MPASI 9 Bulan Keatas Untuk Menambah Berat Badan Bayi

mpasi
www.ibudanbalita.com

MPASI 9 bulan sangat  baik diberikan untuk anak yang sudah memasuki usia 9 bulan. Diusia 9 bulan, bayi sudah mempunyai sistem pencernaan yang semakin semurna, dan pada usia tersebut bayi juga kebanyakan giginya sudah mulai tumbuh. Untuk itu, bunda sudah bisa mulai memberinya makanan yang sedikit kasar, namun juga tetap perlu dipertimbangkan. Meskipun usianya sudah mulai bertambah, namun peran ASI untuk bayi masih tetap diperlukan.

MPASI 9 Bulan Belum Tumbuh Gigi

Salah satu makanan yang bisa diperkenalkan pada bayi usia 9 bulan adalah nasi Tim lengkap.  Lengkap disini mempunyai arti kandungan gizinya memenuhi. Nah, untuk anda yang ingin mencoba memberikan makanan pendamping ASI untuk bayi usia 9 bulan. Berikut ini kami berikan resep makanan pendamping asi 9 bulan yang mungkin bisa anda jadikan sebagai pilihan  dalam pembuatan makanan untuk si kecil. Diantaranya adalah ;

– Bubur Sayur dan Telur

Bahan-bahan yang di perlukan daging ayam 20 gram, potong kecil. Kentang 20 gram, potong kecil. Wortel 20 gram, parut. Tomat 20 gram, hilangkan bijinya dan potong kecil. 1 butir telur, ambil kuningnya. 2 sdm tepung maizena. 1 sdt margarin dan daun bayam secukupnya.

Cara membuatnya adalah pertama, rebus daging ayam yang sudah dipotong tadi hingga lunak. Masukkan wortel, kentang dan tomat. Aduk hingga rata dan setengah matang. Kedua, masukkan kuning telur, tepung maizena dan margarine. Aduk hingga rata dan mengental. Lalu tambahkan bayam dan tunggu hingga bayam lunak. Angkat Terakhir, setelah agak dingin, blender sampai halus dan tuangkan kedalam mangkuk.

-Bubur Sari Sayuran

Bahan-bahan yang diperlukan kacang merah 25 gram. Wortel 25 gram, potong kecil. Daun bayam secukupnya dan air secukupnya. Cara membuatnya adalah pertama, rebus kacang merah dengan menggunakan air hingga menjadi lunak. Kemudian tambahkan wortel, tunggu hingga lunak. Dan masukkan daun bayam. Biarkan hingga matang dan angkat Terakhir, setelah semua dingin selanjutnya blender hingga halus dan tuangkan kedalam manguk saji.

– Bulan Bubur Hati Sayuran

Bahan-bahan yang diperlukan Beras 20 gram, Hati ayam 20 gram, Tahu 20 gram, Tomat 20 gram, iris tipis, Wortel 20 gram, parut, Keju 20 gram, parut, Margarine secukupnya dan Air secukupnya. Cara membuatnya adalah  Pertama, rebus beras dan hati ayam dengan menggunakan air, lalu aduk hingga mengental. Tambahkan tomat, tahu, woretl dan juga margarine, aduk hingga semua sayuran matang dan angkat.

Setelah semua agak dingin, haluskan dengan menggunakan blender dan tuangkan kedalam mangkuk saji. Taburkan keju diatasnya dan sajikan.

MPASI 9 Bulan Keatas Jangan Sembarangan Memberikannya

Sudah terbukti, makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang diberikan terlalu dini menyebabkan gangguan pertambahan berat dan panjang badan pada bayi. Hasil penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan, Departemen Kesehatan yang digawangi Anies Irawati, menyingkap tentang pengaruh makanan pendamping ASI yang diberikan terlalu dini, terhadap tumbuh-kembang bayi. Penelitian melibatkan 1696 orang ibu hamil di kawasan Sukaraja, Bogor, yang dipantau sampai bayinya lahir dan berusia 4 bulan.

Susahnya ASI eksklusif, Sekalipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Departemen Kesehatan sudah lama mencanangkan anjuran bagi para ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya, tapi pelaksanaan anjuran tersebut masih jauh dari harapan. Masih banyak ibu yang memberikan ASI kepada bayinya secara tidak benar. Lebih dari 50% bayi di Indonesia sudah mendapat MP-ASI pada umur kurang dari satu bulan. Bahkan, pada umur 2-3 bulan, bayi ada yang sudah mendapat makanan padat!

Bayi yang mendapat ASI dan MP-ASI berupa cairan, termasuk vitamin, mineral, dan obat-obatan, digolongkan sebagai predominant breast-feeding baby (bayi ASI predominan) . Sedangkan bayi yang mendapat ASI dan makanan pendamping ASI (MP-ASI) berupa makanan padat, semi padat, atau cairan, termasuk vitamin, mineral, dan obat-obatan, didefinisikan sebagai partial breast-feeding baby (bayi ASI parsial) .

Tingkat pendidikan ibu yang rendah, wawasan dan pengetahuan yang terbatas, merupakan beberapa faktor yang mendukung timbulnya anggapan bahwa ASI saja tidak cukup sebagai makanan bayi. Akibatnya, para ibu memberikan aneka bentuk cairan sebagai makanan pendamping ASI sebelum bayinya mencapai umur 4 bulan. Jadilah anjuran pemberian ASI eksklusif minimal 4 bulan masih jauh dari harapan. Cairan yang banyak digunakan sebagai MP-ASI adalah air putih, air gula, madu, dan air teh.

Ditemukan juga, hanya 2,6% bayi yang mendapat ASI eksklusif sesuai definisi WHO. Sementara itu, persentasi bayi ASI parsial yang mendapat ASI pada hari pertama lebih banyak ketimbang persentasi bayi ASI predominan. ASI belum keluar pada hari pertama, merupakan alasan utamanya. Dari riset yang dilakukan selama 21 bulan ini diketahui, bayi ASI parsial lebih banyak yang terserang diare, batuk-pilek, dan panas ketimbang bayi ASI predominan. Semakin bertambah umur bayi, frekuensi terserang diare, batuk-pilek, dan panas semakin meningkat.

Kondisi itu ternyata disebabkan oleh MP-ASI yang tidak terjaga kebersihannya, sehingga mudah terkontaminasi mikroba patogen penyebab diare. Hal ini diperkuat dengan kenyataan sebagian besar bayi ASI parsial dan bayi ASI predominan tidak mendapat kolostrum. Padahal kita tahu dalam kolostrum terkandung zat antibodi. Berbagai penyakit infeksi yang diderita kedua kelompok bayi tersebut menyebabkan mereka menderita kekurangan zat gizi. Dampaknya terlihat pada gangguan pertambahan berat dan panjang tubuh bayi. Ini sudah mulai tampak sejak bayi berumur satu bulan dan berlanjut sampai bayi berumur 4 bulan. MPASI 9 Bulan harus Anda berikan pada si kecil dengan nutrisi yang cukup.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *