Orang Tua Harus Tahu Nutrisi yang Paling Mempengaruhi Belajar Jalan

belajar jalan
Ibu dan Balita

Belajar jalan memang dipengaruhi oleh banyak sekali faktor. Akan tetapi, tahukah ibu jenis nutrisi apa yang paling mempengaruhi belajar berjalan si kecil?

Tanpa mengesampingkan faktor eksternal seperti peran ibu sebagai orang tua sebagai motivator sekaligus fasilitator ketika sang buah hati mulai belajar jalan, faktor internal berupa nutrisi perlu diperhatikan. Pasalnya, seberapa kuat faktor eksternal proses belajar berjalan sang buah hati tidak akan lancar jika nutrisi yang dibutuhkan tidak terpenuhi.

Dari sekian banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil untuk tumbuh kembangnya, apakah nutrisi yang paling penting untuk memperlancar proses belajar jalan anak?

Kalsium

Kalsium merupakan nutrisi yang sangat berperan besar dalam pembentukan serta perkembangan tulang dan gigi. Sebenarnya, kalsium ini adalah makro mineral di mana kebutuhan kalsium setiap hari berkisar 100 mg.

Akan tetapi, menurut ahli medis, kebutuhan kalsium setiap hari untuk anak di atas satu tahun itu sudah harus mencapai 800 mg per hari. Untuk itu, pastikan susu serta makanan yang ibu berikan setiap hari mengandung 800 mg kalsim ya.

Karena perannya yang sangat krusial dalam pembentukan tulang, sepertinya akan sangat sulit bagi anak ibu untuk bisa belajar jalan jika asupan kalsium tidak cukup. Pertumbuhan tulang yang kurang optimal membuat tulang kaki si kecil tidak mampu menopang tubuhnya yang mungil. Alhasil, setiap kali ia berdiri dan mencoba untuk belajar jalan, setiap kali itu pula ia akan jatuh.

Hanya saja, jatuh saat belajar berjalan memang bukan hanya dikarenakan kalsium pada tulang saja. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor keseimbangan. Namun, tetap saja jika tulang tidak kuat karena kekurangan kalsium, proses belajar jalan sang buah hati akan terhambat.

Untuk itu penting sekali bagi ibu untuk memilihkan makanan apa yang mengandung kalsium tinggi. Yang jelas, susu saja tidak cukup ya bu. Keju, yoghurt, bayam, dan juga kacang kedelai merupakan sumber kalsium yang tinggi selain susu. Ibu bisa berkreasi membuat makanan dengan bahan-bahan tersebut di atas.

Vitamin D

Selain kalsium, vitamin D juga perlu sekali untuk tumbuh kembang tulang. Bahkan, vitamin D sangat berperan untuk kepadatan tulang sehingga tulang tidak hanya tumbuh tapi juga kuat.

Jika si kecil sudah mulai belajar jalan, pastikan asupan vitamin D nya cukup ya bu. Sangat mudah kok untuk memastikan vitamin D pada anak tercukupi. Ibu bisa membawa si kecil keluar rumah di pagi bagi sekitar pukul 7-8 pagi. Ibu ajak jalan-jalan. Sambil belajar berjalan, si kecil akan mendapatkan sinar matahari yang merupakan sumber vitamin D tertinggi. Menjemur si keci di pagi hari juga bagian dari perawatan bayi lho.

Akan tetapi, sinar matahari saja tidak cukup ya. Sepertinya ibu juga perlu untuk memberikan asupan vitamin D dari beberapa jenis makanan seperti ikan salmon, ikan tuna, dan kuning telur.

Jadi, jika ibu benar-benar sadar betul pentingnya nutrisi yang tepat untuk perkembangan balita khususnya ketika dalam proses belajar jalan, ibu bisa memastikan asupan kalsium dan vitamin D tercukupi. Tentu saja bukan hanya dua nutrisi tersebut. Masih ada juga nutrisi lain yang tak kalah pentingnya untuk menunjang perkembangan lainnya seperti ketika ia sudah mulai belajar bicara di mana diperlukan nutrisi untuk mengasah otak si kecil.

Akan tetapi, jika pada saat ini si kecil baru mulai proses belajar untuk jalan, kalsium dan vitamin D jelas sangat dibutuhkan. Yang yang tak kalah penting lagi adalah peran ibu. Ibu perlu mendampingi serta memotivasi agar si kecil bisa lebih optimal dalam belajar jalan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *