Posisi Tidur Yang Disarankan Agar Perkembangan Janin 4 Bulan Baik

posisi tidur dengan janin 4 bulan
cosmomom.net

Ibu mungkin sudah tahu posisi tidur yang nyaman saat perkembangan janin 4 bulan adalah miring. Akan tetapi, apakah ibu tahu ada manfaat lain selain kenyamanan yang ibu rasakan?

Sebenarnya, para ahli kesehatan ibu hamil sudah menyarankan agar posisi tidur ibu hamil usia 4 bulan sebaiknya miring, entah itu ke kiri atau ke kanan. Mereka menyarankan hal demikian bukan tanpa alasan. Dan alasan ini tidak hanya berhubungan dengan rasa nyaman yang akan ibu rasakan.

Memang akan sulit bagi ibu untuk tidur tengkurap saat janin berusia 4 bulan. Perut ibu sudah membesar sehingga rasanya tidak nyaman jika harus tidur tengkurap. Selain itu, ibu pasti khawatir dengan janin jika ibu tidur tengkurap, bukan?

Selain alasan-alasan yang bisa dipahami masyarakat awam seperti itu, ibu juga perlu tahu hal-hal lain yang sudah diketahui oleh para ahli kesehatan.

Manfaat Tidur Miring Saat Janin Berusia 4 Bulan

Ibu pasti setuju jika nutrisi sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin di dalam kandungan. Pertanyaannya sekarang adalah apakah hanya nutrisi yang dibutuhkan untuk menjamin optimalkan perkembangan janin?

Ternyata, ada hal lain yang tak kalah penting yang mempengaruhi perkembangan janin, yaitu peredaran darah. Janin juga membutuhkan hal ini. Dan tidur dengan posisi miring bisa memperlancar aliran darah melalui plasenta menuju ke rahim.

Menurut penelitian, tidur miring, terutama miring ke kiri membuat peredaran darah lebih lancar. Hal ini disebabkan pembuluh vena besar bagian belakang mengembalikan aliran darah ke tubuh menuju ke jantung. Walhasil, plasenta yang merupakan jembatan janin mendapatkan semua yang janin mendapatkan aliran darah sesuai dengan kebutuhan.

Itulah manfaat tidur miring saat janin usia 4 bulan. Meskipun demikian, bukan berarti ibu tidak boleh tidur dengan posisi tengkurap atau terlentang ya. Saat tidur, tentu ibu tidak senaga merubah posisi tidur. Awalnya ibu tidur miring ke kiri atau ke kanan. Namun, tanpa ibu sadari posisi tidur menjadi terlentang. Itu hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Manfaat Tidur Miring Untuk Ibu Hamil

Ada banyak sekali keluhan kesehatan ibu hamil. Dan keluhan kesehatan ini sesuai dengan usia kehamilan. Contohnya saja, ketika hamil muda, keluhan kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil adalah morning sickness atau mual.

Lalu, bagaimana saat usia janin 4 bulan? Saat bayi berusia 4 bulan di dalam kandungan, itu artinya kehamilan sudah mencapai usia trimester kedua. Pada saat ini, kebanyakan ibu hamil mengalami masalah kesehatan berupa kaki bengkak. Jika ditelusuri lebih lanjut, banyak faktor penyebab pembengkakan pada kaki ibu hamil ini. Hal ini bisa disebabkan posisi duduk yang salah seperti ketika duduk dengan kaki menggantung. Bisa juga kaki bengkak ini disebabkan terlalu lama duduk atau sedang dalam perjalanan yang jauh dengan menggunakan mobil.

Akan tetapi, tidak banyak yang mengerti jika ternyata pembengkakan pada bagian kaki ini bisa juga disebabkan oleh masalah pada ginjal. Organ tubuh ini tidak bisa bekerja dengan baik. Sisa produk dan juga cairan di dalam tubuh tidak segera diproses oleh ginjal sehingga mengakibatkan kaki bengkak.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka ibu perlu tidur dengan posisi miring, terutama miring ke kiri. Pasalnya, tidur posisi miring ke kiri bisa membantu mempermudah ginjal melakukan tugasnya membuang sisa makanan dan juga sisa cairan di dalam tubuh.

Jadi, ibu sekarang tahu kan mengapa sebaiknya ibu tidur dengan posisi miring saat perkembangan janin 4 bulan?

Hati-Hati Terlalu Sering Tidur Terlentang

Sebenarnya tidak masalah jika ibu tidur terlentang atau tengkurap asalkan ibu tahu apa yang harus ibu lakukan. Misalnya, jika ibu ingin tidur tengkurap, maka harus ada bantal yang ditaruh di kaki. Dengan demikian, perut tidak mendapatkan beban berat. Meskipun demikian, sepertinya tidur tengkurap terasa tidak nyaman.

Bagaimana dengan tidur terlentang? Yang paling aman dan ibu tidak perlu repot adalah tidur terlentang. Dengan posisi tidur seperti ini, ibu akan merasakan tidur seperti biasa. Hanya saja, ibu sedikit merasa terbebani karena perut yang membesar dan lebih berat.

Meskipun demikian, ibu harus hati-hati. Pasalnya, tidur terlentang saat hamil trimester kedua bisa menyebabkan wasir dan sakit pinggang lho. Hal ini tidak lain disebabkan oleh beban yang diberikan pada tubuh bagian belakang semakin berat. Usus dan vena cava inferior mendapatkan beban yang lebih berat. Akibatnya, wasir dan sakit pinggang bisa saja terjadi.

Selain itu, tidak jarang juga ibu hamil yang justru mengalami kesulitan bernafas ketika ia tidur terlentang. Oleh sebab itu, yang paling bagus adalah tidur miring ke kiri atau ke kanan. Diutamakan ibu tidur miring ke kiri karena lebih banyak manfaat yang ibu dan juga janin bisa dapatkan.

Semakin jelas kan mengapa posisi tidur sangat menentukan bagaimana janin usia 4 bulan berkembang? Meskipun demikian, yang sangat mempengaruhi perkembangan janin tidak lain adalah nutrisi. Konsumsi susu Frisomum Gold setiap hari agar kebutuhan nutrisi harian sudah dipastikan terpenuhi.

Setelah bayi lahir, ibu akan mendapatkan tantangan lainnya. Ibu harus memberikan ASI eksklusif hingga usia bayi 6 bulan. Baru kemudian ketika usianya menginjak 1 tahun, ibu berikan susu balita terbaik. Jika ibu ingin memiliki keturanan yang sehat dan cerdas, hal tersebut harus diawali sejak bayi masih ada di dalam kandungan. Mau kan ibu memiliki anak yang sehat nantinya?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *