Nutrisi Untuk Ibu Hamil Muda Yang Mau Tidak Mau Harus Dipenuhi

nutrisi untuk ibu hamil muda
www.ibudanbalita.com

Keguguran paling sering terjadi disebabkan karena kekurangan nutrisi untuk ibu hamil muda. Selain itu, saat hamil muda, kondisi rahim dan janin memang belum sempurna sehingga mudah sekali mengalami masalah yang bisa mengakibatkan keguguran. Dua hal tersebutlah yang menyebabkan keguguran yang sering terjadi di saat kehamilan baru berusia 1-2 bulan.

Untuk itu, hal utama yang harus dilakukan oleh seorang ibu hamil muda adalah menjaga kondisi janin dan rahim agar tetap dalam keadaan baik. Dan salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi untuk kehamilan muda. Apa saja nutrisi yang penting untuk ibu hamil muda?

  1. Asam Folat

Nutrisi paling utama yang diperlukan oleh ibu hamil muda adalah asam folat. Nutrisi ini memiliki banyak sekali manfaat. Namun, saat kehamilan muda, nutrisi yang satu ini lebih berperan agar risiko bayi mengalami kecatatan, entah itu secara cacat fisik maupun mental bisa dihindari.

Beberapa kasus bayi yang mengalami kecatatan sudah bisa dilihat sejak masih ada di dalam kandungan. Ini berkat teknologi yang kini semakin canggih. Dengan menggunakan USG, kini bisa dilihat apakah bayi di dalam kandungan berkembang dengan baik atau apakah ada potensi catat yang bisa terjadi.

Tentu saja ibu ingin sekali memiliki bayi yang sehat, bukan? Oleh sebab itu, sejak awal kehamilan, pastikan ibu memenuhi kebutuhan asam folat. Asam folat ini bisa ditemukan dari berbagai makanan seperti brokoli, wortel, jagung, kacang kedelai, dan kacang polong. Namun, jika ibu ingin memastikan nutrisi ibu hamil muda berupa asam folat ini selalu terpenuhi setiap hari, cukup dengan mengkonsumsi dua gelas susu Frisian Flag Mama setiap hari.

  1. Zat Besi

Tahukah ibu kebutuhan zat besi setiap hari selama hamil sebanyak 800 mg? Jika zat besi ibu kurang dari 800 mg, maka ibu akan lemas dan tidak bertenaga.

Inilah mengapa banyak ibu hamil muda yang merasa lemas dan merasa tidak bersemangat seperti biasanya. Hal ini bisa disebabkan mereka kekurangan zat besi. Biasanya, gejalanya tubuh menjadi lemas. Kegiatan setiap hari menjadi terganggu.

Oleh sebab itu, selama masa kehamilan muda, ibu harus penuhi kebutuhan zat besi minimal 800 mg. Ibu bisa memenuhi kebutuhan zat besi harian dengan cara mengkonsumsi beras merah setiap hari. Jadi, jika ibu merasa lemas selama hamil muda, coba ibu ganti beras yang biasa ibu masak dengan beras merah. Lihat perbedaannnya.

Sebenarnya, tidak hanya beras merah saja yang akan memenuhi kebutuhan zat besi harian ibu lho. Mengkonsumsi kacangan-kacangan dan juga daging juga akan membuat kebutuhan zat besi terpenuhi. Jadi, banyak alternatif yang bisa ibu lakukan.

  1. Kalsium

Pernah lihat seorang ibu hamil yang mengalami gusi berdarah? Ternyata ini hal yang sangat wajar. Setidaknya ada dua faktor penyebab mengapa ibu hamil muda rentan sekali mengalami gusi berdarah. Yang pertama, produksi hormon progesteron dan estrogen meningkat. Dan yang kedua, kebutuhan kalsium yang tinggi namun tidak terpenuhi.

Untuk penyebab yang pertama, seperti tidak ada yang bisa ibu lakukan. Namun, pencegahan gusi berdarah bisa dilakukan dengan cara memenuhi kebutuhan kalsium harian yang sangat tinggi selama masa kehamilan muda. Ibu bisa mengkonsumsi suplemen tambahan yang mengandung tinggi kalsium. Ibu juga bisa mengkonsumsi susu yang biasanya kaya akan kandungan kalsiumnya.

  1. Protein

Memang janin belum bisa dilihat secara jelas melalui alat USG ketika kehamilan masih berusia 1-2 bulan. Namun, bukan berarti janin belum terbentuk. Justru saat hamil muda, perkembangan janin itu begitu cepat. Itulah mengapa seperti yang dijelaskan sebelumnya janin yang mengalami cacat bisa dilihat saat masih muda. Begitu juga dengan perkembangan fisiknya juga sudah dimulai saat hamil muda.

Untuk memastikan perkembangan fisik janin baik, nutrisi untuk ibu hamil muda yang sangat diperlukan adalah protein. Protein ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik janin. Bahkan, dokter akan menyarankan agar ibu mengkonsumsi makanan yang mengandung protein yang tinggi jika suatu saat janin memiliki berat badan di bawah angka normal.

Tidak sulit untuk menemukan makanan yang mengandung nutrisi berupa protein. Namun, harus dipastikan juga protein yang ibu konsumsi berasal dari makanan yang sehat. Ibu harus berhati-hati jika mengkonsumsi makanan berupa daging sapi. Memang kandungan proteinnya paling tinggi. Akan tetapi, terdapat kandungan lemak yang cukup tinggi juga yang kurang baik untuk ibu hamil muda.

Untuk itu, bagi ibu hamil muda, sangat disarankan agar mendapatkan asupan protein nabati dari kacang-kacang. Ini jauh lebih aman karena tidak mengandung lemak yang bisa membahayakan kesehatan ibu hamil muda.

Keempat gizi untuk ibu hamil muda tersebut harus tercukupi. Selain itu, yang tak kalah penting lagi adalah kadarnya harus seimbang. Itulah mengapa sekarang ini sudah ada susu ibu hamil terbaik Frisian Flag Mama yang menjamin terpenuhinya semua nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil muda dalam kadar yang sesuai dengan kebutuhan. Tentu saja ibu tidak hanya boleh mengandalkan susu saja. Susu menjadi suplemen. Sementara itu, sumber nutrisi utama tetap berasal dari makanan.

Mengkonsumsi susu akan membuat ibu tenang karena ibu sudah memastikan kebutuhan nutrisi harian ibu hamil muda terpenuhi. Selanjutnya, ibu tinggal menyiapkan makanan bergizi yang bervariasi setiap hari. Dengan demikian, kebutuhan semua nutrisi untuk ibu hamil sudah bisa dipastikan terpenuhi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *