Sebelum Senam Hamil, Pahami Tata Caranya Di Sini!

senam hamil
Source: yallaforma

Senam hamil belum cukup populer di kalangan bunda tanah air. Padahal, ada banyak fungsi senam atau olah raga hamil apapun. Penelitian menunjukkan seorang perempuan yang gemar olah tubuh cenderung melahirkan lebih mudah dan tidak sakit. Jangan sampai bunda termakan mitos mentah – mentah dan melewatkan kesempatan besar satu ini.


Banyak mitos beredar bahwa melakukan olah tubuh selama hamil jauh dari kata aman. Apalagi, semakin besar kandungan, semakin khawatir bunda. Faktor penghambat terbesar yang biasa terlontar adalah taku takut keguguran.

Dalam buku keguguran, medis, dan keajaiban (Bantam) karya Bruce K. Young, penyandang gelar Medical doctor alias dokter medis dan professor gynecology dan obstetrics di universitas kedokteran New York, menjelaskan bahwa keguguran dan senam tak ada hubungannya.

Kalau memang bunda sudah tidak gampang takut dengan kabar angin, artinya bunda siap beraksi. Walaupun keberanian harus disertai ilmu pengetahuan. Di bawah ini adalah beberapa tips senam hamil aman untuk ibunda dan janin dalam kandungan.

1. Tipe olah raga apapun resiko harus dihitung
Namanya kegemaran sangat sulit untuk dihilangkan. Bahkan, pada waktu hamil sekalipun, banyak perempuan keras kepala dan masih ingin melakukan olah raga beresiko tinggi. Sebagai contoh saja senam balet, angkat beban, dan lari di pegunungan. Memang, hati senang dan riang sayangnya seiring bertambahnya kehamilan bunda harus berpikir ulang.

Jangan percayakan resiko terhadap teman, terutama olah raga fisik seperti basket. Meski seluruh anggota tim dan lawan sudah paham bahwa bunda sedang mengandung, bukan berarti mereka mau menahan diri ketika olah raga sudah semakin panas. Awal olah raga bisa saja anggota tim dan lawan masih ingat bahwa perempuan di hadapan mereka mengemban manusia di dalam perut, siap dilahirkan kapan saja, tapi resiko janin terluka tentu tidak ingin diambil

Apabila perempuan mengandung tetap memaksa melakukan olah raga berbahaya favoritnya atau bahkan sekedar iseng saja, walau tahu resikonya cukup besar, bicarakan dengan dokter kepercayaan ayah bunda. Ingat jatuh di punggung jauh lebih baik dibanding jatuh dengan perut duluan. Hal terakhir yang bunda inginkan adalah janin tertekan dalam hingga harus keluar sebelum waktunya.

2. Dehidrasi? Segera atasi!
Tubuh merasa segar setelah berolah raga tentu sangatlah wajar. Selagi tubuh terus bergerak, perlahan tapi pasti racun – racun terbuang lewat keringat. Olah raga manapun yang dipilih oleh bunda sudah pasti punya dampak yang serupa yakni haus. Ya, proses pembuangan racun menurunkan kadar air yang butuh diperoleh kembali.

Rasa haus merupakan salah satu sinyal untuk mengingatkan bahwa tubuh mulai dehidrasi. Di awal kehamilan, dehidrasi merupakan musuh terbesar, pasalnya kekurangan air bisa berakibat buruk seperti keguguran atau janin tidak bisa berkembang. . Jangan sampai, kekurangan air menjadi alasan sepele bagi bunda membahayakan bayi, perhatikan terus berapa banyak air yang telah diminum sejak awal olahraga.

Saat ini, sudah banyak produk yang berhubungan dengan air. Beberapa produk dengan klaim anti oksidan cenderung instant dalam membuat kesegaran tubuh. Sayangnya, terkadang janin belum bisa menerima minuman yang telah dimodifikasi. Usahakan, bunda memilih air putih biasa dengan kadar PH yang cukup supaya dehidrasi teratasi dan bayi tetap aman.

3. Sadar diri
Olah raga ringan sekalipun seperti berjalan pagi dan bersepeda dalam ringan bisa membuat bunda merasa lebih capek dari biasanya. Hanya Karena bunda merasa biasanya jalan kaki 20 menit belum merasa capek, bukan berarti kondisi fisik bunda melemah, tapi memang tubuh yang mengandung memang gampang Lelah.

Beberapa bunda mungkin merasa kurang berguna dan tidak berusaha maksimal hanya karena tubuh tidak bekerja optimal. Misalkan saja, dulu mampu lari satu jam sekarang dua puluh menit sudah kehabisan nafas. Kesimpulan yang biasa diperoleh umumnya adalah stamina sudah menurun dan tentu ini salah besar.

Fakta olah raga kehamilan menunjukkan tubuh bunda sudah lelah dari awal. Membawa beban janin, belum lagi jatah oksigen yang terus diserap oleh bayi menyebabkan tubuh semakin lemah. Namun, perlu ditekankan bahwa tidak ada yang salah dengan mengurangi jatah berolah raga. Justru, ada baiknya bunda sadar diri dan beristirahat bila memang sudah mulai kelelahan.

4. Karbohidrat teman baru bunda
Karbohidrat tidak sepenuhnya jahat, malah diperlukan sebagai bahan bakar sebelum bunda olah raga yang cukup efektif. Kata ‘bahan bakar’ bukan hanya suatu perumpamaan namun memang demikian adanya. Berbeda dengan lemak dan protein, karbohidrat baik justru bereaksi sangat baik agar tubuh bisa berenergi saat olah raga.

Ibu hamil yang menyenangi kardio alias gerakan membakar lemak dengan mengeluarkan banyak keringat sehingga banyak bergerak akan sangat membutuhkan karbohidrat. Pasalnya karbohidrat tidak hanya mendorong tubuh untuk mampu olah raga lebih lama namun juga membakar lemak lebih cepat. Kesalahan banyak orang adalah mendekati karbohidrat padahal tak punya keinginan olah tubuh sama sekali.

Berhubung sedang hamil, tentu saja bunda harus tetap pilih – pilih makanan. Memang ada banyak sumber karbohidrat, namun menemukan sumber paling tepat sama pentingnya. Cara pengolahan bisa menjadikan sesuatu yang bermanfaat menjadi bahaya. Tempe tidak bisa dibantah tentang nutrisinya, tapi begitu tempe digoreng menggunakan minyak jelantah (sudah dipakai berulang – ulang hingga menghitam) gizi tempe bisa jadi koresterol. Pastikan bunda tidak salah kaprah sebelum senam hamil ya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *