Pantangan Ibu Hamil Trimester Pertama

pantangan ibu hamil
Source: What to expect

Kehamilan memang bak main roller coaster. Trimester pertama ibarat roller coaster yang masih menanjak dan menunggu hingga turunan serta belokan cepat. Ayah bunda tidak tahu apa yang menanti di depan namun kebahagiaan jelas terasa.

Sama halnya dengan roller coaster, ada beberapa aturan yang harus dipenuhi dari tinggi badan sampai memasang sabuk pengaman. Kehamilan juga memiliki pantangan ibu hamil penting yang perlu diperhatikan bunda dan ayah. Mengingat kebutuhan janin amat dalam pada ayah dan bunda menyebabkan keduanya tidak bisa sembarangan dalam memutuskan sesuatu. Apa saja pantangan trimester pertama ? mari simak daftar berikut ini :

1)Jangan senang dulu, pastikan beneran hamil

Melihat tes pack merah bagi siapa saja yang memang mendambakan buah hati tentu senangnya bukan main. Langsung saja kabar sana sini padahal baru tes sekali. Suami sudah datang dan siap membawa ke dokter tahunya belum hamil tentu bikin kecewa. Rasa malu sudah ‘sounding’ alias kabar sana sini makin melengkapi kekecewaan. Test pack memang memiliki akurasi namun product error atau kesalahan produk tetap saja ada. Cobalah mengambil tes sebanyak minimal 3 kali sebelum benar – benar melonjak gembira dan potong tumpeng bentuk kegembiraan.

Muntah mual, datang bulan telat, semua tanda kehamilan seolah benar ada disana. Ketika test pack pertama kali, beda dengan kasus diatas hasil masih negatif. Jangan buru – buru sedih kemudian mulai melakukan kebiasaan buruk yang tidak baik untuk calon janin. Tunggu setidaknya sehari untuk melakukan test pack lagi. Apabila hasil tes dua sampai tiga kali masih saja negatif tapi datang bulan telat terus, menghubungi dokter adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah benar ada janin di dalam atau tidak.

2)Beneran hamil? Jangan menunggu! Segera minum multi vitamin dan susu kehamilan

Perkembangan janin sebenarnya cukup cepat. Beberapa bunda bahkan tidak tahu janin sudah berkembang lebih maju sebelum dinyatakan hamil. Ya, memang betu teknologi jaman sekarang masih sedikit telat dalam menyatakan kehamilan seseorang, sehingga janin sudah berkembang dari kemarin sebelum menstruasi dinyatakan terlambat. Tidak ada yang namanya kecepetan untuk mengkonsumsi susu ibu hamil serta nutrisi lain untuk janin, karena nyaris semua bunda sebenarnya terlambat ‘mengejar kereta perkembangan janin”.

Menunggu hingga beberapa minggu dengan anggapan toh janin baru mulai adalah salah besar. Sekali lagi tidak ada yang tahu pasti kapan ‘kencan pertama’ sperma dengan indung telur terjadi. Membantu pertumbuhan janin merupakan suatu keharusan bagi ayah dan ibu. Kalau perlu, ibu dan ayah yang belum menemukan susu kehamilan atau vitamin yang bagus segera cek review serta konsultasi dokter secepatnya. Meminta nasihat mertua yang jelas sudah berpengalaman dengan kehamilan bukan ide yang jelek, bahkan orang dulu lebih ahli dengan caranya sendiri memastikan anak lahir dengan baik.

3)Jangan lupa manfaatkan hak !

Bagi orang tua yang telah sadar investasi dan telah membeli asuransi kesehatan dari jaman dahulu kala, bersyukurlah, tindakan orang tua sudah sangat bijak. Permasalahan sekarang, saking senangnya sampai lupa memanfaatkan hak. Beberapa perusahaan asuransi juga menawarkan asuransi kesehatan bonus pembayaran biaya – biaya lain. Segera kumpulkan kontrak asuransi yang telah orang tua punya dan baca ulang, siapa tahu ada biaya yang ditanggung oleh pihak asuransi. Cicilan setiap bulan harus berarti sesuatu dong, jangan Cuma jadi janji – janji manis yang tidak pernah ditagih konsumen.

Perusahaan – perusahaan baik besar maupun kecil biasanya menawarkan manfaat khusus pekerja berkeluarga apalagi yang mau tambah keturunan. Pangkat yang cukup dengan itekad baik membuat ayah atau bunda menjadi pekerja yang layak dipertahankan. Baca kembali kontrak kerja dan lihat apakah ada keuntungan yang diberikan perusahaan untuk kehamilan istri. Segera tanyakan pada bagian sumber daya manusia mengenai klausul – klausul yang tidak dimengerti. Negoisasi juga biasa dilakukan saat kehamilan. Meski hanya hak libur beberapa hari atau minggu, tetap saja bermanfaat karena kehamilan membutuhkan kebersamaan. Daftar pantangan kehamilan termasuk jangan menanggung beban sendirian.

4)Jangan sembarangan memilih dokter dan rumah sakit 

Banyak orang lulus menjadi dokter, mendapat pekerjaan di rumah sakit, tapi bukan berarti satu dokter cocok untuk semua orang. Masing – masing dokter menawarkan jasa berdasarkan kemampuan baik komunikasi maupun pengetahuan. Tidak sembarang dokter akan cocok dengan kondisi ayah dan bunda. Apabila memang sudah ada kenalan dokter yang tahu betul bagaimana kualitas dan karateristiknya, maka tidak ada masalah. Pasalnya, kebanyakan penduduk asal saja memilih dokter karena menganggap sama. Terlalu sering mengganti dokter sebenarnya cukup berbahaya karena diagnosa akan bermacam – macam. Dokter yang berbeda akan membaca kondisi kehamilan dengan cara masing – masing terlepas dari tingkat akurasinya.

Rumah sakit adalah sarana yang cukup penting saat kehamilan. Dari segi fasilitas teknologi kedokteran yang dipunyai sampai dengan bau rumah sakit dan pemandangannya bisa mempengaruhi mood bunda dan janin. Rasa mual bisa dipicu bau rumah sakit berlebihan atau baik buruknya mood bunda bisa berasal dari pelayanan. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, hanya saja pilih rumah sakit yang bunda sudah kenal dan memang nyaman. Jarak tempuh juga menjadi pertimbangan. Komunikasikan dengan pasangan apa yang sedang dirasakan dengan dokter atau rumah sakit tertentu. Pantangan kehamilan terakhir terletak pada komunikasi, tanpa itu, kehamilan menjadi sulit dan kurang bahagia.

Selain itu bunda perlu menjauhi angkat beban yang berat. Alasannya bisa bunda lihat di sini.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *