Perkembangan Janin 4 Bulan Dalam Kandungan Itu Seperti Apa?

perkembangan janin 4 bulan
Source: MammaBaby

Perkembangan janin 4 bulan akan membuat ibu hamil dikejutkan dengan perubahan signifikan dari perkembangan janin. Ibu hamil kini sudah bisa merasakan perubahan di dalam perutnya. Perut ibu hamil pun kini sudah tampak sedikit membesar diikuti dengan perubahan janin yang ada di dalam rahimnya. Pergerakan janin sudah mulai lebih terasa dibandingkan dengan usia janin yang tiga bulan.

Banyak ibu hamil yang merasakan pegerakan janin saat kandungan memasuki usia 4 bulan. Saat janin sudah memasuki usia 4 bulan, janin tersebut sudah menyerupai seperti manusia, lengkap dengan berbagai macam indera di dalam tubuhnya. Kemampuan janin pun semakin berkembang dan janin sudah bisa dikatakan dewasa. Semua organ sudah tumbuh hampir sempurna namun dibutuhkan pematangan agar organ janin lebih sempurna.

Perkembangan Janin 4 Bulan Yang Sehat

Ibu hamil yang memasuki usia kandungan 4 bulan akan dikejutkan dengan perkembangan janin yang ada di dalam rahimnya. Memang perkembangan janin baru bisa terdeteksi melalui manfaat USG kehamilan, namun ibu hamil sekiranya bisa merasakan berbagai macam perubahan di dalam dirinya dan di dalam rahimnya. Saat usia 4 bulan, janin akan mulai mendewasakan dirinya terutama di bagian tubuh janin. Dinamakan pendewasaan dikarenakan organ pada janin sudah ada semua, tinggal pematangan dan pendewasaannya saja.

Organ yang mengalami pendewasaan adalah organ bagian telinga luar, telinga luar sudah terbentuk bahkan sudah mulai mengeras. Saat usia ini janin sudah bisa mendengarkan suara dari luar. Petugas medis, bidan dan dokter kandungan akan menyarankan kepada ibu hamil untuk selalu mengajak berbicara janin yang ada di dalam rahimnya. Hal ini dikarenakan janin sudah bisa mendengarkan suara dari luar. Pendengaran janin akan terus berkembang sampai usia perkembangan janin 7 bulan. Janin bisa merespon suara yang di dengarnya, terutama janin akan merespon suara ibunya.

Perkembangan Janin 4 Bulan lebih

Semakin berkembangnya atau bertambahnya usia kehamilan, ibu hamil perlu memeriksakan kesehatannya secara rutin di petugas medis atau petugas kesehatan dimana ibu hamil memeriksakan secara rutin kondisi kandungannya. Berikut ini hal-hal yang wajib diperiksakan oleh ibu hamil saat mengunjungi dokter:

  • Tekanan Darah

Ibu hamil harus memeriksakan tekanan darahnya. Tekanan darah yang tinggi sangat tidak bagus untuk kesehatan ibu hamil, karena hipertensi dalam kehamilan bisa menyebabkan terjadinya preeklamsia.

  • Suhu Tubuh

Petugas medis seharusnya memeriksa suhu tubuh dari ibu hamil tersebut. Ibu hamil memiliki suhu yang tinggi Sudah diketahui sebelumnya jika suhu tubuh yang meningkat tajam atau terlalu panas bisa membuat janin di dalam rahim ikut merasakannya. Janin tidak bisa berteman dengan suhu tubuh yang tinggi, terutama ibu hamil yang mengalami demam.

  • Berat badan

Normalnya jika berat badan janin bertambah, maka berat badan ibu pun bertambah pula. Jika berat badan ibu tidak bertambah, ibu hamil harus mengecek, berat badan janinnya melalui USG. Janin yang kekurangan berat badan tentunya tidak baik untuk tumbuh kembangnya.

  • Pemantauan penyakit

Misalnya saja pengecekan kromosom. Kelainan kromosom bisa menyebabkan janin yang dikandungnya mengalami down sindrome. Selain itu, kelainan kromosom juga bisa membuat anak mengalami kelainan berupa autis. Tes untuk pendeteksian penyakit dan kelainan tersebut sudah bisa ibu hamil lakukan saat usia kehamilan 16 minggu sampai dengan 20 minggu. Hal ini juga bisa menghindari penyakit cacat tulang belakang.

  • Adanya Alergi

Ibu hamil juga perlu memeriksakan diri apakah ibu hamil mengalami alergi, terutama alergi obat. Obat selama kehamilan sudah ditentukan oleh pihak medis, jika ibu hamil mengalami alergi obat sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak petugas kesehatan.

Selain memeriksakan kondisi kandungannya dan kondisi fisik ibu hamil, ibu hamil saat usia kandungan memasuki perkembangan janin 4 bulan sebaiknya memperhatikan larangan ibu hamil yang harus dihindarinya.  Rahim ibu hamil akan semakin membesar, rahim yang membesar ini mengikuti dari perkembangan janin yang ada di dalam rahim. Tidak heran jika perut ibu hamil akan telihat lebih besar dan lebih buncit dibandingkan dengan sebelumnya.

Rahim yang membesar berpengaruh terhadap keseimbangan tubuh ibu hamil menjadi terganggu. Ibu hamil dilarang untuk menggunakan sepatu yang memiliki hak tinggi. Sepatu datar akan lebih aman untuk digunakan dibandingkan dengan sepatu berhak tinggi. Ibu hamil juga akan mengalami gangguan kehamilan berupa kondisi susah tidur. Susah tidur merupakan kondisi umum yang bisa terjadi pada ibu hamil.

Untuk mengatasinya ibu hamil bisa menggunakan tambahan bantal, tambahan bantal ini untuk menopang bagian perutnya. Ibu hamil dilarang untuk tidur dalam posisi telentang, posisi tidur yang baik saat hamil  adalah dengan posisi miring atau menyamping agar kondisi pembuluh darah tidak mengalami tekanan dari rahim yang semakin membesar.

Tidur telentang akan membuat ibu hamil sesak nafas dan juga pusing karena aliran darah ke jantung terbatas. Makanan sehat untuk ibu hamil perlu diperhatikan konsumsinya. Ibu hamil harus memperhatikan berbagai macam makanan yang mengandung zat besi tinggi. Zat besi sangat diperlukan bagi ibu hamil untuk mengatasi dan mencegah anemia, sedangkan untuk janin bermanfaat untuk pembentukan sel darah merah.

Makanan kaya zat besi tinggi ada pada daging unggas, daging merah tanpa lemak, bayam dan juga ikan air tawar ataupun ikan laut. Ibu hamil akan merasakan nyeri saat perkembangan janin 4 bulan, terutama nyeri di bagian paha dan juga kaki. Ibu hamil harus berhati-hati jika kaki bengkak saat hamil atau bagian pahanya. Ibu hamil bisa tidur dengan posisi kaki lebih tinggi dibandingkan dengan posisi tubuh.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *