Stres Bisa Mengganggu Perkembangan Balita. Apa yang Sebaiknya Ibu Lakukan?

perkembangan balita
Ibu dan Balita

Perkembangan balita tidak bisa optimal jika ibu tidak memberikan nutrisi yang dibutuhkan. Namun, tidak itu saja yang menjadi faktor penyebabnya. Ada juga balita yang tumbuh kembangnya terganggu karena stres.

Apakah balita bisa stres? Mungkin ibu tidak percaya jika balita juga bisa stres. Selama ini, stres atau tertekan itu sering dialami oleh orang dewasa yang sudah memikirkan hal-hal yang berat seperti bisnis, hutang, pemasukan, pekerjaan, dan lain sebagainya. Namun, ternyata stres juga dialami oleh balita dan hal tersebut berakibat buruk untuk tumbuh kembang balita.

Tentu saja ibu tidak ingin hal tersebut terjadi pada balita ibu, bukan? Oleh sebab itu, ibu perlu tahu apa saja yang bisa membuat si kecil stres. Dengan mengatahui faktor penyebabnya, maka ibu bisa melakukan antisipasi agar balita ibu tidak stres.

Sering Menonton Film Horor

Sekarang ini, acara TV beraneka macam. Sayangnya, tidak banyak orang tua yang mendampingi sang buah hati untuk menonton program TV tersebut. Bukan tidak mungkin, balita akan menonton acara TV yang bisa berakibat buruk terhadap perkembangan balita. Seperti contoh film horor. Awalnya mungkin tidak masalah. Akan tetapi, lambat laun si kecil akan terlihat murung dan sering berdiam diri. Ia sering ketakutan setiap kali lampu di matikan waktu akan tidur.

Untuk itu, mendampingi balita saat menonton TV itu sangat penting. Bukan sekedar menemani si kecil, tapi untuk memilihkan acara TV yang cocok untuk balita. Jangan sampai balita ibu menonton film horor ya.

Sering Ibu Tinggal Di Rumah

Balita itu membutuhkan kasih sayang. Akan tetapi, kasih sayang ini tidak bisa digantikan dengan mainan. Jangan sampai ibu menganggap kasih sayang yang ibu berikan itu dibuktikan dengan pemberian mainan ya. Yang dimaksud dengan kasih sayang orang tua itu perhatian ibu kepada balita ibu. Itulah yang sangat penting.

Jika ibu justru sering meninggalkan balita di rumah mungkin karena ada acara arisan atau acara lainnya, maka bukan tidak mungkin si kecil akan merasa sedih dan stres. Ia merasa tidak mendapatkan kasih sayang dari ibu. Ujung-ujungnya, ia tidak semangat dan tidak bahagia sehingga berakibat kurang baik bagi perkembangan balita.

Oleh karena itu penting sekali bagi ibu untuk membuat jadwal aktifitas setiap hari. Jika ibu seorang wanita karir, pastikan ibu juga tetap memiliki waktu untuk bermain dan memperhatikan si kecil. Sebaiknya kurangi keluar rumah jika tidak begitu penting. Yang paling utama adalah memberikan perhatian bagi balita ibu.

Sering Melihat Orang Tua Stres

Balita juga bisa memahami apa yang dialami oleh orang tua lho. Jangan samakan balita dengan bayi. Balita sudah bisa merasakan kebahagian dan juga kesedihan. Oleh sebab itu, ibu harus selalu ceria ketika berada di depan si kecil sekalipun ibu sedang ada masalah. Yang penting, ibu harus pintar menyembunyikan kesedihan ibu di depan si kecil.

Perkembangan balita tidak boleh dianggap sepele. Hal kecil bisa membuat si kecil stres dan keadaan ini jelas tidak baik untuk perkembangannya. Itulah mengapa ibu perlu memperhatikan betul-betul kondisi balita ibu dari waktu ke waktu. Usahakan si kecil bahagia selalu karena itulah yang membuat perkembangannya optimal. Dengan riang gembira, proses berkembang dan belajarnya lebih efektif. Jadi, hindarkan si kecil dari sesuatu hal yang membuatnya stres demi optimalnya perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *