Saat Hamil, Kurangi Makan Nasi Ya Bu

ibu hamil menjaga badan
www.ibudanbalita.com

Terdengar aneh jika saat hamil ibu harus mengurangi mengkonsumsi nasi. Bukannya justru harus ditambah? Itu yang diketahui oleh kebanyakan orang. Namun, ketahui dulu alasan ilmiahnya agar ibu tahu mengapa harusnya mengurangi nasi.

Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi

Mindset orang Indonesia itu ada yang unik. Banyak dari mereka yang merasa belum makan kalau belum makan nasi. Sekalipun mereka sudah makan roti untuk sarapan atau mie untuk hidangan makan siang atau makan malam, mereka menganggap menu itu bukan menu makan berat, tapi cemilan saja.

Padahal, di dalam rati dan mie terdapat kandungan kalori serta karbohidrat seperti halnya pada nasi.

Dan inilah yang dikhawatirkan. Karena seorang ibu hamil terlalu banyak mengkonsumsi nasi putih, di pagi, siang, dan malam hari, maka hanya ada asupan karbo saja di dalam tubuh.

Ibu hamil akan merasa kenyang padahal belum mendapatkan asupan nutrisi lain seperti protein.

Dan apakah ibu tahu apa yang terjadi jika terlalu banyak karbohidrat di dalam tubuh? Perkembangan janin akan terganggu karena tidak mendapatkan asupan nutrisi yang lainnya.

Itulah mengapa penting sekali untuk merubah mindset. Dan tujuannya satu, agar ibu hamil tidak terlalu banyak mengkonsumsi nasi.

Porsi makan nasi harus dikurangi sementara porsi menu makanan yang mengandung kandungan yang lain ditambah. Ini tujuan utamanya.

Bahaya Mengkonsumsi Nasi Terlalu Banyak

Apa yang terkandung di dalam nasi? Salah satunya adalah karbohidrat. Kandungan ini sangat dibutuhkan agar tubuh penuh stamina. Namun, hasilnya akan buruk jika tubuh mendapatkan asupan karbohidrat terlalu banyak.

  • Risiko Kegemukan

Siapa sangka jika mengkonsumsi nasi putih bisa beresiko terkena masalah kegemukan atau obesitas. Hal ini bisa dijelaskan secara medis.

Di dalam nasi putih, terdapat kandungan gula. Sebenarnya gula ini yang lebih besar menyebabkan seseorang terkena diabetes. Hanya saja, sebelum mencapai kondisi parah seperti ini, biasanya seseorang tersebut akan lebih dulu mengalami kegemukan.

Apakah obesitas itu buruk bagi ibu hamil? Tentu saja. Kegemukan pada ibu hamil bisa menjadi penyebab kegemukan pada bayi di dalam kandungan lho. Dan jika hal ini terjadi, sangat beresiko sekali ketika proses persalinan normal nantinya.

  • Diabetes

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, terlalu banyak mengkonsumsi nasi bisa menaikkan gula darah. Dan hal tersebut akan mengakibatkan seorang ibu hamil mengalami diabetes.

  • Kematian Bayi Di Dalam Kandungan

Sepertinya terlalu berlebihan namun inilah faktanya. Selain kandungan karbohidrat, nasi juga mengandung arsenic. Kandungan inilah yang menjadi penyebab bayi mengalami kematian dini.

Namun, jika kadar arseniknya hanya sedikit, risiko tersebut bisa dihindari. Untuk itu, seorang ibu hamil harus mengurangi porsi makan nasi setiap hari.

Pada dasarnya, kelebihan mengkonsumsi nasi putih memang tidak bagus untuk ibu hamil. Lebih dari itu, tujuan lainnya adalah agar seorang ibu hamil masih bisa mengkonsumsi menu makanan lainnya. Hal ini terkait dengan banyaknya nutrisi yang dibutuhkan, tidak hanya karbohidrat saja, kan?

Banyak sekali menu makanan ibu hamil yang sehat dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari oleh ibu hamil. Situs ibu dan balita telah membagikan tips menjaga kehamilan dengan cara memilih makanan apa saja yang baik dan tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

Yang pasti, mindset “belum makan kalau belum makan nasi” itu harus dihilangkan. Ada banyak jenis makanan lain yang bisa memberikan energi selain nasi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *