Perkembangan Bayi 11 Bulan Yang Mungkin Membuat Ibu Kaget

perkembangan bayi 11 bulan
Source: Today’s Parent

Selalu ada pertanyaan apakah perkembangan anak ibu sudah optimal atau tidak. Wajar sekali jika ibu juga memiliki pertanyaan yang sama. Ibu harus memperhatikan dengan betul tahap perkembangan sang buah hati, terutama untuk perkembangan bayi 11 bulan.

Jika si kecil sudah berusia 11 bulan, seperti ibu tidak merasakan bawasannya ia masih kecil. Hal ini disebabkan ia sudah melakukan banyak hal yang kadang membuat ibu kaget. Apa saja yang bisa dilakukan oleh bayi usia 11 bulan?

5 Kegiatan Yang Membuat Orang Tua Kaget

Secara umum, perkembangan fisik dan bahkan emosi bayi usia 11 bulan sudah mulai terlihat. Itulah mengapa bayi berusia 11 bulan sudah seperti layaknya orang dewasa. Ia sudah merespon apa yang orang tua katakan walaupun tidak merespon dengan kata-kata yang jelas.

Berikut ini 5 hal yang dilakukan oleh bayi usia 11 bulan yang pasti membuat ibu kaget.

  • Mencoba Minum Dengan Gelas

Saat usia bayi sudah di atas 11 bulan, ibu bisa memberikan makanan dan minuman, tidak hanya ASI. Menu makanan disebut juga dengan menu MPASI atau makanan pendamping ASI karena pada dasarnya makanan tersebut masih lunak seperti bubur. Sementara itu, agar tumbuh kembang bayi 11 bulan semakin optimal, ibu bisa berikan jenis minuman seperti jus buah yang bervariasi.

Tidak jarang bayi usia 11 bulan meniru apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Contohnya saja meniru bagaimana minum dari gelas. Ia ingin memegang gelas sendiri. Tangan dan jarinya sudah cukup kuat untuk memegang benda-benda tak terkecuali gelas. Mungkin ibu pernah lihat bayi ibu mencoba menggapai botol atau gelas yang ada di suatu tempat. Ada baiknya ibu siapkan botol atau gelas yang terbuat dari plastik agar jika jatuh benda tersebut tidak melukai sang buah hati.

  • Mencoba Berjalan

Apakah bayi usia 11 bulan sudah bisa berjalan? Harus dipahami dulu perkembangan bayi usi 11 bulan itu berbeda-beda. Pada kenyataannya, tidak jarang lho anak yang sudah beranjak balita sudah mulai bisa belajar berjalan. Meskipun hanya melakukan satu atau dua langkah saja langsung jatuh, setidaknya perkembangan bayi tersebut sudah sangat baik sekali.

Bagaimana dengan bayi ibu? Jika ia sudah mulai belajar berdiri sendiri, maka ibu hanya perlu memotivasi dan membimbingnya saja. Namun, jika sepertinya belum ada tanda-tanda di mana bayi ibu mau mulai belajar berdiri apalagi berjalan, sebaiknya ibu tidak perlu memaksakannya.

Ibu boleh saja membelikan baby walker untuk membantu bayi belajar jalan. Sayangnya, banyak pakar perkembangan bayi 11 bulan tidak menyarankannya. Alasannya sederhana. Dengan memberikan baby walker, maka bayi tidak bisa belajar berjalan secara alami. Ia mulai awal tidak terbiasa menopang tubuhnya sendiri sehingga kekuatan otot dan tulang kakinya kurang optimal.

  • Menolak Bantuan Orang Tua

Pernahkah si kecil menolak disuapi? Ini belum tentu disebabkan bayi ibu tidak mau makan. Ada kalanya bayi ibu mau mencoba makan sendiri. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, bayi cenderung meniru apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Ia meniru bagaimana cara minum dan bagaimana cara makan sehingga ia ingin mencoba melakukannya sendiri.

  • Mengetahui Jika Seseorang Datang

Tidak hanya perkembangan fisiknya saja yang terlihat. Saat usia si kecil mencapai 11 bulan, instingnya pun mulai berkembang. Ini bisa dilihat dari bagaimana ia mendengar suara kendaraan orang tua yang pulang. Ia biasanya langsung merespon dengan senyuman atau gerakan yang mengungkapkan kebahagiaan.

  • Tahu Mana Yang Boleh Dan Tidak Boleh Dilakukan

Ini yang paling penting dalam memperhatikan perkembangan bayi 11 bulan. Meskipun si kecil belum bisa berbicara, ia sebenarnya sudah bisa diajak berkomunikasi. Setidaknya ia sudah mengerti apa yang ibu katakan. Ia mungkin tidak merespon dengan kata-kata tapi dengan ekspresi.

Maka dari itu, ibu harus mulai memberitahukan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Lihat saja ekspresinya. Terkadang, jika ibu melarang bayi untuk melakukan suatu hal, ia akan rewel, menangis, dan menunjukkan raut muka yang tidak suka. Itu tandanya sang bayi mengerti apa yang ibu katakan.

Apakah sang buah hati sudah melakukan satu atau beberapa hal tersebut di atas? Setidaknya ibu sekarang sudah tahu ciri-ciri dari perkembangan bayi 11 bulan yang normal.

Mengoptimalkan Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan

Tentu tidak hanya perkembangan fisik saja yang harus diperhatikan. Perkembangan psikis dan emosinya juga harus ibu lihat. Bagaimana ia merasakan sedih, bahagia, dan respon apa yang ia lakukan ketika ibu berbicara dengan sang buah hati.

Untuk menunjang perkembangan fisik, ibu hanya perlu memberikan makanan dan minuman yang mengandung nutrisi yang baik. Salah satunya mengkonsumsi tahu. Jangan lupa juga memilihkan olahraga yang tepat untuk perkembangan bayi usia 11 bulan. Ibu bisa mengajarkan berdiri dan berjalan sambil memegang kedua tangannya. Gunakan cara ini dan sebaiknya tidak perlu membeli baby walker. Selain mahal, ternyata baby walker kurang baik untuk perkembangan otot dan tulang sang buah hati.

Untuk memastikan perkembangan psikis baik, sebaiknya ibu jangan suka membentak sang buah hati. Jika ia salah, tegur dengan kalimat yang lembut. Membentak justru akan membuat bayi trauma. Jika ini terjadi, bayi ibu cenderung akan tumbuh menjadi anak yang penakut di kemudian hari nanti. Jadi, ibu harus tahu betul bagaimana mengoptimalkan perkembangan bayi usia 11 bulan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *