Pemberian Susu Pertumbuhan untuk Memaksimalkan Kecerdasan Emosional Anak

susu pertumbuhan
Ibu dan Balita

Mengajarkan kecerdasan emosional bukan hal yang mudah. Ibu bisa mengajari anak untuk bermain game, menulis, atau juga menaiki sepeda. Hanya saja, ibu butuh waktu yang cukup lama untuk mengajarkan kecerdasan emosional.

Akan lebih efektif jika ibu memberikan susu pertumbuhan yang terbaik. Susu tersebut dibuat untuk memaksimalkan perkembangan anak khususnya kecerdasan emosional.

Untuk mengembangkan kecerdasan emosional, diperlukan nutrisi yang seimbang. Lebih-lebih AA dan DHA agar perkembangan kognitif anak lebih baik sehingga daya serap anak terhadap hal-hal baru lebih cepat.

Hanya saja, peran ibu jauh lebih penting. Jika ibu sudah memastikan nutrisi si kecil tercukupi dengan memberikan susu untuk pertumbuhan, kini saatnya ibu harus terlibat dalam memaksimalkan kecerdasan emosional anak.

Mengikutsertakan Anak dalam Kegiatan Rumah

Sejak kapan ibu sebaiknya fokus untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak? Para ahli pskologi anak mengatakan saat balita sudah mencapai usia 2 tahun, pada saat itulah orang tua harus mulai mengajarkan kecerdasan emosional. Ibu bisa memulai dengan hal-hal kecil seperti mengikutsertakan anak untuk melakukan pekerjaan rumah.

Ibu bisa pilihkan beberapa pekerjaan rumah yang mudah seperti menyapu, merapikan tempat tidur, atau membuang sampah.

Memasukkan ke Kelas Hobi

Ibu pasti sudah tahu ketertarikan anak itu di bidang apa. Apalagi jika usia balita sudah mencapai 3 tahun ke atas. Pasti sangat terlihat hobi atau ketertarikan si kecil.

Untuk itu, ibu perlu memasukkan anak ke kelas hobi. Ibu tidak perlu khawatir anak ibu akan terforsir. Justru karena kegiatan yang dilakukan berdasarkan ketertarikan, maka anak ibu akan dengan senang hati melakukan kegiatan tersebut.

Memotivasi Anak untuk Mengungkapkan Perasaan

Mungkin ini cara yang harus ibu lakukan setiap hari. Selalu mengajak anak untuk berkomunikasi merupakan cara yang paling tepat untuk menunjang pertumbuhannya khususnya dalam hal emosional.

Ibu tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk berkomunikasi. Ibu bisa bertanya kepada si kecil tentang apa saja kegiatan hari ini. Mungkin saat ia sedih, ibu bisa tanya apa yang membuat si kecil sedih.

Hal-hal sederhana bisa ibu komunikasikan. Jika si kecil sudah mulai terbiasa berbicara, maka ia akan mudah mengungkapkan perasaannya.

Itulah beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk menujukang perkembangan anak. Yang pasti, ibu harus siapkan susu untuk pertumbuhan yang terbaik.

Setidaknya ada empat manfaat yang bisa didapatkan oleh balita. Yang pertama, nutrisi di dalam susu tersebut akan memaksimalkan kreativitas yang si kecil miliki. Selain itu, kemampuan gerak motorik, entah motorik kasar atau halus akan lebih di asah sehingga ibu siap untuk memberikan berbegai jenis permainan.

Yang ketiga, si kecil akan mudah sekali bersosialisasi dengan orang lain. Ini yang paling penting dalam perkembangan anak. Dan yang terakhir, susu untuk pertumbuhan akan membuat si kecil mampu mengenal hal-hal baru terutama yang berhubungan dengan lingkungan. Itulah mengapa keterlibatan ibu untuk mengenalkan lingkungan juga diperlukan.

Untuk memaksimalkan kecerdasan emosional tersebut, tentu ibu harus bekerja ekstra keras. Hanya saja, setelah ibu memberikan susu untuk pertumbuhan balita yang terbaik, setidaknya setengah tugas ibu sudah selesai. Kini tinggal ibu melakukan setengah pekerjaan lain, yaitu berperan aktif dan memberikan stimulus yang tepat untuk tumbuh kembang balita, terutama yang berkaitan dengan kecerdasan emosional. Ibu bisa melakukan beberapa tips memaksimalkan kecerdasan emosional di atas.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *