Percuma Minum Susu Ibu Menyusui Jika Masih Melakukan Hal Ini

Susu Ibu Menyusui
Friso Indonesia

Susu ibu menyusui sering dianggap sebagai faktor yang mempengaruhi produksi ASI. Meskipun tidak sepenuhnya benar, anggaplah hal tersebut seperti itu bahwa dengan mengkonsumsi susu, ibu bisa memberikan ASI dalam jumlah yang cukup untuk si kecil.

Akan tetapi, apa yang ibu lakukan sepertinya akan percuma saja jika ibu tidak memperhatikan apa yang ibu lakukan dan apa yang ibu konsumsi setiap hari. Terlepas ibu sudah memilih susu ibu menyusui terbaik dan termahal sekalipun, tidak menutup kemungkinan ASI tidak akan keluar jika ibu masih melakukan hal berikut ini.

Minum Alkohol

Memang tidak sedikit wanita yang sedang menyusui sekarang ini yang masih berani minum minuman beralkohol. Alasannya bermacam-macam. Ada yang bilang kadar alkoholnya rendah sehingga tidak masalah jika mereka minum minuman tersebut.

Padahal, sedikit pun kadar alkohol tersebut, itu merupakan kandungan yang tidak baik bagi kesehatan ibu. Apalagi jika sedang menyusui, maka kandungan alkohol tersebut bisa saja masuk ke dalam tubuh si kecil melalui ASI.

Alkohol memang tidak semerta-merta menjadikan ASI tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Pasalnya, produksi ASI itu disebabkan oleh banyak faktor. Hanya saja, lambat laun ASI tidak keluar. Awalnya produksi ASI semakin sedikit dan akhirnya benar-benar tidak keluar.

Walaupun ibu mengkonsumsi susu ibu menyusui, hal tersebut sama sekali tidak berpengaruh. Pasalnya, nutrisi di dalam susu tersebut pada dasanya dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga tubuhnya mampu memproduksi ASI.

Jadi, sebaiknya hindari minum minuman beralkohol. Jika bisa, hindari selama-lamanya karena minuman beralkohol itu sama sekali tidak bagi kesehatan.

Sering Stres

Kasus yang satu ini sering banyak sekali terjadi. Umumnya, wanita karir yang sering tertekan dengan pekerjaan kantor membuat mereka tidak bisa memberikan ASI kepada si kecil. Apakah ada hubugannya?

Tentu saja ada. Stres sangat mempengaruhi produksi ASI. Bahkan, jika ibu sedang menyusui, sangat disarankan agar rileks, bahagia, dan tidak memikirkan hal-hal negatif yang bisa memicu stres.

Oleh sebab itu, jika justru ibu sering merasa stres mungkin dikarenakan tekanan pekerjaan atau hal lainnya, percuma saja ibu minum susu ibu menyusui. Produksi ASI tidak akan bertambah jika ibu tidak meredakan stres.

Penting sekali bagi ibu menyusui untuk mengontrol stres. Bukan berarti ibu harus resign dari pekerjaan, tapi ibu hanya perlu menerapkan manajemen stres. Buatlah jadwal kegiatan yang baik di mana ada porsi untuk bekerja dan ada porsi untuk bersantai dan isitrahat. Ini merupakan contoh paling sederhana dari manajemen stres.

Pola Makan yang Buruk

Sekalipun ibu sudah mengkonsumsi susu untuk ibu menyusui, bukan berarti nutrisi yang dibutuhkan sudah terpenuhi. Makanan juga sangat mempengaruhi lho.

Itulah mengapa menerapkan pola makan yang sehat wajib dilakukan. Hindari makanan fast food yang cenderung lebih banyak lemak daripada nutrisi penting seperti vitamin, protein, kalsium, dan lainnya.

Selain itu, ibu tidak boleh telat makan. Seorang ibu menyusui itu mudah sekali merasa lapar. Hal ini disebabkan ASI diminum oleh si kecil. Jangan sampai ibu sering merasa lapar karena hal itu mengganggu proses tubuh memproduksi ASI. Usahakan ibu membawa makanan kecil agar ketika merasa lapar ibu bisa mengganjal perut dengan makanan ringan tersebut.

Pada intinya, menjadi seorang ibu yang menyusui itu tidak mudah. Menjaga kesehatannya berarti menjaga kesehatan si kecil karena ASI bisa diberikan ketika tubuh ibu sehat. Jadi, jaga kesehatan denga menerapkan pola hidup yang baik dan rajinlah mengkonsumsi susu ibu menyusui.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *