Permainan Kreatif untuk Perkembangan Motorik Anak

permainan kreatif
Friso Indonesia

Seiring dengan perkembangan zaman yang serba digital, tentunya anak Anda akan cenderung bermain dengan gadget dan permainan virtual lainnya. Perkembangan motorik anak pun tidak akan begitu berkembang karena hanya sebagian bagian tubuh yang digunakan seperti mata dan tangan saja.

Tentunya sebagai orangtua Anda memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan balita Anda dengan memberikannya permainan kreatif yang baik untuk perkembangan motoriknya. Selain baik untuk perkembangannya, permainan ini juga dapat membuat anak Anda gembira dan merangsang kemampuan bersosialisasi, berbicara dan daya berpikirnya. Anda bisa mencoba mempraktekkan permainan ini di rumah.

  1. Bermain Tangkap Bola

Ketika anak Anda cenderung aktif dan senang melakukan berbagai aktifitas, maka kegiatan satu ini merupakan pilihan yang tepat. Cukup dengan menggunakan bola pantai atau bola yang sesuai dengan usia anak Anda dan melempar bola tersebut ke arahnya. Ketika ia menangkap bola tersebut, mintalah ia untuk melemparkannya kembali pada Anda. Selain melempar dan menangkap bola, Anda bisa menendang bola tersebut dan memintanya menendang kembali secara berulang. Permainan ini cukup efektif untuk perkembangan motorik halusnya karena dapat melatihnya berkonsentrasi dan penglihatannya.

  1. Permainan Menyusun Balok Kayu, Lego dan Puzzle

Dalam melatih konsentrasi dan mengajarinya memecahkan masalah, maka Anda dapat mengajaknya untuk menyusun balok kayu dan lego. Jika di rumah Anda tidak ada balok kayu atau lego, maka dapat menggunakan puzzle untuk menggantikannya. Usahakan untuk memilih balok kayu, lego ataupun puzzle dengan warna yang menarik. Temanilah anak Anda bermain dan bantulah ia saat ia mulai menyusun mainan tersebut. Cobalah pula untuk mengajarinya perlahan tentang warna dan gambar yang terdapat di mainan tersebut. Jangan lupa berikan penghargaan jika ia berhasil membuat sesuatu dari balok atau lego dan berhasil menyempurnakan puzzle tersebut.

  1. Permainan Origami dan Kreasi dari Kertas

Dibandingkan dengan terlalu lama berada di depan layar monitor handphone dan komputer, maka sebaiknya Anda mengistirahatkan mata anak Anda dari radiasi dengan mengajaknya bermain origami. Untuk membuat origami, sediakan kertas origami yang memiliki warna atau corak yang beraneka ragam dan cobalah untuk membuat sesuatu seperti burung bangau ataupun hewan lainnya dengan melipat kertas origami tersebut. Ajarkanlah anak Anda secara perlahan sehingga ia dapat membuat kreasi origaminya sendiri. Setelah selesai, pajanglah hasil karya anak Anda di kamarnya.

  1. Bermain Patung Musik

Inti utama dari permainan ini adalah bersosialisasi. Maka untuk permainan ini, ajaklah anak-anak lainnya seperti saudara atau teman-teman anak Anda untuk ikut bermain. Dalam permainan patung musik ini, anak Anda akan dilatih konsentrasi dan kemampuan motorik halusnya dalam mendengarkan musik dan berjoget. Selain itu, karena dengan banyaknya anak-anak lain yang ikut akan merangsang kemampuan sosialisasinya dan membuatnya lebih kenal dengan anak-anak seusianya.

Permainan inipun cukup sederhana, Anda tinggal menyalakan musik dari handphone, radio maupun TV dan katakanlah pada anak-anak yang bermain bahwa saat musik yang dimainkan berhenti maka merekapun harus ikut berhenti. Syarat utama saat musik dinyalakan adalah mereka harus berjoget lucu dan riang gembira sehingga ketika musik berhenti, mereka akan berhenti pada posisi yang lucu. Lakukan selama beberapa putaran sampai akhirnya ditemukan satu pemenang yang bertahan menjadi patung saat musik berhenti.

Dari semua permainan kreatif ini, lakukanlah yang kira-kira sesuai untuk kebutuhan anak Anda dan tentukan momen yang tepat sehingga Anda pun dapat ikut berkontribusi dalam menyaksikan perkembangan sang buah hati.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *