Si Kecil Hanya Mau Makan Nasi Putih. Apa Dampaknya Bagi Tumbuh Kembang Balita

Tumbuh Kembang Balita
Ibu & Balita

Tumbuh kembang balita sangat ditentukan oleh nutrisi yang ia dapatkan dari makanan atau minuman yang ia konsumsi setiap hari. Terlepas dari itu, stimulus dari luar juga tak kalah penting untuk tumbuh kembangnya.

Lalu, bagaimana jika balita hanya mau makan nasi putih saja tanpa lauk pauk atau sayuran? Apakah hal ini akan berdampak buruk bagi perkembangan balita?

Jika balitai ibu mengalami hal tersebut, hanya mau makan nasi putih saja, maka ibu harus ketahui informasi berikut ini.

Kandungan Nasi Putih

Untuk memastikan apakah nasi putih bisa mempengaruhi tumbuh kembang balita atau tidak, ibu harus tahu apa saja kandungan di dalam nasi putih tersebut.

Yang jelas, karbohidrat merupakan kandungan utama pada nasi putih. Karbohidrat inilah yang akan membuat si kecil memiliki tenaga sehingga aktif setiap hari. Selain itu, terdapat juga vitamin walaupun hanya dalam jumlah yang tidak banyak.

Jika ditimbang, kandungan karbohidratnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan kandungan nutrisi lainnya. Sehingga mungkin saja tumbuh kembang balita akan terhambat jika balita ibu hanya makan nasi putih saja.

Meskipun demikian, ibu tidak perlu khawatir. Masih untung si kecil mau makan nasi. Banyak balita yang mogok makan apa saja termasuk nasi. Jika si kecil hanya mau makan nasi, ibu perlu melakukan beberapa tips berikut ini agar ia mau mengkonsumsi jenis makanan lainnya, termasuk lauk pauk dan juga sayuran.

Membuat Balita Tertarik Lagi

Pada intinya, ibu hanya perlu melakukan hal tertentu agar si kecil tidak hanya tertarik mengkonsumsi nasi putih saja. Cobalah ibu membuat menu makanan yang berbeda. Ada kemungkinan si kecil bosan dengan menu makanan yang seperti biasa. Mungkin juga balita ibu sudah tidak suka dengan menu makanan tersebut sehingga lebih tertarik makan nasi putih saja.

Jika ibu biarkan saja, bukan tidak mungkin tumbuh kembang balita akan terhambat. Pasalnya, ia memerlukan nutrisi dari sayuran dan juga lauk pauk. Ibu bisa membuat menu makanan yang terbuat dari ikan. Atau, sajikan makanan yang sama namun dengan bentuk yang berbeda. Balita biasanya tertarik dengan bentuk yang menarik lho.

Ada baiknya juga ibu mengganti suasana yang berbeda. Belikan tempat makan yang baru. Ibu bisa membeli mangkuk, piring, dan sendok yang berwarna-warni agar membangkitkan selera makan. Jadi, menu nasi, sayur, dan lauk pauk yang ibu sajikan akan terlihat lebih menarik.

Ibu juga bisa memilih sayuran yang berwarna-warni. Jadi, selain peralatan makan yang berwarna-warni, sayurannya juga harus berwarna-warni dong. Dan ternyata, warna sayuran itu menentukan nutrisi yang terkandung untuk mengoptimalkan perkembangan balita lho. Ibu perlu tahu tentang warna sayuran dan kandungan di dalamnya.

Selain fokus untuk membuat si kecil lebih tertarik, ibu juga harus perhatikan hal-hal lain. Salah satunya adalah pemberian susu. Susu memang sangat baik untuk tumbuh kembang balita. Akan tetapi, jangan terlalu banyak memberikan susu ya. Cukup tiga kali sehari. Jika berlebihan, si kecil akan susah sekali jika diajak untuk makan. Banyak sekali kasus balita mogok makan hanya karena sudah merasa kenyang setelah minum susu.

Itulah beberapa hal yang ibu harus ketahui seputar kenapa balita hanya suka makan nasi putih. Tentu bukan hal yang harus ibu terlalu khawatirkan. Hanya saja, jika ibu tidak bisa membuat si kecil suka makanan lain selain nasi, tentu hal tersebut akan mengganggu tumbuh kembang balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *