Menyusui Tanpa Takut Payudara Lecet

ibu menyusui Tanpa Takut Payudara Lecet
www.ibudanbalita.com

Banyak ibu yang akhirnya menyerah tidak lagi memberikan ASI langsung dari payudara. Alasannya bukan karena malas atau ASI tidak lagi keluar, namun payudara mereka lecet.

Jika ibu mengalaminya juga, maka itu artinya ada yang salah dengan cara menyusui yang ibu lakukan.

Sebaiknya hal tersebut segera diperbaiki. Ibu harus tahu cara menyusui bayi yang tepat. Jika ibu membiarkan payudara lecet, awalnya ibu akan trauma setiap kali menyusui dan akhirnya ibu akan berhenti memberikan ASI kepada si kecil. Sebuah kerugian besar untuk sang buah hati, bukan?

Bayi harus mendapatkan ASI, setidaknya hingga usia 6 bulan.

Menghindari Payudara Lecet Karena Menyusui

Sayang sekali banyak ibu yang menyepelekan hal ini. Mereka asal memberikan memasukkan puting ke dalam mulut si kecil. Asalkan ASI keluar, maka itu sudah bagus.

Padahal, ada beberapa hal yang perlu sekali untuk diperhatikan.

Yang pertama adalah posisi mulut. Ibu harus memastikan mulut si kecil menempel payudara sehingga putiing ibu tidak terlihat. Dengan posisi seperti ini, maka hisapan akan semakin kuat dan semakin banyak ASI yang akan keluar.

Yang kedua adalah bantuan yang ibu harus berikan. Secara otomatis, memang ASI akan keluar setiap kali dihisap oleh bayi ibu. Akan tetapi, terkadang ada gangguan pada aliran ASI sehingga dibutuhkan bantuan dari luar.

Dalam hal ini, ibu bisa menekan payudara bagian atas dan bawah secara bersamaan. Namun, ibu harus pastikan dagu bayi menekan payudara sehingga si kecil tidak sulit bernafas.

Jangan Lakukan Kesalahan

Ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh seorang ibu sehingga ketika ia menyusui payudaranya lecet.

  • Menyusui Sambil Tidur

Memang ini sangat menyenangkan. Kebanyakan ibu menyusui dengan posisi tidur agar bayi juga cepat tertidur.

Yang menjadi masalah adalah ketika ibu juga ikut tertidur sehingga gigitan bayi akan membuat payudara ibu lecet. Sementara itu tidak menyadari lantaran ibu tertidur.

Selain itu, menyusui sambil tidur dengan posisi berbaring ternyata juga tidak baik lho. Bayi akan lebih mudah tersedak dan ini berbahaya sekali bagi bayi.

  • Produksi ASI Sedikit

Jika ASI tidak keluar dengan deras, maka bayi ibu akan menghisap payudara dengan lebih kencang. Dan ibu bisa bayangkan apa yang terjadi, bukan?

Itulah mengapa seorang ibu yang menyusui sebaiknya menjaga asupan nutrisi. Mengkonsumsi makanan yang sehat akan membuat produksi ASI lancar. Ada banyak sekali menu makanan yang sangat direkomendasikan oleh dokter di www.ibudanbalita.com di mana makanan tersebut sangat penting untuk seorang ibu menyusui.

Bahaya Tidak Memberikan ASI

Ada banyak alasan kenapa seorang ibu tidak memberikan ASI. Ada yang disebabkan ASI tidak keluar.

Hanya saja sayang sekali jika bayi masih berusia di bawah 6 bulan dan ASI keluar, namun ibu tidak mau memberikan ASI lantaran payudara lecet dan terasa perih setiap kali memberikan ASI.

Tidak memberikan ASI berarti membuat kesehatan ibu terancam. Setidaknya ada satu penyakit yang bisa saja ibu alami jika tidak memberikan ASI kepada si kecil, yaitu kanker payudara.

ASI yang terus diproduksi namun tidak dikeluarkan akan menggumpal di dalam payudara dan akhirnya mengakibatkan kanker. Tentu saja ibu tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Yang pasti, ASI merupakan makanan paling bergizi bagi bayi. ASI akan membuat perkembangan bayi lebih optimal. Dan kabarnya, ketika ia dewasa nanti, ia lebil kebal terhadap penyakit jika sewaktu bayi mendapatkan ASI eksklusif.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *