Satu Tips Ibu Hamil Muda untuk Menghindari Bayi Hiperaktif

Apakah tanda-tanda bayi hiperaktif bisa diketahui ketika masih ada di dalam rahim? Jawaban atas pertanyaan tersebut juga sedang dicari oleh para dokter kandungan serta peneliti kesehatan ibu hamil.

Karena sampai sekarang belum ada patokan yang pasti apa tanda bayi dalam kandungan mengalami hiperaktif atau tidak. Yang selama ini diketahui adalah bawasannya ada bayi yang aktif dan sangat aktif.

Jadi, bisa dikatakan belum ada tanda-tanda pasti apakah bayi di dalam kandungan mengalami masalah hiperaktif atau tidak. Hanya saja, dokter kandungan dan para peneliti kesehatan hamil mengetahui bawasannya ada hal yang mengakibatkan bayi lahir dan berkembang dan mengalami masalah hiperaktif.

Dan ada tips ibu hamil muda yang bisa menghindarkan bayi ibu dari masalah tersebut. Ingin tahu apa tips tersebut?

Mengurangi Mengkonsumsi Kopi

Ibu pasti tahu apa kandungan di dalam kopi. Betul sekali. Kandungan di dalam kopi adalah kafein.

Kafein dikenal sebagai zat yang akan memacu jantung bekerja lebih keras. Dengan demikian, Peredaran darah semakin cepat dan orang akan cenderung tidak bisa tidur.

Dan bagi ibu hamil, ada pengaruh yang lain. Ternyata kafein juga bisa diserap oleh bayi yang masih ada di dalam rahim. Kafein tersebut memang tidak digunakan secara langsung tapi disimpan dalam waktu yang lama. Bahkan, kandugan kafein tersebut masih ada ketika bayi sudah dilahirkan.

Dan apa yang terjadi? Ketika bayi menyimpan kafein, yang terjadi ketika ia berkembang, ia akan menjadi anak yang mengalami masalah hiperaktif.

Para peneliti menemukan bawasannya kopi yang dikonsumsi oleh ibu hamil berpengaruh terhadap perkembangan otak janin di dalam kandungan. Dan jika jumlah kafein berlebihan, kafein akan tersimpan. Dan hal tersebut membuat anak memiliki energi yang besar.

Itulah mengapa salah satu tips untuk ibu hamil muda adalah mengurnagi mengkonsumsi kopi agar anak ibu ketika lahir tidak mengalami hiperaktif.

Kesalahpahaman Di Masyarakat

Tentu ibu ingin sekali anak ibu nanti berkembang dengan baik. Jadi, ibu harus menjaga kesehatan mulai saat awal kehamilan dengan menerapkan tips kesehatan ibu hamil muda hingga ketika anak sudah lahir ke dunia.

Akan tetapi, ketika ibu memiliki anak hiperaktif, ibu sama sekali bukan momok. Dari penjelasan sebelumnya, ibu tahu bahwa anak hiperaktif itu disebabkan karena kebanyakan energi sehingga ia sangat aktif.

Sayangnya, kebanyakan orang sudah memberikan stigma negatif terhadap anak hiperaktif. Ia dianggap sebagai anak yang berbeda dengan anak-anak lainnya.

Padahal, tidak ada yang beda sama sekali. Energinya sangat banyak sehingga butuh untuk disalurkan.

Jadi, jika ibu memiliki anak yang mengalami masalah hiperaktif, ibu hanya perlu mencari cara untuk menyalurkan energi lebih pada anak ibu tersebut. Ibu bisa mengajak si kecil untuk lebih aktif bermain permainan yang menguras fisik.

Memang memiliki anak yang hiperaktif itu sangat merepotkan. Ibu harus ekstra dalam menjaga dan merawat sang buah hati tersebut. Namun, ibu tidak boleh menganggap anak ibu berbeda dengan anak yang lain.

Tentu ibu bisa mencegah anak ibu mengalami hiperaktif. Salah satunya dengan menerapkan tips untuk kehamilan muda, yaitu mulai menghindari mengkonsumsi kopi atau minuman lain yang kadar kafeinnya tinggi.

Namun, yang pasti, bagi ibu yang suka mengkonsumsi kopi, sebaiknya ibu hentikan hingga anak ibu lahir nanti.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *