Perut Kembung Pada Anak Begini Cara Mudah Mengatasinya!

penyebab infeksi usus
www.friso.co.id

Perut kembung pada anak membuat hampir semua bayi merasa kurang nyaman serta rewel dan bahkan mempengaruhi aktivitas menyusui, untuk itu Anda sebagai ibu biasanya akan cepat-cepat mencari cara mengatasi kembung pada bayi. Meskipun perut kembung adalah salah satu masalah pada sistem pencernaan yang bisa dijumpai hampir sekitar 70 persen bayi mengalami perut kembung. Dan hal ini bisa menyerang bayi, balita, maupun anak pada usia berapapun.

Perut kembung umumnya lebih mengganggu pada bayi baru lahir sampai usianya 1-4 bulan, sebab pada usia yang masih rentan tersebut usus bayi masih dalam tahap perkembangan. Lebih jauh lagi, sebagian bayi ketika mengalami perut kembung tampak lebih menderita daripada yang lain karena pengaruh faktor lingkungan. Anda bisa melihat apakah bayi Anda mengalami perut kembung dari beberapa tanda dan gejala, antara lain bayi sendawa, cegukan, atau memuntahkan kembali minuman atau gumoh terlalu sering.

Apakah itu sendawa ? bagi Anda yang belum mengetahuinya, sendawa adalah cara alami untuk meredakan penumpukan gas dalam perut, dan Anda pun dianjurkan untuk menyendawakan bayi setelah menyusuinya. Namun sendawa, cegukan, atau gumoh yang terlalu sering bisa menjadi pertanda adanya terlalu banyak udara dalam perut bayi. Anda harus benar benar memperhatikan hal tersebut.

Perut Kembung Pada Anak Bahaya kah?

Perut kembung bisa diakibatkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah cara menyusui yang kurang tepat. Pelekatan bayi yang kurang sempurna pada payudara ibu ketika menyusui dapat menyebabkan udara tertelan yang mengakibatkan perut kembung. Menangis, khususnya apabila bayi menangis dalam waktu yang lama karena terlalu lapar juga dapat menyebabkan bayi menelan udara yang membuat perutnya kembung. Cara mengatasi kembung pada bayi memang perlu mempertimbangkan kedua penyebab utama ini.

Selain itu, perut kembung bisa juga  disebabkan oleh ketidakseimbangan mikroba dalam sistem pencernaan, kurang sempurnanya sistem pencernaan bayi, alergi makanan (apabila bayi Anda sudah mulai mendapat makanan pendamping ASI), atau menyusu terlalu banyak. Apabila bayi menyusu terlalu cepat, akan memproduksi kelebihan laktosa dan meningkatkan gas dalam perut akibat pemecahan laktosa yang terlalu banyak.

Sebagian bayi mungkin merasa lebih tenang dengan menghisap pacifier atau empeng, terutama jika mereka sudah mulai memasuki fase tumbuh gigi. Namun, jika bayi merasa lapar, gerakan hisapan kuat pada empeng berpotensi membuat banyak udara tertelan oleh bayi dan setelahnya menyebabkan perut kembung. Oleh sebab itu, pastikan menawarkan empeng pada bayi hanya untuk menenangkannya saja, jangan memberikan empeng pada bayi saat ia lapar.

Cara Mengobati Perut Kembung Pada Bayi

Berikut ini beberapa cara untuk mengobati kembung pada bayi, diantaranya adalah ;

– Memperhatikan pelekatan bayi pada payudara

Saat menyusui, pelekatan bayi pada payudara ibu harus tepat. Tidak hanya untuk mencegah perut kembung, namun juga agar ASI dapat terserap dengan sempurna, menjaga produksi ASI agar tetap banyak, dan agar puting payudara ibu tidak lecet. Pelekatan yang benar adalah dagu bayi menempel ke payudara ibu, mulut bayi terbuka lebar, sebagian besar areola ibu terutama yang berada di bawah masuk ke dalam mulut bayi, dan bibir bawah bayi tampak terlipat ke luar.

Disamping itu pipi bayi tidak boleh tampak kempot, karena itu berarti bayi tidak menghisap dengan baik. Juga tidak boleh terdengar bunyi berdecak karena itu berarti banyak udara yang tertelan oleh bayi hanya boleh terdengar bunyi menelan. Kemudian ibu tidak kesakitan dan bayi tampak tenang. Itu artinya pelekatan bayi sudah benar.

– Usahakan menyusui bayi pada sudut tertentu

Cara selanjutnya untuk mengatasi kembung pada bayi  yaitu menyusuinya dengan sudut tertentu, yang paling optimal adalah posisi kepala dan leher bayi lebih tinggi dari lambung ketika ia menyusu. Dengan cara ini, ASI akan langsung mengalir ke bawah memasuki sistem pencernaan bayi, sementara gas yang ada di perutnya dapat terdorong ke atas.

Akan tetapi Anda harus ingat bahwa  untuk tetap mempertahankan posisi menyusui yang benar, yakni telinga, bahu, dan pantat bayi berada pada satu garis lurus serta dada dan perutnya menempel seluruhnya ke dada dan perut Anda saat bayi menyusu ia tidak dalam posisi berpaling.

– Menyendawakan bayia ketika selesai menyusui

Para ahli atau dokter anak menganjurkan agar setelah menyusui Anda menyendawakan bayi dengan posisi duduk yaitu dengan satu tangan Anda menyangga dada dan leher bayi sementara tangan yang lain menepuk-nepuk lembut punggungnya. Namun sebagai alternatif lain, Anda pun bisa menyendawakan bayi dengan menggendongnya tegak lurus dengan dada dan perut bayi menempel ke samping dada, sementara kepalanya bertumpu pada pundak Anda. Jangan terlalu terburu-buru dalam menyendawakan bayi Anda, karena butuh waktu beberapa menit bagi gas yang ada di perutnya untuk keluar dari sistem pencernaan.

– Membiarkan bayi tengkurap

Cara selanjutnya untuk mengatasi kembung pada bayi adalah membiarkannya tengkurap. Apabila bayi Anda sudah mulai tengkurap, begitu bangun tidur biarkan ia tengkurap dan amati saat ia melakukannya.

Saat tengkurap, pengaruh gravitasi memberikan tekanan lembut pada perut dan sistem pencernaan sehingga dapat menolong sistem pencernaan untuk mendorong keluar kelebihan gas yang ada di dalamnya. Selain membantu mengeluarkan gas, aktivitas ini juga dapat membantu menguatkan otot lengan dan leher bayi, sehingga bisa dikatakan bayi Anda mendapat lebih dari satu manfaat. Menarik bukan?

Anda perlu lebih waspada jika bayi menunjukkan gejala-gejala seperti muntah, tidak buang air besar, ada darah pada tinja, sangat rewel, dan demam. Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda tersebut segera bawa ia ke dokter. Perut kembung pada anak juga sebaiknya jangan Anda anggap sepele.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *