Niatkan Diri Stop Merokok Jika Ingin Menikah

Stop Merokok jika Menikah
www.ibudanbalita.com

Semua orang pasti sudah tahu bahaya merokok, khususnya bagi wanita yang ingin melangsungkan pernikahan. Sudah banyak iklan di setiap produk rokok di mana merokok bisa membuat wanita tidak bisa mengandung.

Akan tetapi, sebenarnya bukan itu saja yang menjadi ancaman serius sehingga sebaiknya wanita harus berhenti merokok ketika akan menikah.

Efek Paling Berbahaya Akibat Rokok

Sepertinya tidak mempan jika para wanita ditakut-takuti dengan kemandulan ketika mereka tetap saja merokok.

Tapi, bagaimana jika kematian?

Ini bukan isapan jempol belaka. Merokok bisa membuat seorang wanita meninggal, terutama ketika sedang hamil.

Hal ini terkait dengan kehamilan ektopik. Ini merupakan kehamilan di mana janin berada di luar rahim. Kehamilan seperti ini tidak hanya membahayakan bayi namun juga ibu yang mengandung. Pasalnya, ibu yang hamil ektopik bisa mengalami pendarahan yang luar biasa. Bahkan, pendarahan tersebut biasanya dibarengi dengan rasa nyeri di seluruh tubuh.

Bisa dibayangkan sendiri kan jika pendarahan tersebut terjadi terus menerus. Tidak hanya nyawa bayi saja yang terancam, melainkan nyawa ibu hamil juga.

Memang belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kehamilan ektopik ini. Akan tetapi, dari beberapa penelitian kesehatan, ditemukan sebuah kesimpulan bawasannya wanita yang merokok rentan sekali mengalami kehamilan ektopik.

Jadi, masih mau terus merokok?

Itulah mengapa sangat disarankan seorang wanita berhenti merokok, apalagi ketika ia berencana untuk menikah. Agar kemungkinan buruk tersebut tidak terjadi, mulailah meninggalkan kebiasaan buruk, yaitu merokok.

Efek Buruk Bagi Bayi

Ini juga warning satu lagi bagi wanita yang masih merokok.

Setiap orang pasti ingin memiliki keturunan yang sehat, bukan? Dan sayangnya wanita yang merokok memiliki probabilitas yang cukup tinggi di mana anaknya mengalami masalah kesehatan seperti masalah pernafasan dan bahkan down syndrome.

Anak yang mengalami down syndrome bukan lagi menjadi permasalahan yang sepele. Pasalnya, sulit sekali untuk membuat perkembangan anak yang mengalami sindrom ini sama seperti anak normal.

Meskipun demikian, ada juga orang tua yang cukup sabar sehingga perkembangan anak yang mengalami down syndrome bisa teratasi. Dan bahkan, anak tersebut menjadi anak yang cerdas di bidang tertentu.

Yang pasti, anak down syndrome umumnya memiliki perkembangan yang sulit. Oleh sebab itu, para pasangan suami istri, khususnya istri, sebaiknya berhenti merokok agar anak sehat dan resiko terkena down syndrome bisa dihilangkan.

Tidak Hanya Perokok Saja Yang Membahayakan Bayi

Jika berbicara tentang kesehatan bayi yang ada di dalam kandungan, tentunya hal tersebut tidak hanya berkaitan dengan perokok aktif.

Sebenarnya, sangat dianjurkan ibu hamil jauh dari asap. Walaupun ia seorang perokok pasif, kesehatan bayi di dalam kandungan bisa terancam lho.

Dan kesadaran inilah yang diterapkan di negara-negara maju. Masyarakat di sana sangat menyadari bawasannya kesehatan bayi di dalam kandungan bisa sangat buruk jika terdapat asap rokok.

Itulah mengapa sulit sekali menemukan lingkungan yang penuh dengan asap rokok khususnya ketika ada ibu hamil di negara maju.

Berbeda dengan di negara berkembang di mana kebanyakan masyarakat tidak peduli dengan hal tersebut. Bahkan, bukan pemandangan aneh di mana bayi diasuh oleh orang tua yang sedang merokok.

Apa yang diperlukan? Tentu saja menyadarkan masyarakat betapa berbahayanya asap rokok bagi kesehatan bayi entah yang masih ada di dalam kandungan atau sudah lahir ke dunia. Menamkan kesadaran tersebut bisa dilakukan dengan membagikan info kesehatan ibu hamil seperti yang ada di www.ibudanbalita.com.

Dengan demikian, diharapkan semakin banyak orang yang sadar bawasannya asap rokok itu sangat buruk bagi bayi dan juga bagi ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *