Perhatikan Ciri Bayi Sehat Dari Aktivitasnya Setiap Hari

Bayi 9 Bulan Belum Tumbuh Gigi
Source: Healthy Smiles

Ciri bayi sehat tidak hanya dilihat dari fisik saja. Kebanyakan orang tua mengetahui kondisi kesehatan sang buah hati dari fisik, mulai dari berat badan, tinggi badan, serta kondisi kulit dan juga suhu badannya. Padahal, bukan itu saja yang bisa dijadikan patokan kesehatan bayi.

Untuk masalah berat dan tinggi badan bayi, ibu bisa serahkan urusan ini pada pihak bidan. Setiap kali posyandu, pasti berat dan tinggi badan bayi diukur. Ibu bisa mendapatkan informasi kesehatan bayi dari sana.  Namun, bagaimana dengan yang lain?

Ada baiknya ibu juga tahu ciri-ciri bayi sehat dilihat dari aktivitasnya setiap hari. Mau tahu apa saja yang dimaksud tersebut?

Sering Tidur

Coba ibu perhatikan berapa kali sang buah hati tidur setiap hari? Jika usianya masih di bawah 6 bulan, kemungkinan besar bayi tidur hingga 4 kali setiap hari.

Akan tetapi, saat usianya sudah balita, frekuensi tidur si kecil berubah. Ia mulai tidur 3 kali. Semakin dewasa, frekuensinya menurun.

Apakah ibu tahu mengapa bayi sering tidur? Secara alamiah, aktivitas bayi, terutama yang usianya baru beberapa hari itu tidur dan minum ASI. Aktivitas fisik yang menguras tenaga hanya ketika minum ASI saja. Ketika sudah kenyang, bayi langsung tidur. Dan pada saat tidur itulah tumbuh kembang bayi lebih maksimal karena sedang dalam proses growth spurt.

Berbeda ketika ia sudah sedikit lebih dewasa. Contohnya saja ketika sudah balita, si kecil sudah tahu aktivitas lainnya. Apalagi ia sudah memiliki tenaga yang lebih untuk bergerak. Makanya, semakin dewasa, frekuensi tidur si kecil berkurang.

Yang pasti, bayi yang lebih sering tidur itu lebih sehat. Pasalnya, saat sedang tidur itulah proses perkembangan bayi lebih maksimal. Lain dengan bayi yang tidurnya jarang. Otomatis perkembangannya tidak optimal dan kesehatannya pun bisa dikatakan kurang baik.

Tidak Rewel Ketika Ibu Peluk

Ketika bayi rewel atau menangis, secara naluri orang akan menyerahkan bayi kepada sang ibu. Bahkan pakar perkembangan anak, dokter bayi, atau bidan pun akan melakukan hal yang sama. Kenapa? Karena pelukan ibu lah yang membuat bayi merasa tenang dan nyaman.

Makanya aneh ketika bayi tetap saja rewel walaupun sudah dipeluk dan disusui oleh sang ibu. Ini jelas bukan ciri bayi yang sehat. Bayi yang sehat tahu siapa yang bisa membuatnya  nyaman. Salah satunya adalah sang ibu.

Lalu apa ada yang salah ketika bayi rewel saat dipeluk sang ibu? Ada dua kemungkinan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada kemungkinan bayi sedang mengalami masalah kesehatan sehingga sang ibu sendiri tidak bisa memberikan rasa nyaman. Bisa saja ia sedang tumbuh gigi, demam, flu, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, ada juga kemungkinan yang kedua. Tidak adanya kedekatan emosional antara bayi dan ibu. Ada ibu yang mulai melahirkan tidak begitu punya waktu merawat sang buah hati. Kebanyakan perawatan bayi diserahkan pada baby sitter atau orang tua sang ibu. Ini yang biasanya membuat ikatan emosional bayi dengan ibu kurang kuat.

Sering Menangis

Mungkin ibu merasa aneh bagaimana bisa ciri-ciri bayi yang sehat adalah ketika ia sering menangis. Hal ini harus dijelaskan sejelas mungkin.

Apa yang ibu ketahui tentang tangisan bayi? Menurut pakar ilmu komunikasi, tangisan merupakan cara berkomunikasi yang bisa dilakukan oleh bayi. Sayangnya, komunikasi ini mengandung berbagai makna. Tangisan bisa bermakna sedang merasa kurang nyaman, lapar, bosan, dan lain sebagainya.

Terlepas dari perbedaan arti dari tangisan bayi, harus dipahami bahwasannya tangisan itu bukti bahwa bayi itu sehat. Lain hal jika bayi mengalami masalah kesehatan yang serius. Ia cenderung diam. Ini seperti orang dewasa yang sakitnya begitu parah. Ia hanya diam saja seolah-olah tidak bisa melakukan apa-apa.

Ganti Popok Hingga 10 Kali

Bagi orang tua baru, hal yang harus disiapkan adalah popok. Dan usahakan agar jumlah popoknya banyak. Hal ini disebabkan bayi bisa saja ganti popok hingga 10 kali. Bahkan, bisa saja lebih.

Ini sangat merepotkan, terutama suami yang biasanya mendapatkan giliran mencuci popok. Akan tetapi, lihat dulu dari sudut pandang yang berbeda. Ganti popok itu artinya si kecil sering buang air kecil atau buang air besar. Bukankah itu bagus?

Maka dari itu, seharusnya ibu khawatir ketika bayi hanya ganti popok kurang dari 7 kali. Bisa saja si kecil mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan sehingga ia jarang buang air kecil. Jelas, ini bukan ciri bayi sehat.

Selain itu, perhatikan juga warna dari kencing atau berak sang buah hati ibu. Ini juga menunjukkan kondisi kesehatan bayi. Bayi dikatakan sehat ketika warna kencingnya kuning jernih. Anda patut khawatir ketika warna kencingnya berwarna agak gelap disertai dengan bau yang begitu menyengat.

Di sisi lain, warna berak atau feses juga bisa dijadikan patokan. Kesehatan bayi normal ketika warna feses kuning. Hati-hati jika warna feses merah atau bahkan bentuknya encer.

Sekarang ibu bisa lebih paham lagi melihat kondisi kesehatan bayi. Jadi, bayi yang sehat itu tidak hanya berpatokan pada tinggi badan dan beran badan ideal. Ciri bayi sehat juga harus dilihat dari hal-hal yang terjadi setiap hari. Di situs www.ibudanbalita.com, para ahli kesehatan bayi membagikan tips-tips tentang bagaimana menjaga kesehatan serta mengoptimalkan perkembangan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *