Saat HPL Hampir Tiba, Perhatikan Adanya Kontraksi Palsu

kontraksi saat melahirkan
www.facebook.com/ibudanbalita

Kenapa ada kontraksi palsu? Tentu saja ada. Hal ini karena banyak faktor.

Yang pasti, saat persalinan hampir tiba, kontraksi akan sering terjadi. Kontraksi inilah yang menandakan bayi akan segera lahir ke dunia.

Sayangnya, ada kontraksi yang asli ada juga kontraksi yang palsu. Kontraksi asli artinya memang sudah waktunya bayi lahir ke dunia. Lain hal dengan kontraksi palsu. Ini hanya kontraksi yang tidak menjadi penanda bayi akan segera lahir.

Bagaimana Kontraksi Palsu Terjadi?

Sebenarnya kontraksi bisa terjadi kapan saja. Bahkan, saat usia kehamilan baru berusia 1-2 bulan, kontraksi bisa saja terjadi. Hanya saja, sudah dipastikan kontraksi tersebut bukan pertanda bayi akan lahir. Yang sulit adalah membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi asli ketika masa HPL hampir tiba.

Yang pasti, kontraksi palsu ini tidak disebabkan bayi mulai bergerak dan ingin lahir. Kontraksi ini bisa disebabkan oleh kondisi rahim. Bisa saja kontraksi ini dipengaruhi oleh makanan yang ibu konsumsi.

Ibu harus tahu kenapa beberapa makanan tidak boleh dikonsumsi. Contohnya saja buah durian. Buah ini tidak disarankan untuk dikonsumsi lantaran kandungannya bisa membuat kontraksi pada rahim. Dan ini berbahaya jika kontraksi sangat  keras sementara janin masih berusia sangat mudah. Bukan tidak mungkin bayi akan mengalami keguguran jika hal ini terjadi.

Selain itu, kontraksi juga bisa disebabkan karena ibu baru saja berhubungan dengan suami. Air mani yang masuk ke dalam rahim juga menjadi salah satu penyebab kontraksi.

Tanda Kontraksi Palsu

Untuk lebih mudahnya, ibu hanya perlu bisa membedakan mana yang kontraksi palsu dan mana yang kontraksi asli.

Umumnya, kontraksi palsu itu terjadi pada awal trimester ketiga. Selain itu, ibu hanya mengalami kontraksi dalam kurun waktu yang sebentar saja.

Semakin lama kontraksi terasa semakin lemah. Berbeda dengan kontraksi asli di mana kontraksi akan semakin kuat.

Kontraksi yang palsu bisa terjadi kapan saja, tidak menentu. Seperti yang ibu ketahui tentang faktor penyebab kontraksi tersebut di atas, tentu saja kontraksi palsu bisa terjadi kapan saja tergantung apa yang baru saja ibu makan atau apakah ibu baru berhubungan dengan suami atau tidak.

Sebenarnya yang akan ibu rasakan itu hampir sama. Perut mengalami kram dan sakit pada bagian panggul. Hanya saja, tidak ada lendir berwarna merah yang keluar dari vagina.

Jika lendir itu keluar, maka itu tandanya kontraksi asli dan bayi yang ibu kandung akan segera lahir ke dunia.

Jadi, sekarang ibu sudah tahu cara membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi asli, bukan? Hal ini harus ibu ketahui agar ibu tidak was-was ketika menunggu masa persalinan.

Banyak ibu hamil yang akhirnya ke rumah sakit bersalin padahal yang mereka rasakan hanya kontraksi palsu. Akhirnya, mereka harus pulang lagi ke rumah.

Repot, bukan?

Oleh sebab itu, penting sekali membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi asli. Ibu bisa menanti kehadiran sang buah hati dengan melakukan beberapa hal menyenangkan di rumah. Salah satunya dengan melakukan gerakan senam ibu hamil sederhana.

Jangan lupa ibu juga harus tetap mengkonsumsi susu ibu hamil Frisomum Gold agar kondisi kesehatan serta stamina ibu tetap terjaga. Ini modal berharga jika ibu ingin sekali melakukan persalinan secara normal.

Konsultasi dengan dokter lebih intens untuk mengetahui kondisi terbaru kesehatan ibu dan juga janin di dalam kandungan. Jika selama ini ibu konsultasi sekali dalam satu bulan, ibu bisa konsultasi dua kali dalam satu bulan ketika masa persalinan hampir tiba.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *