Permainan Untuk Anak Anak Sebagai Media Untuk Mengembangkan Kreatifitasnya

perkembangan kognitif
imagiplanks.com

Permainan untuk anak anak menjadi media paling tepat untuk mengajari anak sesuatu, malahan bisa menjadi media untuk meningkatkan kecerdasan dan kreatifitas anak.

Melihat anak cerdas dan kreatif tentu membahagiakan orang tua, sama seperti yang Anda rasakan bukan?

Perlu dingat, kecerdasan dan kreativitas anak ini selalu berkembang di tiap waktunya. Sementara cepat tidaknya perkembangan kedua hal ini tergantung pada diasahnya kemampuan tersebut atau tidak.

Ketika kemampuan ini tidak diasah di tiap waktunya, normalnya anak akan tertinggal dengan teman sebayanya. Parahnya, orang tua terkadang pasrah dengan keadaan tersebut. Contohnya adalah tidak melakukan tindakan apapun untuk menangani masalah tersebut.

Problematika ini sudah banyak terjadi di sekeliling Anda. Malahan orang tua bisa saja menyalahkan orang lain ketika anak tidak cerdas semasa sekolah.

Ini kekeliruan yang tidak boleh dilakukan terus menerus. Anda perlu bangkit, berusaha untuk memfasilitasi anak supaya kecerdasan dan kreativitasnya cenderung meningkat. Caranya adalah dengan menyediakan permainan untuk anak yang mendidik.

Seperti apa permainan yang bisa menstimulus kecerdasan dan kreativitas anak? Anda bakal menemukan jawabannya dengan memperhatikan konsep bermain yang benar buat anak di bawah ini!

Konsep Dasar Permainan Yang Benar Untuk Anak

Bukan rahasia lagi jika hampir keseluruhan waktu anak dihabiskan untuk bermain. Karena memang dunia anak masih berada di kisaran hal-hal yang menyenangkan.

Dari permainan ini, anak bakal belajar banyak. Baik itu belajar tentang bagaimana menyelesaikan permainan, maupun belajar bekerjasama dengan rekan sepermainannya.

Jika dicermati, kerjasama yang dibangun anak-anak menjadi modal berharga untuk anak di masa mendatang.

Ada satu aturan dimana anak bisa menyelesaikan sesuatu dengan mudah bila dilakukan bersama-sama. Jadi, anak terlahir bukan dengan sifat individualis, melainkan punya sifat kooperatif.

Dengan kata lain, satu jenis permainan bisa mempertajam karakter baik dari anak, serta mampu mempertajam kemampuan berfikir dan kreativitasnya.

Perlu Anda ketahui, permainan yang tepat bisa meningkatkan seluruh kemampuan dasar anak agar dewasa nanti tidak mengalami kesulitan.

Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan kognitif, sosial, emosi dan psikomotoriknya. Kemampuan ini sudah ada, tinggal dibangkitkan secara berimbang.

Ketika terlewat salah satunya, maka dewasa nanti anak memiliki kemungkinan tidak mampu mengatasi permasalahan yang ada di hadapannya. Maksudnya, anak Anda akan kesulitan dengan lingkungannya.

Dicontohkan dengan tumbuhnya anak dengan sifat indivudualis. Anak yang seperti ini akan cenderung pendiam, sulit untuk bekerjama. Akibatnya, anak akan dijauhi oleh temannya dan bisa saja tertekan bila tidak mampu menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Menyadari akan kemungkinan besar terjadi masalah seperti ini, Anda perlu memberikan sebuah media untuk mengembangkan semua kemampuan tersebut secara berimbang. Dan yang terpenting adalah sesuai dengan tahapan pertumbuhannya.

Permainan Yang Sesuai Dengan Usia Anak

Bicara mengenai permainan yang sesuai usia anak, variasi permainan tentu menjadi perhatian orang tua.

Anda perlu menyadari jika pertumbuhan anak itu bertahap. Ini berarti bahwa permainan yang diberikan juga harus bertahap atau bervariasi. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan anak itu sendiri.

Kami ingatkan pada Anda untuk tidak memberikan sebuah permainan anak melalui kecanggihan teknologi kecuali sekedarnya saja. Tapi perbanyaknya jenis permainan konvensional yang terlihat nyata di lingkungannya.

Hal ini bukan tanpa sebab. Anak yang terlalu asik bermain di depan handphone misalnya akan memiliki kecenderungan asik sendiri. Anak memang punya kecerdasan tinggi, namun kemampuan sosialisasinya akan berkurang.

Itulah mengapa Anda diharapkan tidak terlalu bergantung pada permainan di HP. Tetapi Anda bisa memilihkan permainan tradisional anak atau semacamnya. Dengan catatan Anda juga perlu mengawasi anak selama bermain.

Kembali pada permainan yang terbaik di setiap jenjang usia anak. Anda sukses meningkatkan kecerdasan dan kreativitas anak jika memilihkan permainan sesuai usianya. Anda bisa memilihnya dengan memperhatikan hal-hal berikut ini.

  • Permainan yang fokus pada kemampuan menggenggam

Permainan ini akan berpengaruh pada kemampuan motorik anak. Normalnya, anak yang baru belajar hal tersebut adalah anak yang berusia 3-6 bulan.

Dikarenakan anak masih berusia 3-6 bulan, maka permainan yang digunakan adalah permainan yang lembut. Cuma permainan tadi tidak membahayakan anak jika dimainkan.

  • Permainan untuk kemampuan membedakan warna

Ketika anak sudah menginjak usia 12-15 bulan, anak akan tertarik dengan warna. Anak menaruh perhatian lebih pada permainan-permainan tersebut.

Di sini, permainan yang berwarna-warni bisa berupa apapun. Contohnya adalah bola berwarna-warni.

Permainan seperti ini juga akan meningkatkan kemampuan motorik, bahkan juga meningkatkan kecerdasan otak. Karena anak bisa juga diajarkan tentang warna-warni sekaligus.

  • Permainan yang mengasah kemampuan otak anak

Permainan anak yang mengasah otak sudah boleh diberikan ketika memasuki usia 3 tahun ke atas.

Permainan ini mengedepankan imajinasi anak. Jadi, biarkan anak asik untuk berimajinasi dengan permainan yang Anda berikan.

Cuma yang harus Anda lakukan adalah menemani sekaligus mengawasi. Contohnya adalah bermain boneka atau bermain perang-perangan.

Ketika anak mulai tumbuh dewasa dan sudah mengerti aturan-aturan sederhana, Anda bisa memberikan permainan yang membutuhkan aturan main dalam menyelesaikannya. Contohnya adalah permainan ular tangga.

Permainan seperti ini bisa diberikan semenjak usia 5 tahun ke atas. Karena pada usia tersebut, anak sudah mulai memahami aturan permainan, bahkan bisa berfikir tentang cara menyelesaikan sebuah permainan.

Intinya, berikan sebuah permainan-permainan sederhana terlebih dahulu berdasarkan usianya agar kemampuan keseluruhan anak bisa meningkat secara bersamaan.

Dengan tahapan-tahapan tersebut, permainan untuk anak anak yang Anda berikan bisa menjadi perantara untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan-kemampuan yang dimiliki anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *