Permainan Untuk Perkembangan Motorik Halus Balita 3 Tahun

perkembangan motorik
www.friso.co.id

Perkembangan motorik hanya bisa optimal jika ada stimulus. Itu harus dipastikan bawasannya ibu memberikan stimulus yang tepat untuk motorik anak. Ibu tahu apa yang harus ibu lakukan?

Sebelum mencari tahu mengenai cara mengembangkan motorik anak, ibu harus catat dulu bawasannya perkembangan motorik dibagi menjadi dua, motorik kasar dan motorik halus. Keduanya sama-sama motorik namun poinnya berbeda. Motorik kasar menggunakan otot besar sementara motorik halus menggunakan otot kecil. Di situs www.friso.co.id, sudah dijelaskan lebih rinci mengenai kedua hal tersebut.

Dalam hal ini, yang akan dibahas adalah mengenai bagaimana mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak. Lebih tepatnya, stimulus apa yang harus ibu berikan untuk memaksimalkan perkembangan motorik halus anak.

Berikut ini beberapa permainan yang bisa ibu lakukan sebagai stimulus yang tepat untuk perkembangan motorik halus anak balita usia 3 tahun.

  1. Menarik Garis

Salah satu permainan sederhana yang bisa membantu kemampuan menggerakkan motorik halus anak adalah menarik garis. Apa yang harus ibu persiapkan?

Yang pertama, siapkan satu lembar kertas HVS. Usahakan ibu menggunakan kertas HVS yang tebal agar tidak mudah robek. Langkah selanjutnya, buatlah beberapa titik pada lembar kertas tersebut. Ibu bisa membuat contoh, yaitu menarik sebuah garis dari satu titik ke titik yang lain.

Lembar kertas yang sudah ada titik-titik tersebut kemudian diserahkan kepada anak. Berikan satu buah pensil atau pen agar anak menarik garis sama seperti yang ibu contohkan.

Dalam hal ini, agar hasilnya lebih menarik, ibu bisa membuat titik sehingga hasilnya nanti membuat sebuah pola binatang atau benda-benda di sekitar. Dengan demikian, anak tidak hanya belajar membuat garis, tapi juga ia seolah-olah menggambar sebuah obyek.

  1. Menjiplak

Mungkin ibu masih ingin permainan yang ibu lakukan waktu TK dulu. Yaps, menjiplak. Ini permainan yang sangat mudah dan sangat bagus untuk perkembangan motorik halus balita 3 tahun.

Yang perlu ibu lakukan adalah menyiapkan jiplakan. Ibu bisa beli jiplakan yang berbentuk hewan, tanaman, atau berbentuk apa saja yang sesuai dengan keinginan. Selanjutkan, siapkan juga kertas dan pensil.

Permainan ini sangat baik mengingat anak akan semakin sibuk dengan kegiatannya. Sementara itu, ibu bisa tenang membiarkan anak melakukan permainan yang satu ini. Dipastikan anak akan semakin tertarik dan tertantang untuk menjiplak lebih banyak bentuk yang sudah ibu siapkan.

  1. Mewarnai

Permainan ini bisa dijadikan permainan untuk level yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua permainan sebelumnya. Tidak mudah bagi anak usia 3 tahun untuk mewarnai.

Permainan ini tidak hanya bagus untuk gerakan motorik halus anak. Ini juga sangat baik untuk meningkatkan daya imajinasi anak.

Sebaiknya ibu membelikan gambar obyek yang anak familiar dengan gambar tersebut. Dengan demikian, anak bisa dengan mudah mewarnai dengan warna yang tepat di setiap bagian dari obyek tersebut. Jika anak ibu suka dengan Spongebob, ibu bisa cetak gambar Spongebob. Si kecil pasti bagian mana yang harus diwarnai dengan warna kuning dan bagian mana yang harus diwarnai dengan warna cokelat dan lain sebagainya.

Mana permainan yang akan ibu coba untuk mengembangkan motorik halus anak?

Tentu saja bukan hanya stimulus dari luar saja yang mempengaruhi kemampuan motorik halus anak. Jangan sepelekan faktor yang lainnya juga. Contohnya saja kematangan organ fisiologis seperti tangan, kaki, dan organ lainnya. Untuk masalah yang seperti ini, ibu pasti tahu organ fisiologis sangat tergantung pada pemenuhan nutrisi. Jadi, pastikan ibu memberikan nutrisi yang cukup dengan memberikan makanan yang bergizi agar organ tubuh berkembang dan berfungsi sebagaimana mestinya. Akan lebih baik jika ibu memberikan susu pertumbuhan untuk balita, Friso Gold 4. Kandungan nutrisinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan balita usia 3 hingga 12 tahun.

Yang pasti, dua hal tersebut, yaitu stimulus dari luar serta kebutuhan nutrisi untuk mematangkan organ fisiologis harus berjalan secara bersama-sama. Pertanyaannya sekarang adalah sudahkah ibu memberikan nutrisi yang cukup untuk si kecil serta memberikan stimulus berupa permainan yang tepat?

Untuk ide-ide permainan edukatif untuk balita usia 3 tahun lainnya, ibu bisa dapatkan dari forum para ibu. Situs Friso menyediakan fasilitas berupa tempat diskusi para orang tua. Di sana, topik pembicaraan berbeda-beda, mulai dari kesehatan balita hingga tentang perkembangan anak. Ada juga yang membicarakan tentang parenting atau pola asuh anak yang tepat. Kunjungi situs Friso dan ikuti diskusi di forum online tersebut.

Tidak puas dengan diskusi? Ibu bisa beralih ke layanan Tanya Pakar. Ini merupakan layanan konsultasi perkembangan anak secara online di mana pertanyaan yang ibu ajukan akan langsung dijawab oleh pakarnya. Asalkan ibu memberikan pertanyaan yang jelas dengan kondisi atau problematika yang jelas, pakar perkembangan anak akan memberikan solusi yang ibu butuhkan.

Untuk menikmati layanan diskusi online atau tanya pakar tersebut, ibu harus daftarkan diri terlebih dahulu di www.friso.co.id. Setelah itu, ibu bisa menggunakan dua fasilitas tersebut.

Ada juga beberapa artikel tentang tumbuh kembang balita yang bisa ibu baca. Yang pasti, semua artikel di sana sangat aplikatif dan kredibel. Pasalnya, artikel tersebut berdasarkan penelitian ilmiah.

Untuk balita ibu yang sekarang berusia 3 tahun, optimalkan untuk mengembangkan perkembangan motorik, terutama motorik halus. Usia 3 tahun dikatakan sebagai usia emas. Jadi, jangan sampai ibu menyia-nyiakan begitu saja.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *