanyakan orang mungkin hanya mengetahui jika bayam itu kaya akan kandungan vitamin A. Ternyata kandungan asam folatnya juga cukup tinggi, mencapai 194 mcg per 100 gram.

Brokoli dan kubis juga sayuran lain selain bayam yang juga mengandung asam folat. Jadi, ibu bisa secara bergantian masak sayur bayam, kubis, atau brokoli untuk memastikan selama hamil ibu mendapatkan asam folat.

Namun, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah ibu yakin dengan mengkonsumsi makanan tersebut kebutuhan asam folat harian ibu sudah terpenuhi?

Untuk memastikan asam folat yang ibu dapatkan sudah cukup untuk perkembangan janin di dalam kandungan, cara yang paling tepat adalah mengkonsumsi susu untuk ibu hamil. Karena kandungan nutrisi di dalam susu tak terkecuali asam folat sudah ditakar sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *