Perawatan Bayi Saat Usianya Sudah Mencapai 6 Bulan

perawatan bayi
Ibu & Balita

Perawatan bayi ketika usianya sudah menginjak 6 bulan itu sedikit berbeda. Pada saat usianya sudah mencapai 6 bulan, bayi tidak hanya cukup mendapatkan asupan nutrisi dari ASI, tapi juga dari MPASI atau makanan pendamping ASI. Selain itu, bayi usia 6 bulan juga perlu mendapatkan treatment lain.

Jika bayi ibu sudah berusia 6 bulan, apa saja yang perlu ibu ketahui seputar tips perawatan bayi? Berikut info selengkapnya.

Menyiapkan Kasur Lantai

Jika ibu berpikir tentang perawatan, hal ini tidak melulu seputar cara menjaga kesehatan si kecil. Lebih dari itu, ibu juga harus berpikir tentang pencegahan terhadap hal-hal yang berbahaya. Salah satunya adalah jatuh dari kasur.

Apakah ibu selama ini menidurkan si kecil di atas kasur? Jika ya, sebaiknya ibu mempertimbangkan untuk membeli kasur lantai. Pasalnya, bayi usia 6 bulan sudah mulai bisa bergerak. Pada saat tidur, mungkin saja ia berguling ke kanan dan ke kiri. Tentu sangat tidak mungkin ibu mengamati terus menerus. Bagaimana jika ibu juga terlelap sementara bayi ibu justru jatuh ke bawah?

Bisa saja ibu memberikan sekat berupa guling. Tapi, ibu harus ingat bayi ibu sudah lebih besar sehingga bisa saja ia melompati guling tersebut. Itulah mengapa pentingnya untuk mempertimbangkan perawatan bayi yang satu ini, yaitu membeli kasur lantai. Ibu bisa menidurkan si kecil di sana. Bahkan, ibu bisa dengan tenang meninggalkan si kecil tidur di kasur lantai sehingga ibu bisa menjalankan aktifitas sehari-hari di rumah.

Mengganti Popok

Perawatan bayi selanjutnya adalah mengganti popok. Satu hal ini kelihatannya sepele, tetapi sangat krusial. Ibu harus tahu bahwa bayi usia 6 bulan sudah mendapatkan MPASI. Artinya, BAB serta kencingnya akan lebih sering. Bahkan, jika ibu memandingkan antara BAB bayi sebelum dan sesudah mendapatkan MPASI, jelas sangat berbeda. BAB bayi setelah mendapatkan MPASI lebih padat karena tidak hanya ASI saja yang ia konsumsi.

Untuk itu, ibu perlu memperhatikan si kecil. Jika sudah kencing dan BAB, maka sebaiknya ibu mengganti popok langsung. Dikahwatirkan si kecil mengalami ruam popok. Yang jelas, ketika bayi sudah berusia 6 bulan dan mendapatkan MPASI, maka ibu akan lebih sering mengganti popok.

Menyiapkan Menu MPASI yang Tepat

Selain tips perawatan bayi dari luar, ibu juga tidak boleh melupakan untuk menerapkan tips merawat bayi dari dalam. Nutrisi bayi usia 6 bulan harus terpenuhi. Dalam hal ini, ibu harus memastikan menu MPASI yang ibu berikan mengandung nutrisi yang ia butuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Ada banyak sekali menu MPASI yang bisa ibu pilih. Hanya saja, sangat disarankan agar ibu menjadikan menu MPASI pertama berupa ikan air tawar. Ibu bisa coba membuatkan bubur yang dicampur dengan ikan bawal atau ikan lele. Ini bisa menjadi menu perkenalan di kecil dengan makanan dengan tekstur sedikit lebih padat.

Ikan sebagai menu MPASI cocok sekali untuk dipilih karena kandungan Omega 3 yang sangat tinggi. Omega 3 ini penting sekali untuk meningkatkan kemampuan otaknya. Kenapa ikan tawar yang sebaiknya ibu pilih? Karena selain nutrisi berupa omega 3 yang tinggi, ikan tawar juga rendah mengandung merkuri yang berbahaya bagi bayi, tidak seperti ikan laut. Ketika si kecil sudah beranjak balita, ibu bisa memberikan ikan laut karena kandungan nutrisi balita yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Itulah beberapa hal yang perlu ibu ketahui seputar tips merawat bayi usia 6 bulan. Semoga, si kecil bisa lebih ceria dan tumbuh lebih optimal setelah ibu menerapkan tips seputar perawatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *